Konten dari Pengguna

Karya Ilmiah Populer: Pengertian, Karakteristik, Struktur, dan Jenis-jenisnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menulis esai. Foto: fizkes/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menulis esai. Foto: fizkes/Shutterstock

Daftar isi

Karya ilmiah populer merupakan salah satu karya tulis yang dibuat dengan gaya bahasa populer. Beberapa di antaranya bahkan dibuat dengan bahasa yang lebih santai, sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam.

Karena disampaikan dengan cara yang berbeda, karya ilmiah ini lebih menarik untuk dibaca. Tidak hanya yang berpendidikan tinggi, semua kalangan juga bisa memahami isi dari karya ilmiah tersebut.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), disebutkan bahwa karya ilmiah populer bersifat keilmuan dan memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Pembahasannya cukup padat, tapi tetap mudah dicerna oleh semua kalangan.

Sama seperti bentuk penulisan lainnya, karya ilmiah populer juga memiliki karakteristik dan struktur tersendiri. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Pengertian Karya Ilmiah Populer

Ilustrasi wanita menulis. Foto: mentatdgt/Shutterstock

Karya ilmiah populer adalah salah satu bentuk penulisan yang bertujuan untuk menyampaikan informasi ilmiah kepada khalayak umum. Cara penyampaiannya lebih santai, sehingga mudah dipahami oleh semua orang.

Melalui karya ini, penulis ingin menyampaikan temuan, konsep, dan penelitian yang dilakukannya kepada orang lain. Harapannya, pembaca yang berasal dari berbagai kalangan dapat memahami isi dari gagasan tersebut.

Selain itu, karya ilmiah populer juga bertujuan untuk memperluas pengetahuan masyarakat tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Sehingga nantinya bisa merangsang minat mereka di bidang-bidang tersebut.

Karya ilmiah populer bisa membahas banyak topik, mulai dari masalah ekonomi, kesehatan, politik, wawasan kebangsaan, dan lain-lain. Beragam topik ini bisa disesuaikan dengan keahlian yang dimiliki oleh penulis itu sendiri.

Ciri-Ciri Karya Ilmiah Populer

Ilustrasi menulis karya ilmiah populer. Foto: plo/shutterstock

Karya ilmiah populer memiliki ciri-ciri khusus yang tidak dimiliki oleh bentuk penulisan lainnya. Dikutip dari buku Bahan Ajar Bahasa Indonesia dan Penulisan Karya Ilmiah susunan Amnur Rifa'i (2021), berikut penjelasannya:

1. Komponen dan substansi

Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya. Namun umumnya, karya ilmiah populer memuat pendahuluan, bagian inti, dan penutup. Apabila dimuat dalam jurnal, wajib mencantumkan abstrak.

2. Sikap penulis

Sikap penulis dalam membuat karya ilmiah populer harus objektif. Ia harus menyampaikan gagasannya dengan kata dan gaya bahasa impersonal.

3. Penggunaan bahasa

  • Dari segi isi, karya ilmiah menyajikan pengetahuan yang dapat berupa gagasan, deskripsi tentang sesuatu atau pemecahan suatu masalah.

  • Pengetahuan yang disajikan tersebut didasarkan pada fakta atau data (kajian empirik) atau pada teori-teori yang telah diketahui kebenaranya.

  • Sebuah karya ilmiah mengandung kebenaran yang objektif serta kejujuran dalam penulisan.

  • Bahasa yang digunakan adalah bahasa santai dan tidak banyak menggunakan istilah teknis.

Karakteristik Karya Ilmiah Populer

Ilustrasi menulis skripsi. Foto: justplay1412/Shutterstock

Berikut beberapa karakteristik karya ilmiah populer yang perlu diperhatikan:

  • Pembaca karangan ilmiah populer adalah masyarakat umum, awam, dan profesional di bidang lain.

  • Penulis karangan ilmiah populer biasanya menuliskan namanya tanpa informasi lain.

  • Karangan ilmiah populer ditulis dengan gaya informal, anekdot, personal, dan menghibur.

  • Karangan ilmiah populer ditulis dengan kalimat yang singkat dan sederhana, sehingga mudah dibaca.

  • Tidak menyertakan kutipan, catatan kaki, dan daftar pustaka.

  • Seringkali dilengkapi dengan berbagai ilustrasi, gambar, foto, dan lain-lain.

Baca juga: Pengertian Variabel Intervening dalam Karya Tulis Ilmiah

Struktur Karya Ilmiah Populer

Ilustrasi menulis surat. Foto: Shutter Stock

Dirangkum dari Modul Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) susunan Tim Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kemendikbud, karya ilmiah populer umumnya ditulis berdasarkan struktur berikut:

1. Judul

Tentunya, judul harus mendeskripsikan isi karya tulis dengan baik. Sehingga, karya tulis tersebut bisa menarik perhatian pembaca. Hindari judul yang memuat kata sambung seperti “Penelitian tentang..., Kajian tentang...” dan sejenisnya.

2. Pendahuluan

Di bagian pendahuluan, penulis biasanya menjelaskan latar belakang penelitian dan tujuannya. Penulis akan mengemukakan isu yang menjadi landasan dibuatnya karya ilmiah tersebut.

3. Isi

Bagian isi memuat gagasan, kajian, dan informasi utama dari karya ilmiah itu sendiri. Penulis akan menyajikan hasil penelitiannya dalam bentuk teks, grafik, tubular, ataupun gambar.

4. Penutup

Penutup memuat kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis. Sehingga, pembaca bisa memahami inti dari pembahasan yang dipaparkan dalam tulisan. Di bagian ini pula akan dikemukakan kemungkinan dilakukannya penelitian lanjutan.

Jenis-Jenis Karya Ilmiah Populer

Ilustrasi membuat karya ilmiah. Foto: Shutter Stock

Karya ilmiah populer juga ada banyak jenisnya, mulai dari esai, opini, hingga artikel ilmiah. Berikut penjelasannya.

1. Opini

Opini adalah bentuk penulisan yang memuat pandangan, pendapat, dan keyakinan pribadi seseorang tentang suatu masalah atau topik tertentu. Opini biasanya mencerminkan sudut pandang individu, bersifat subjektif, dan tidak selalu didukung oleh fakta.

2. Esai

Mengutip buku Cara Easy Menulis Esai susunan Sofyan Aziz, esai adalah jenis tulisan pendek yang menggambarkan pemikiran, pendapat, ide, dan analisis pribadi tentang suatu topik. Jenis karya ilmiah populer ini biasanya bersifat lebih subjektif karena isinya memuat tentang pandangan pribadi penulis.

3. Artikel ilmiah

Artikel ilmiah menyajikan penelitan atau studi ilmiah dalam format yang khusus. Tujuannya, yaitu untuk mengomunikasikan temuan penelitian kepada komunitas ilmiah.

Perbedaan Karya Ilmiah Populer dengan Karya Ilmiah Murni

Ilustrasi jurnalis menulis berita. Foto: Getty Images

Perbedaan karya ilmiah populer dengan karya ilmiah murni terletak pada gaya bahasa yang digunakan. Karya ilmiah murni biasanya menggunakan bahasa baku, sedangkan karya ilmiah populer menggunakan bahasa yang lebih luwes dan informal.

Dari segi topik bahasan, karya ilmiah populer cenderung membahas permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat di sekitarnya. Sementara karya tulis ilmiah murni yang lebih sering berkutat dalam bidang ilmiah yang jauh dari jangkauan masyarakat awam.

Baca juga: Karya Tulis Ilmiah: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

(MSD)