Konten dari Pengguna

Kenapa Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum Kurban? Ini Ketentuannya dalam Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi tidak boleh potong kuku sebelum kurban. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tidak boleh potong kuku sebelum kurban. Foto: Pixabay

Umat Islam yang berniat melaksanakan ibadah kurban mulai melakukan berbagai persiapan menjelang Hari Raya Idul Adha 2025. Salah satu anjuran penting adalah larangan memotong kuku dan rambut sebelum penyembelihan hewan kurban. Sebenarnya, kenapa tidak boleh potong kuku sebelum kurban?

Larangan berlaku bukan tanpa dasar, melainkan merupakan bagian dari adab dalam menyambut pelaksanaan kurban. Agar lebih jelas, berikut adalah hadis serta waktu berlakunya larangan potong kuku sebelum kurban.

Alasan Kenapa Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum Kurban

Ilustrasi tidak boleh potong kuku sebelum kurban. Foto: Unsplash

Idul Adha merupakan salah satu hari raya besar dalam Islam. Menurut buku Mengenal Hari-Hari Besar Islam, Marfuah, S.Ag, (2020: 28), perayaan Idul Adha biasanya ditandai dengan penyembelihan hewan kurban pada tanggal 10 Zulhijah. Perintah tersebut bermula dari zaman Nabi Ibrahim as.

Dalam ajaran Islam, larangan potong kuku merupakan bagian dari adab dalam menyambut ibadah kurban. Hal ini dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Muslim berikut ini:

إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلاَ يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئً

Artinya: “Jika telah masuk 10 hari pertama dari Zulhijah dan salah seorang di antara kalian berkeinginan untuk berkurban, maka janganlah ia menyentuh (memotong) rambut kepala dan rambut badannya (kuku) sedikit pun juga.” (HR. Muslim no. 1977)

Imam Nawawi menjelaskan larangan ini hukumnya sunah muakkadah, yakni sangat dianjurkan untuk dihindari, namun tak sampai wajib. Lalu, ada juga Syaikh Bin Baz dan Syaikh Utsaimin yang menjelaskan bahwa larangan ini bersifat sunah.

Anjuran hanya berlaku bagi seseorang yang telah berniat untuk melaksanakan kurban. Jadi, seluruh keluarga shohibul kurban tidak serta merta dilarang untuk memotong kuku, kecuali setiap anggotanya juga memiliki niat kurban secara individu.

Adapun tujuan utama dari anjuran ini adalah menumbuhkan sikap tunduk dan taat terhadap ketentuan Allah Swt, serta menunjukkan kesiapan fisik dan spiritual dalam melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk penghambaan kepada-Nya.

Baca juga: Bacaan Bilal Sholat Idul Adha: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Kapan Waktu Terakhir Potong Kuku Sebelum Kurban 2025?

Ilustrasi tidak boleh potong kuku sebelum kurban. Foto: Unsplash

Jika mengacu pada kalender Hijriah 1446 H oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI dan hasil sidang isbat, 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Namun, dalam sistem penanggalan Islam, hari baru dimulai saat matahari terbenam.

Artinya, larangan potong kuku mulai berlaku sejak Selasa malam, 27 Mei 2025. Setelah melewati waktu tersebut, umat Islam yang berniat berkurban dianjurkan untuk tidak memotong kuku maupun rambut hingga hewan kurban disembelih pada tanggal 10 Zulhijah atau 9 Juni 2025.

Apabila seorang Muslim melanggar larangan potong kuku karena lupa atau belum memahami aturannya, ia tetap sah menunaikan ibadah kurban. Hanya saja,, ia tidak mendapatkan keutamaan dari sunah Nabi.

Selain itu, tidak ada penetapan kafarah atau jumlah denda atas pelanggaran tersebut. Namun, seorang mudhohi perlu beristigfar dan melakukan tobat atas kelalaian yang diperbuat.

(SLT)