Konten dari Pengguna

Keragaman Apakah yang Dimiliki oleh Sekolah Anda? Ini Jenis dan Manfaatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi keragaman siswa di sekolah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keragaman siswa di sekolah. Foto: Pexels

Keberagaman merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Indonesia. Ini dikarenakan Indonesia memiliki berbagai suku, budaya, bahasa, adat istiadat, dan agama yang hidup berdampingan dalam satu kesatuan bangsa.

Mengutip buku Human Diversity and Equality oleh Mujiwati dkk., keberagaman mencakup perbedaan suku, budaya, tradisi, adat istiadat, ras, agama, pendidikan, dan pemikiran. Keberagaman ini tidak hanya ditemukan dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga di lingkungan sekolah.

Lantas, keberagaman apakah yang dimiliki oleh sekolah Anda? Untuk menjawabnya, siswa dapat menyimak uraian di bawah ini.

Keragaman Apakah yang Dimiliki oleh Sekolah Anda?

Ilustrasi keragaman siswa di sekolah. Foto: Pexels

Sekolah merupakan salah satu tempat yang kaya akan keberagaman. Menurut buku Merayakan Keragaman oleh Tim Buku (2018), keberagaman karakteristik di Indonesia dapat ditemukan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pertanyaannya, keberagaman apakah yang dimiliki oleh sekolah Anda?

Di sekolah, siswa datang dari latar belakang yang berbeda-beda, baik dari sisi suku, agama, bahasa, maupun kondisi fisik. Secara umum, ada dua bentuk utama keragaman yang sering ditemukan di lingkungan sekolah, yaitu keragaman suku bangsa dan agama.

Berikut penjelasan mengenai jenis keragaman yang dimiliki oleh sekolah, disadur dari Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan, Dr. Richard D.H. Pangkey, S.Pd., M.Pd., dkk. (2024):

1. Keragaman Suku Bangsa

Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayahnya. Hal ini membuat sekolah menjadi tempat pertemuan berbagai budaya, bahasa daerah, dan kebiasaan unik dari masing-masing daerah.

Keragaman suku bangsa di sekolah membantu siswa memahami bahwa setiap individu memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda, sekaligus memperkaya interaksi sosial di antara mereka.

2. Keragaman Agama

Selain suku bangsa, keragaman agama juga sangat menonjol di sekolah. Ada enam agama yang diakui di Indonesia, yakni Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu. Setiap agama memiliki hari raya, kitab suci, dan tata cara ibadah masing-masing.

Melalui interaksi sehari-hari, siswa belajar menghargai dan menghormati perbedaan keyakinan yang ada, sehingga terbentuk sikap toleransi yang kuat.

Selain dua keberagaman tersebut, sekolah juga menjadi tempat yang inklusif bagi siswa dengan kondisi fisik yang berbeda, termasuk siswa difabel. Para guru dan siswa lainnya memiliki peran penting untuk menciptakan suasana belajar yang setara sehingga setiap anak mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang.

Baca juga: Contoh Susunan Acara Sumpah Pemuda di Sekolah sebagai Referensi

Manfaat Keberagaman di Sekolah

Ilustrasi keragaman siswa di sekolah. Foto: Kemendikdasmen

Keberagaman di sekolah memberikan banyak manfaat bagi siswa. Berdasarkan penjelasan dalam buku Yayah Juriah, dkk., (2025), berjudul Aku dan Budaya dalam Pendidikan Pancasila, manfaat tersebut meliputi:

1. Sarana Belajar Bersosialisasi

Melalui keberagaman, siswa belajar cara berinteraksi dengan teman yang memiliki latar belakang berbeda. Mereka memahami bahwa setiap orang memiliki identitas unik, sehingga mampu menjalin hubungan sosial yang lebih luas dan terbuka.

2. Sarana Belajar Menghargai

Siswa belajar menghargai setiap individu tanpa memandang asal-usul, agama, atau kondisi fisik dengan adanya keberagaman. Hal ini membantu mengurangi potensi konflik dan menciptakan suasana yang damai di sekolah.

3. Sarana Belajar Toleransi

Lingkungan sekolah yang beragam melatih siswa untuk bersikap toleran dan menghormati perbedaan. Toleransi sangat dibutuhkan dalam menjaga keharmonisan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

4. Sarana Menambah Wawasan

Interaksi dengan teman dari berbagai latar belakang memperluas wawasan siswa tentang budaya dan cara pandang yang berbeda. Dengan demikian, siswa akan lebih terbuka dan peka terhadap realitas sosial di masyarakat.

(SLT)