Konten dari Pengguna

Kesehatan Jiwa Menurut UU Nomor 17 Tahun 2023 dan Pentingnya Keseimbangan Hidup

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kesehatan jiwa. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kesehatan jiwa. Foto: Pexels

Kesehatan jiwa menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalani kehidupan yang seimbang. Kondisi jiwa turut memengaruhi kualitas hidup karena berkaitan dengan cara seseorang berpikir dan bertindak dalam menghadapi berbagai aktivitas sehari-hari.

Jiwa yang sehat membantu seseorang mengelola emosi, menjaga produktivitas, serta membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Karena itu, pemahaman mengenai kesehatan jiwa penting dimiliki agar setiap orang dapat lebih sadar dalam menjaga kesejahteraan dirinya.

Simak penjelasan di bawah ini mengenai pengertian kesehatan jiwa menurut Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, dan bagaimana hal itu mencerminkan pentingnya keseimbangan berbagai aspek kehidupan.

Pengertian Kesehatan Jiwa Menurut UU Nomor 17 Tahun 2023

Ilustrasi kesehatan jiwa. Foto: Pexels

Pengertian kesehatan jiwa tercantum dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, tepatnya pada Pasal 74. Dalam aturan tersebut, kesehatan jiwa dimaknai sebagai kondisi ketika seseorang dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial.

Kondisi tersebut membuat seseorang mampu menyadari kemampuan diri, mengatasi tekanan, bekerja secara produktif, serta memberikan kontribusi bagi komunitasnya.

Pengertian tersebut menunjukkan bahwa kesehatan jiwa tidak berdiri sendiri melainkan saling berhubungan dengan aspek kehidupan lainnya.

Dalam undang-undang tersebut juga mengatur upaya kesehatan jiwa dapat dilaksanakan di lingkungan keluarga, masyarakat, dan fasilitas pelayanan di bidang kesehatan jiwa. Penyelenggaraannya memiliki beberapa tujuan, di antaranya:

  • Menjamin setiap orang dapat mencapai kualitas hidup yang baik, menikmati kehidupan kejiwaan yang sehat, bebas dari ketakutan, tekanan, dan gangguan lain yang dapat mengganggu kesehatan jiwa.

  • Menjamin setiap orang dapat mengembangkan berbagai potensi kecerdasan dan potensi psikologis lainnya.

Manfaat Menjaga Kesehatan Jiwa untuk Kehidupan

Ilustrasi kesehatan jiwa. Foto: Pexels

Kesehatan jiwa yang terjaga dapat membentuk kehidupan yang lebih berkualitas. Dikutip dari laman Rumah Sakit Jiwa Aceh dan buku Keperawatan Jiwa Dasar kaya Ade Sucipto, dkk, beberapa manfaat menjaga kesehatan jiwa dalam mendukung keseimbangan kehidupan meliputi:

1. Keseimbangan Emosi

Individu dengan kesehatan jiwa yang baik dapat mengenali serta mengelola emosi secara lebih tepat. Perasaan seperti marah, cemas, atau sedih dapat dihadapi dengan cara yang lebih sehat sehingga tidak menghambat aktivitas sehari-hari.

2. Hubungan Sosial yang Positif

Kondisi jiwa turut memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan lingkungan. Seseorang yang memiliki kondisi sehat jiwa cenderung lebih empati, mudah berkomunikasi, dan mampu membangun hubungan yang harmonis dengan keluarga, teman, atau komunitas.

3. Meningkatkan Produktivitas Kerja

Kondisi mental yang stabil dapat membantu seseorang menjaga konsentrasi, motivasi, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan. Hal tersebut membuat aktivitas pekerjaan maupun kegiatan sehari-hari dapat dilakukan secara lebih optimal.

4. Kesehatan Fisik yang Lebih Terjaga

Kondisi mental juga memiliki kaitan dengan kesehatan fisik. Tekanan yang berlangsung dalam waktu lama dapat memengaruhi tubuh dan memicu berbagai keluhan, seperti gangguan tidur, kelelahan, hingga peningkatan tekanan darah. Dengan menjaga kesehatan jiwa, risiko masalah fisik pun juga dapat berkurang.

5. Meningkatkan Kepuasan Hidup

Individu yang sehat jiwa memiliki perasaan puas dengan dirinya sendiri. Mereka tidak terjebak dalam rasa tidak aman atau perasaan rendah diri. Selain itu, mereka juga memahami dan menerima kekuatan maupun kelemahan diri mereka.

Baca Juga: Learn, Unlearn, dan Relearn Merupakan Perwujudan Kompeten dalam Hal Apa?

(SA)