Kenapa Boneka Labubu Mahal? Ini Penyebab Utamanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Boneka Labubu menjadi viral dan dicari banyak orang belakangan ini. Meskipun harganya mencapai jutaan rupiah, ternyata hal itu tak menyurutkan minat masyarakat untuk memilikinya.
Hal ini terlihat dari jumlah antrean toko mainan yang menjual Labubu, yakni Pop Mart, yang mengular. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di beberapa negara Asia lainnya.
Meningkatnya popularitas Labubu disebabkan oleh Lisa Blackpink yang terlihat memeluk boneka tersebut dalam unggahan Instagram Story-nya. Kepala Kemitraan Strategis Pop Mart International, Kevin Zhang, pun setuju dengan anggapan itu.
“Popularitas boneka Labubu disebabkan oleh unggahan organik Lisa dari Blackpink awal tahun ini. Tren ini kemudian mulai meluas ke wilayah Asia Tenggara, Tiongkok dan pasar internasional lainnya,” ungkap Kevin yang dikutip dari laman Tatler Asia.
Merujuk pada laman penjualan Pop Mart, harga boneka Labubu dibanderol mulai dari Rp 450 ribuan. Sebenarnya, kenapa boneka Labubu mahal harganya?
Alasan Kenapa Boneka Labubu Mahal
Mengutip laman Lifestyle Asia, Labubu merupakan salah satu karakter dalam seri The Monster yang terinspirasi dari dongeng Nordik. Ciri khasnya adalah telinga yang runcing, gigi tajam dan menonjol, perawakan kecil, serta senyum yang licik.
Labubu didesain oleh seniman asal Belgia bernama Kasing Lung. Boneka ini dirilis pertama kali pada tahun 2015 dan bisa dibeli di toko mainan asal Tiongkok, Pop Mart.
Ada beragam varian yang tersedia dan dibanderol dengan harga berbeda. Ada yang dijual Rp 450 ribuan, dan ada yang lebih dari Rp 13 juta. Menurut penjelasan dalam laman Adaremit, setidaknya ada tiga poin yang memengaruhi harga Labubu, yakni:
Limited Edition: Kebanyakan boneka Labubu dirilis dalam jumlah yang sedikit sehingga menjadi barang langka. Menurut prinsip kelangkaan dalam ekonomi, apabila permintaan terhadap suatu barang meningkat dan kuantitasnya sedikit, maka harganya akan tinggi.
Pengaruh Selebriti: Aksi Lisa Blackpink yang mengunggah boneka Labubu di media sosial membuat penggemarnya berbondong-bondong membelinya. Alhasil, barangnya pun menjadi semakin langka dan harganya meroket.
Blind Box: Labubu dikemas menggunakan blind box sehingga pembeli tidak tahu jenis apa yang akan mereka dapatkan. Faktor ini justru semakin meningkatkan minat masyarakat.
Bagi yang tertarik membeli boneka viral ini, Anda bisa langsung mengunjungi Pop Mart di Gandaria City Mall, Jakarta. Sayangnya, Pop Mart Indonesia tidak melayani pembelian secara online karena belum memasukkan seri The Monster dalam akun Shopee-nya.
Baca Juga: Mendadak Ingin Beli Labubu, Bisa Jadi Kamu FOMO
Karakter Boneka The Monsters
Dalam seri boneka The Monsters, Labubu memang karakter yang paling terkenal. Namun, sebenarnya masih banyak karakter lain yang tak kalah menggemaskan. Berikut daftarnya berdasarkan informasi di akun Instagram @popmartid.
Zimomo: Pemimpin dari seluruh Labubu dan memiliki ekor.
Tycoco: Pacar Labubu yang bentuknya seperti tengkorak. Karakternya pemalu dan sangat lembut.
Pato: Memiliki telinga yang layu dan wajah paling ramah di antara karakter lain. Sifatnya sensitif dan senang berimajinasi.
Spooky: Karakter ini memiliki kepala yang bulat. Sifatnya penuh rasa ingin tahu, pendiam, dan sering muncul di bawah sinar rembulan.
Pippo: Ciri khasnya adalah telinga lebar dan badan biru. Dia sangat suka pesta dan membuat wine atau minuman anggur.
Yaya: Memiliki tanduk dan sifatnya nakal. Karakter ini juga memiliki seringai yang licik.
(DEL)
