Konten dari Pengguna

Kasus Orang Hilang di Jeju Korsel, 4 Korban Ditemukan Tewas

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Petugas kepolisian berada di lokasi perkebunan pohon palem tempat jenazah orang hilang bernama Jang Mi-ran ditemukan di Pulau Jeju, Korea Selatan, Senin (24/8/2026). Foto: Yonhap via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kepolisian berada di lokasi perkebunan pohon palem tempat jenazah orang hilang bernama Jang Mi-ran ditemukan di Pulau Jeju, Korea Selatan, Senin (24/8/2026). Foto: Yonhap via REUTERS

Pulau Jeju, salah satu destinasi wisata populer di Korea Selatan, tengah menjadi sorotan setelah muncul skandal dalam penanganan kasus orang hilang. Empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia dalam rentang tiga hari, yakni pada 22, 23, dan 24 Agustus 2026.

Yonhap News Agency melaporkan bahwa kasus ini terungkap setelah Pengadilan Distrik Jeju menerbitkan surat perintah penangkapan pada Selasa (25/8) untuk seorang polisi berinisial Bu Mo. Ia diduga menutup kasus secara tidak sah, dengan memalsukan dan mengabaikan sekitar 298 laporan orang hilang.

Temuan itu langsung memicu gelombang ketidakpercayaan publik terhadap kepolisian Korsel. Lalu, bagaimana sebenarnya kronologi kasus orang hilang yang menghebohkan Jeju ini? Simak ulasan lengkapnya berikut.

Kronologi Kasus Orang Hilang di Jeju Korsel

Petugas kepolisian berada di lokasi perkebunan pohon palem tempat jenazah orang hilang bernama Jang Mi-ran ditemukan di Pulau Jeju, Korea Selatan, Senin (24/8/2026). Foto: Yonhap via REUTERS

Merujuk pada laman The Straits Times dan The Korea Herald, berikut kronologi kasus orang hilang di Jeju yang menyeret seorang oknum polisi:

Oknum Polisi Diduga Palsukan Ratusan Laporan

Seorang oknum polisi bernama Bu Mo ditangkap setelah diduga sengaja memalsukan laporan dan mengacuhkan sekitar 298 kasus orang hilang. Kasus ini mulai terbongkar setelah Jang Mi-ran, perempuan berusia 37 tahun, dilaporkan hilang oleh pacarnya pada 12 Mei 2026.

Sekitar dua jam 30 menit setelah laporan dibuat, Bu Mo menghubungi pacar Mi-ran dan mengaku telah berhasil menghubungi perempuan tersebut. Ia mengatakan Mi-ran dalam kondisi aman dan tidak ingin lokasinya diketahui. Setelah itu, Bu Mo menutup berkas kasus tersebut pada malam yang sama.

Keluarga Kembali Laporkan Jang Mi-ran ke Polisi

Karena putus asa, keluarga Jang Mi-ran akhirnya membuat kembali laporan orang hilang di Seoul pada 19 Juli 2026. Namun, saat penyelidikan dilanjutkan, polisi mendapati rekaman CCTV di sekitar tempat tinggal Mi-ran justru sudah terhapus saat hendak diperiksa.

Polisi Tak Pernah Hubungi Jang Mi-ran

Temuan penyidik semakin mencurigakan karena tidak ada catatan yang menunjukkan Bu Mo maupun pihak kepolisian Jeju pernah benar-benar menghubungi Jang Mi-ran. Padahal, sebelumnya Bu Mo mengklaim telah berbicara dengan perempuan tersebut dan memastikan kondisinya aman.

Empat Orang Hilang Ditemukan Meninggal

Polisi dalam operasi pencarian orang hilang bernama Jang Mi-ran di Pulau Jeju, Korea Selatan, Senin (24/8/2026). Foto: Yonhap via REUTERS

Pada 22 dan 24 Agustus 2026, penyidik menemukan jenazah empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, termasuk Jang Mi-ran, yang ditemukan 104 hari setelah dinyatakan hilang.

Tiga korban lainnya adalah laki-laki, terdiri dari dua orang berusia 60-an dan satu orang berusia 70-an. Dalam salah satu kasus, Bu Mo diduga memakai modus serupa, yakni menyatakan korban pria berusia 60-an itu dalam keadaan aman, padahal tidak pernah benar-benar menghubungi maupun mencarinya.

Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Seluruh korban masih menjalani proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematian masing-masing. Namun, polisi mengalami kesulitan memeriksa kemungkinan luka eksternal pada tubuh Jang Mi-ran karena jenazahnya telah mengalami pembusukan.

298 Kasus Orang Hilang Kembali Ditinjau

Polisi kini meninjau kembali 298 laporan orang hilang yang pernah ditangani dan ditutup oleh Bu Mo untuk memastikan tidak ada kasus lain yang dihentikan secara tidak sah. Peninjauan juga diperluas oleh kepolisian di berbagai wilayah Korea Selatan.

Beberapa wilayah yang turut melakukan peninjauan antara lain:

  • Jeju: 298 laporan orang hilang yang pernah ditangani dan ditutup oleh Bu Mo.

  • Busan: Laporan orang hilang yang dibuat sejak Januari 2024 hingga Juli 2026. Dari 25.605 laporan, sebanyak 25.376 atau 99 persen telah ditutup.

  • Seoul: Sekitar 92.800 laporan orang hilang yang diajukan dan kemudian ditutup sejak Januari 2024.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada laporan yang luput dari penyelidikan atau ditutup tanpa prosedur yang seharusnya.

Baca Juga: Polisi Jeju Diduga Tutup 298 Kasus Orang Hilang

(ANB)