Kenapa Atletik Dikatakan The Mother of Sport? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutan atletik sebagai the mother of sport atau induk olahraga sudah didengungkan sejak dahulu, bahkan diajarkan di bangku sekolah. Meski begitu, belum semua orang bisa menjawab saat diminta jelaskan kenapa atletik dikatakan the mother of sport.
Atletik sendiri merujuk pada cabang olahraga yang terdiri dari beragam gerakan, mulai dari berlari, berjalan, melompat, dan melempar. Olahraga ini merupakan yang tertua di dunia sebab aktivitasnya sudah dilakukan orang-orang sejak dahulu.
Bahkan, atletik sudah dikompetisikan sejak peradaban Yunani Kuno, tepatnya pada 776 SM sebagaimana yang disebutkan dalam laman Britannica. Lantas, apakah unsur "tua" ini yang menjadikan atletik sebagai induk olahraga? Temukan jawabannya dalam uraian di bawah ini.
Alasan Atletik Dikatakan The Mother of Sport
Mengutip buku Pendidikan Jasmani dan Olahraga Adaptif susunan Dr. Tatang Muhtar, M.Si dan Dr Anggi Setia Lengkana, M.Pd, atletik disebut sebagai the mother of sport karena mencakup berbagai kegiatan fisik yang ditemukan dalam seluruh olahraga, yakni jalan, lari, lompat, dan lempar.
Selain itu, olahraga atletik juga mengandung unsur-unsur gerakan yang digunakan bertahan hidup pada zaman dahulu. Misalnya, berlari untuk berburu dan menyelamatkan diri dari binatang buas.
Usia atletik yang tua juga membuat olahraga ini semakin pantas menyandang sebutan the mother of sport. Meski begitu, ungkapan tersebut sebenarnya diciptakan berdasarkan pandangan umum semata, bukan istilah yang benar-benar diresmikan untuk atletik.
Cabang-cabang Atletik
Merujuk pada buku ATLETIK: Kajian Mendalam untuk Optimalisasi Prestasi Lari Sprint oleh Ipa Sari Kardi dkk, atletik memiliki beberapa cabang atau nomor yang dilombakan. Apa saja?
1. Nomor Jalan Cepat
Putra: 20 km dan 50 km
Putri: 10 km dan 20 km
2. Nomor lari berdasarkan jarak tempuh
Jarak Pendek: 60 - 00 meter
Jarak Menengah: 800 - 1500 meter
Jarak Jauh: 3000 - 42,195 km (maraton)
3. Nomor lari berdasarkan lintasan yang dilewati
Lari tanpa melewati rintangan: 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter, 5.000 meter, 10.000 meter dan maraton.
Lari cross country atau lari lintas alam.
Lari 3000 meter halang rintang (steplechase).
Lari gawang 100 meter dan 400 meter gawang untuk putri, dan 110 meter dan 400 meter gawang untuk putra.
4. Nomor lari berdasarkan jumlah peserta dan jumlah nomor yang dilakukan
Lari estafet:
4 x 100 meter untuk putra dan putri
4 x 400 meter untuk putra dan putri
Combined Event (nomor lomba gabungan):
Panca lomba (untuk kelompok remaja)
Sapta lomba (junior putra-putri dan senior putri)
Dasa lomba (senior putra)
5. Nomor Lompat
Lompat tinggi (high jump)
Lompat jauh (long jump)
Lompat jangkit (triple jump)
Lompat tinggi galah (polevoult)
6. Nomor Lempar
Tolak peluru (shot put)
Lempar lembing (javelin throw)
Lempar cakram (discus throw)
Lontar martil (hammer)
Baca Juga: 3 Gerakan Dasar Lari Cepat yang Wajib Diketahui oleh Pelari
(DEL)
