Konten dari Pengguna

Kenapa Pembubuhan e-Meterai Gagal Saat Daftar CPNS? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Membubuhkan e-Meterai. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membubuhkan e-Meterai. Foto: Unsplash

Membubuhkan e-meterai di dokumen pendaftaran CPNS merupakan hal yang wajib agar berkas dinilai valid. Oleh karena itu, peserta harus tahu alasan kenapa pembubuhan e-meterai gagal agar bisa menghindari masalah dalam proses pendaftaran ini.

E-meterai ini diluncurkan oleh Perum Peruri bersama Kementerian Keuangan dengan nilai 10.000 dan dilengkapi dengan kode unik. Tujuannya untuk memudahkan proses validasi dalam dokumen elektronik.

Pembeliannya bisa dilakukan secara langsung melalui Alfamart, Indomaret, atau Kantor Pos. Selain itu, e-meterai ini juga bisa dibeli melalui situs resmi meterai-elektronik.com dan berbagai portal Point Of Sales (POS) distributor resmi Peruri, seperti pajakku.e-meterai.co.id, finnet.e-meterai.co.id, dan lain-lain.

Kenapa Pembubuhan e-Meterai Gagal?

Ilustrasi Membubuhkan e-Meterai. Foto: Unsplash

Umumnya, pembubuhan e-meterai yang gagal biasanya terjadi karena kuotanya tidak mencukupi. Oleh karena itu, pastikan membeli e-meterai dalam jumlah yang cukup untuk dokumen-dokumen yang mesti dilampirkan dalam proses pendaftaran CPNS.

Kegagalan dalam pembubuhan e-meterai juga bisa terjadi karena koneksi internet yang tidak stabil. Jadi, gunakanlah koneksi internet yang kencang atau stabil.

Saat membubuhkan e-meterai, pastikan pula untuk memakai laptop atau PC. Tidak dianjurkan menggunakan ponsel karena dapat membuat proses pembubuhan menjadi gagal.

Selain itu, browser yang digunakan juga harus mengaktifkan menu pop up. Untuk mengecek keaktifannya, Anda bisa masuk ke bagian Settings browser, lalu ketik ‘pop up’ pada kolom search. Setelah itu, centang kolom ‘Sites can send pop-ups and use redirects’ untuk mengaktifkan.

Jika semua hal di atas sudah dilakukan tapi proses pembubuhan masih juga gagal, kemungkinan besar penyebabnya adalah server atau sistem yang sedang padat karena diakses banyak orang.

Sebaiknya, lakukanlah pembubuhan pada jam-jam tidak sibuk atau saat akses ke sistem sedang rendah. Misalnya, tengah malam atau di waktu subuh.

Cara Membubuhkan e-Meterai di Dokumen Pendaftaran CPNS

Ilustrasi Membubuhkan e-Meterai. Foto: Unsplash

Cara membubuhkan e-meterai pun harus benar agar dokumen pendaftaran yang dilampirkan valid. Berikut caranya menurut penjelasan dalam YouTube #ASNPelayanPublik:

  1. Kunjungi laman daftar-sscasn.bkn.go.id/login, lalu masuk menggunakan NIK dan password Anda.

  2. Isi formasi, instansi, pendidikan, lokasi, dan jabatan formasi yang ingin dilamar.

  3. Isi seluruh data riwayat pekerjaan dengan benar.

  4. Klik 'Cek Akun e-Meterai'.

  5. Login akun e-meterai menggunakan email dan password yang telah didaftarkan. Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.

  6. Lakukan pembelian kuota e-meterai jika belum memiliki e-meterai dengan klik tombol ‘Pembelian’.

  7. Setelah memiliki e-meterai, klik 'Unggah' pada menu unggah dokumen.

  8. Unggah PDF yang belum ada e-meterai tapi sudah ditandatangani.

  9. Pilih dokumen dan klik 'Open'.

  10. Posisikan e-meterai dan letakkan di sebelah tanda tangan. Pastikan posisi e-meterai tidak menimpa atau ditimpa tulisan apa pun.

  11. Klik 'Unggah e-Meterai’.

  12. Anda dapat melihat riwayat dokumen yang telah berhasil dibubuhi dengan cara klik menu ‘Cek Riwayat Pembubuhan’.

  13. Klik unggah PDF yang sudah tertempel e-materai.

  14. Pilih dokumen dan klik ‘Open’.

  15. Pengunggahan dokumen e-meterai sudah selesai.

  16. Klik ‘lihat’ untuk melihat dokumen yang benar sudah terunggah.

Baca Juga: Berapa Lama Pembubuhan e-Meterai di POSPAY? Ini Penjelasannya untuk Peserta CPNS

(DEL)