Konten dari Pengguna

3 Gerakan Dasar Lari Cepat yang Wajib Diketahui oleh Pelari

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan dasaar lari cepat. Foto hanya ilustrasi. Sumber; Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Gerakan dasaar lari cepat. Foto hanya ilustrasi. Sumber; Pexels

Lari cepat atau sprint adalah lari jarak pendek yang biasanya menempuh jarak 100, 200, dan 400 meter. Dalam melakukannya, terdapat gerakan dasar lari cepat yang wajib dikuasai oleh seorang pelari.

Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan oleh Asep Kurnia Nenggala (PT Grafindo Media Pratama:38), lari cepat atau sprint merupakan salah satu nomor dalam olahraga atletik yang menekankan pada kecepatan maksimum.

Gerakan Dasar Lari Cepat

Gerakan dasar lari cepat. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Pada dasarnya, lari cepat akan membutuhkan kemampuan berlari secepat mungkin untuk memenangkan sebuah pertandingan. Oleh karena itu, simak gerakan dasar lari cepat yang wajib diketahui di bawah ini.

1. Teknik Dasar Start

Gerakan dasar lari cepat yang wajib dipahami dan dipelajari adalah pelari pemula. Start yang digunakan dalam lari umumnya terdapat tiga jenis, yaitu:

  • Start pendek atau bunch start. Cara melakukannya adalah dengan menempatkan kaki kiri depan dan lutut sejajar dengan kaki kiri dalam jarak satu kepal. Sedangkan jari tangan harus rapat dan ibu jari terpisah. Keduanya memiliki posisi di belakang garis start.

  • Start menengah atau medium start. Start ini dilakukan dengan kaki kiri di depan, lutut kaki kanan berada di sebelah kanan. Selain itu, posisinya harus sejajar dengan tumit kak kiri.

  • Start panjang atau long start. Posisi kaki teknik start ini mirip dengan kesua teknik di atas. Kemudian, jari-jari tangan rapat dalam keadaan rapat dengan letak di di belakang garis start.

2. Teknik Lari

Gerakan dasar yang penting diketahui juga adalah teknik lari. Terdapat dua tahap yang akan dilakukan oleh seorang pelari sprint. Berikut adalah tahapannya:

  1. Fase Topang, merupakan tahapan yang dilakukan untuk mengurangi resiko hambatan saat menyentuh tanah. Sehingga, penting dalam memaksimalkan dorongan ke depan.

  2. Fase layang, adalah fase dalam lari cepat yang bertujuan untuk mempersiapkan penempatan kaki yang efektof ketika menyentuh tanah.

3. Teknik Melewati Garis Finish

Gerakan terakhir adalah teknik melewati garis finish. Terdapat tiga jenis cara yang dapat diterapkan saat pelari akan melewati garis finish, yaitu:

  • Membuat dada lebih condong ke depan agar cepat menyentuh garis finish, lalu menjatuhkannya ke depan.

  • Memajukan salah satu ke depan.

  • Berlari secepat mungkin sampai garis finish terlewati.

Baca Juga: Manfaat Lari Sprint untuk Kesehatan beserta Panduan yang Tepat

Demikianlah pembahasan mengenai gerakan dasar lari cepat dalam perlombaan atletik yang penting untuk dipelajari. Semoga bermanfaat! (NUM)