Konten dari Pengguna

Kebijakan Daendels di Bidang Pertahanan dan Ekonomi pada Masa Penjajahan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kebijakan Daendels di Bidang Pertahanan. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kebijakan Daendels di Bidang Pertahanan. Foto: pixabay.com

Daendels atau yang bernama lengkap Herman Willem Daendels merupakan gubernur jenderal pada masa penjajahan Belanda. Tugas utama Daendels pada saat itu adalah mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris.

Dituliskan dalam buku GEGER SEPOY Sejarah Kelam Perseteruan Inggris dengan Keraton Yogyakarta (1812-1815) oleh Lilik Suharmaji, Daendels menjabat sebagai gubernur jenderal Hindia Belanda pada 1808-1811 dan diangkat oleh adik Napoleon Bonaparte, Lous I.

Daendels lahir di Hattem, Gelderland, Belanda, 21 Oktober 1762. Pada masa pemerintahannya di Jawa, Daendels dikenal sangat keras kepala, kejam, gigih, berkemauan teguh, dan sering menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuannya. Itu mengapa ia dikenal dengan sebutan gubernur jenderal guntur atau gubernur jenderal yang gemuruh.

Sebagai ahli hukum dan politikus yang revolusioner, kebijakan-kebijakan yang dibuatnya sangat berpengaruh pada masa itu. Tanggung jawab yang diembannya bukan hanya di bidang militer, tapi juga di bidang pemerintahan, hukum, sosial, dan ekonomi.

Ilustrasi Kebijakan Daendels di Bidang Pertahanan. Foto: pixabay.com

Kebijakan Daendels di Bidang Pertahanan dan Ekonomi

Sebagai sosok yang revolusioner, Daendels sangat mendukung pada perubahan-perubahan liberal. Ia bercita-cita untuk memperbaiki nasib rakyat dengan cara memajukan perdagangan dan pertanian. Tapi, karena kediktatorannya dan masa pemerintahannya yang singkat, rakyat pun hanya mengingat kekejamannya.

Berikut kebijakan Daendels di bidang pertahanan dan ekonomi seperti yang dikutip dari buku Sejarah: Untuk kelas 2 SMA karangan M. Habib Mustopo.

1. Kebijakan Daendels di Bidang Pertahanan

Dalam melaksanakan tugas utamanya untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris, Daendels membuat beberapa kebijakan sebagai berikut:

  • Membangun jalan Anyer-Panarukan dengan tujuan memperlancar lalu lintas pertahanan dan perekonomian.

  • Menambah jumlah angkatan perang dari 3000 menjadi 20.000 orang.

  • Membangun pabrik senjata di Gresik dan Semarang.

  • Membangun pangkalan angkatan laut di Surabaya dan Ujung Kulon.

  • Mendirikan benteng-benteng pertahanan.

  • Meningkatkan kesejahteraan prajurit perang.

Ilustrasi Kebijakan Daendels di Bidang Pertahanan. Foto: pixabay.com

2. Kebijakan Daendels di Bidang Ekonomi

Dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan rakyat, Daendels membuat kebijakan sebagai berikut:

  • Membentuk Dewan Pengawas Keuangan Negara dan melakukan pemberantasan korupsi dengan keras.

  • Meningkatkan gaji pegawai menjadi lebih baik.

  • Mengeluarkan uang kertas.

  • Membuat kebijakan monopoli perdagangan beras.

  • Mengadakan pinjaman paksa kepada orang yang dianggap mampu.

  • Menjual tanah kepada pihak swasta, seperti di Batavia dan beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Barat.

  • Pajak in natura (contingenten) dan sistem penyerahan wajib yang diterapkan pada masa VOC dilanjutkan, bahkan diperberat.

  • Mengadakan Preanger Stelsel, yakni kewajiban bagi rakyat Priangan dan sekitarnya untuk menanam tanaman ekspor (kopi).

(DND)