Kelompok dalam Pramuka Siaga Disebut Apa? Berikut Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelompok dalam Pramuka Siaga disebut apa? Pertanyaan tersebut memang sering dicari. Istilah ini kerap kita dengar saat mengikuti kegiatan Pramuka di sekolah.
Saat ini, pramuka menjadi salah satu ekstrakurikuler yang akan ditemukan mulai dari tingkat SD hingga SMA. Bahkan, kegiatan pramuka juga ada pada tingkatan universitas.
Hal itu karena ada banyak manfaat yang didapatkan dari ekstrakurikuler pramuka, sehingga tidak mengherankan jika kemudian peminatnya sangat banyak. Nah, artikel kali ini akan membahas kelompok Pramuka Siaga di Indonesia.
Kelompok dalam Pramuka Siaga Disebut Apa?
Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.
Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa barung disebut Perindukan. Setiap Barung beranggotakan 5-10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung yang dipilih oleh anggota Barung itu sendiri.
Masing-masing Pemimpin Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung. Dalam Pramuka Siaga ada tiga tingkat, yaitu:
Mula
Bantu
Tata
Setiap anggota Barung yang telah menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum) berhak mengenakan TKU (Tanda Kecakapan Umum) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar hijau.
TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur atau disebut Mancung, yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh.
Tingkatan Pramuka di Indonesia
Tingkatan pramuka dapat dibagi berdasarkan kelompok umur dan kelompok khusus. Dikutip dari buku Panduan Wajib Pramuka Super Lengkap yang ditulis oleh Jaenudin Yusup & Tini Rustini (2016: 27), kelompok umur adalah sebuah tingkatan dalam kepramukaan yang ditentukan oleh umur anggotanya.
Berikut tingkatan pramuka berdasarkan kelompok umur:
Kelompok umur 7–10 tahun, disebut dengan Pramuka Siaga: Siaga Mula, Siaga Bantu, dan Siaga Tata.
Kelompok umur 11–15 tahun, disebut dengan Pramuka Penggalang: Penggalang Ramu, Penggalang Rakit, dan Penggalang Terap.
Kelompok umur 16–20 tahun, disebut dengan Pramuka Penegak: Penegak Bantara dan Penegak Laksana.
Kelompok umur 21–25 tahun, disebut dengan Pramuka Pandega.
Ada juga sebuah tingkatan khusus yang disebut dengan Pramuka Garuda, yaitu tingkatan tertinggi dalam setiap kelompok umur dalam kepramukaan.
Berbeda dengan kelompok umur, kelompok khusus ditujukan hanya untuk orang yang memiliki kedudukan dalam kepramukaan. Misalnya, Pramuka Pembina (sebutan untuk orang dewasa yang memimpin pramuka), Pramuka Andalan (anggota pramuka yang mengambil bagian dalam keanggotaan kwartir dalam pramuka), Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir, dan Majelis Pembimbing.
Kesimpulannya, kelompok dalam Pramuka Siaga disebut perindukan. Sedangkan setiap satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung.
(SAN)
Frequently Asked Question Section
Apa nama satuan terkecil dari Pramuka Siaga?

Apa nama satuan terkecil dari Pramuka Siaga?
Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung.
Apa saja tingkatan dalam Pramuka Siaga?

Apa saja tingkatan dalam Pramuka Siaga?
Tingkatan dalam Pramuka Siaga Mula, Bantu, Tata.
Berapa batas umur untuk kelompok Pramuka Siaga?

Berapa batas umur untuk kelompok Pramuka Siaga?
Kelompok umur 7–10 tahun, disebut dengan Pramuka Siaga: Siaga Mula, Siaga Bantu, dan Siaga Tata.
