Kultum Ramadhan Hari Ke-23 tentang Itikaf

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selama bulan Ramadhan, ada banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan, salah satunya penyampaian kultum. Kegiatan ceramah singkat ini biasa disampaikan di momen-momen tertentu, seperti sebelum atau selepas salat berjamaah, menjelang waktu berbuka, dan tarawih.
Kini, puasa Ramadhan telah memasuki hari ke-23 yang masuk dalam sepuluh hari terakhir. Maka, materi yang cocok disampaikan di momen ini ialah tentang keutamaan pelaksanaan itikaf.
Penceramah juga bisa membahas keutamaan mendapatkan malam Lailtul Qadar bagi umat Muslim. Sebagai referensi, simak contoh teks kultum Ramadhan hari ke-23 selengkapnya di sini!
Kultum Ramadhan Hari ke-23
Mengutip buku Kumpulan Kultum Terlengkap & Terbaik Sepanjang Tahun (2020) oleh A.R. Shohibul Ulum, berikut kultum Ramadhan hari ke-23 yang bisa dijadikan referensi:
Keuntungan Itikaf Ramadhan
Jamaah yang dicintai Allah ...
Satu di antara amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan adalah itikaf; berdiam diri di masjid dengan niat ibadah kepada Allah. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah, ia mengatakan, "Nabi Muhammad SAW beritikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Aku membuatkan tenda untuk beliau. Kemudian, beliau shalat subuh kemudian masuk ke tenda itikafnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Pelaksanaan itikaf pada bulan Ramadhan merupakan satu dari sekian wasilah yang digunakan seorang hamba untuk menggapai malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Menurut Ibnu al-Qayyim, tujuan itikaf adalah, "Untuk menghubungkan hati kepada Allah dengan mengalihkan hati dari segala sesuatu, selain Allah dan mengubah segala kesibukan kita dengan menyibukkan diri dengan-Nya serta mengalihkan segala sesuatu dari selain Dia, dan hanya tertuju kepada-Nya."
Hadirin yang berbahagia ...
Fungsi pembersihan ada pada itikaf, yang intinya menyucikan isi hati dari sifat-sifat negatif, menghadirkan kemuliaan dan keagungan Tuhan, mengisi hati dengan berbagai sifat kebajikan. Membersihkan hati dengan perenungan akal dan menyucikan jiwa dengan ilmu, zikir, dan ketaatan telah menjadi tradisi Rasulullah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Keuntungan beritikaf sebagaimana dikemukakan Dr. Khalid Abdul Kareem antara lain:
Pertama, itikaf yang benar akan memberikan perbaikan dan buah di hati serta menumbuhkan sifat ikhlas dan penyucian jiwa. Rasulullah SAW bersabda, "Ketahuilah bahwa sesungguhnya di dalam fisik manusia terdapat sekerat daging, jika baik (keratan itu), maka baiklah fisik secara keseluruhannya, dan jika buruk (keratan itu), maka buruklah semuanya. Ketahuilah bahwa (sekerat daging tersebut) adalah hati."
Kedua, mereka yang beritikaf di akhir Ramadhan adalah orang-orang yang mencari Lailatul Qadar dan Allah akan memberikan ampunan atas dosa-dosanya.
Ketiga, orang-orang yang beritikaf adalah pribadi-pribadi yang menghidupkan sunnah Rasulullah. Allah berfirman dalam surah Al-Imran ayat 31: "Katakan (Muhammad)! Jika kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian."
Keempat, dengan beritikaf, seseorang telah memelihara diri dari kelupaan kepada Allah; menjaga diri dari perbuatan haram; menjauhkan panca indera dari perbuatan dosa dan maksiat.
Hadirin yang dirahmati Allah ...
Demikianlah itikaf, begitu dahsyatnya keuntungan dan hikmah yang dapat dipetik dan dirasakan bagi kaum Muslimin dan Muslimah yang mau melaksanakannya. Beruntunglah orang-orang yang mau mengikuti ajaran-Nya dan sunnah Rasulullah. Mari beritikaf guna meraih ketenangan jiwa. Semoga Allah berkenan menerima ibadah kita.
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.
Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026
(FHK)
Baca juga: 2 Kultum tentang Malam Lailatul Qadar untuk Direnungkan Umat Islam
