Kunci Jawaban BMR Kelas 10 Bab 10 tentang Etika Kepemimpinan Melayu

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budaya Melayu Riau (BMR) adalah mata pelajaran muatan lokal yang diajarkan kepada para siswa di Provinsi Riau. Pelajaran ini mencakup pembahasan mengenai sejarah, nilai-nilai, kebiasaan, tradisi, serta berbagai karya budaya masyarakat Melayu Riau.
Pada jenjang SMA/SMK/MA, siswa kelas 10 mulai mempelajari BMR sebagai pengenalan terhadap identitas budaya daerahnya. Salah satu materi yang akan dipelajari adalah Etika Kepemimpinan Melayu.
Setelah mempelajari materi tersebut, siswa akan mengerjakan beberapa soal untuk menguji sejauh mana pemahaman mereka. Untuk membantu dalam proses belajar, simak kunci jawaban BMR kelas 10 Bab 10 berikut ini.
Kunci Jawaban BMR Kelas 10 Bab 10
Mengutip buku Sosiologi Pendidikan karya Tety Suparti, dkk (2023:62), penerapan muatan lokal BMR sangat penting bagi generasi muda di Provinsi Riau untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap pendidikan dan budaya Melayu.
Salah satu bentuk penerapan kurikulum ini di tingkat sekolah menengah tercermin dalam bab 10 kelas 10 yang mengulas Etika Kepemimpinan Melayu. Pada akhir bab, siswa akan diminta untuk mengerjakan 15 soal pilihan ganda.
Dikutip dari laman Budaya Melayu Riau, berikut ini adalah kunci jawaban BMR Kelas 10 bab 10 yang bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran.
1. Dalam pepatah Melayu, seorang pemimpin hanya didahulukan selangkah, ditinggikan seranting, dan dilebihkan sebenang. Maksud ungkapan di atas adalah...
a. Pemimpin diagungkan
b. Pemimpin dipuja
c. Pemimpin ditakuti
d. Pemimpin dihormati
e. Pemimpin dimewahkan
Jawaban: d. Pemimpin dihormati
2. Pemimpin dalam Melayu berkedudukan sebagai pelayan. Istilah lain untuk menyebutkan pelayan dalam kepemimpinan adalah...
a. Kadi
b. Khadam
c. Khalifah
d. Wali
e. Amir
Jawaban: b. Khadam
3. Konsep dasar etika pemimpin dalam budaya Melayu secara umum dapat dibedakan menjadi empat persoalan yang mengacu pada...
a. Martabat
b. Santun
c. Kedudukan
d. Malu
e. Identitas
Jawaban: a. Martabat
4. Martabat diri bagi orang Melayu bukan hanya menyangkut diri sendiri, tetapi juga menyangkut...
a. Rumah
b. Harta benda
c. Keluarga dan kerabat
d. Hutan dan tanah
e. Pangkat dan kedudukan
Jawaban: c. Keluarga dan kerabat
5. Martabat pemimpin sering dikaitkan dengan...
a. Kemampuan memimpin
b. Kekuatan dalam memimpin
c. Lama kepemimpinan
d. Kekayaan pemimpin
e. Kehebatan pemimpin
Jawaban: a. Kemampuan memimpin
6. Cara mendahulukan nasihat dari pada menyalahkan. dilakukan pemimpin untuk menjaga...
a. Martabat diri
b. Martabat pemimpin
c. Martabat orang lain
d. Kemamampuan memimpin
e. Semua salah
Jawaban: c. Martabat orang lain
7. Dalam ungkapan tunjuk ajar Melayu dikatakan bahwa pemimpin yang sejati adalah pemimpin yang mampu mempertahankan muruah negeri. Berikut yang termasuk dalam muruah negeri, kecuali...
a. Sungai
b. Hutan
c. Laut
d. Tanah
e. Semua benar
Jawaban: e. Semua benar
8. Syarat menjadi pemimpin dalam budaya Melayu merujuk pada syarat menjadi pemimpin dalam Islam. Syarat dan ketentuan tersebut yakni, kecuali....
a. Umur
b. Tabliq
c. Amanah
d. Shidiq
e. Fathanah
Jawaban: a. Umur
9. Sebaliknya, orang yang tidak amanah dianggap ingkar, tak dapat dipercaya, dan tidak bertanggung jawab. Dalam ungkapan dikatakan siapa hidup tidak amanah...
a. Hidup dan mati tak sudah
b. Hidup celaka matinya susah
c. Hidup musibah mati menyalah
d. Hidup celaka mati menyalah
e. Hidup melarat mati terbuang
Jawaban: d. Hidup celaka mati menyalah
10. Kecerdasan yang dimiliki oleh semua manusia berkaitan dengan pemikiran dan pengalaman. Maka pemimpin dalam Melayu mesti...
a. Berpendidikan
b. Berjasa
c. Berkekuatan
d. Berkarya
e. Berkuasa
Jawaban: a. Berpendidikan
11. Pemimpin harus memiliki sifat tabliq. Yang dimaksud dengan istilah tabliq adalah...
a. Keadilan
b. Kekuatan
c. Kewibawaan
d. Kesopanan
e. Kekuasaan
Jawaban: a. Keadilan
12. Dari ketentuan shidiq, tabliq, fathanah, dan amanah dapat diuraikan menjadi beberapa kategori pemimpin. Berikut adalah kategori pemimpin tersebut, kecuali...
a. Pemimpin asin
b. Pemimpin alu
c. Pemimpin cerdik
d. Pemimpin jantan
e. Pemimpin asuh
Jawaban: b. Pemimpin alu
13. Mengganti pemimpin dapat dilakukan apabila pemimpin tiada boleh terpijak arang. Makna ungkapan tersebut yakni...
a. Melanggar kepatutan atau tak taat hukum
b. Merugikan orang lain tanpa menyesal
c. Menghitamkan telapak kaki
d. Memimpin tiada memiliki kuasa
e. Memimpin dengan kekuatan
Jawaban: a. Melanggar kepatutan atau tak taat hukum
14. Pemimріп diharapkan mampu membimbing, melindungi, menjaga, dan menuntun masyarakat. Bimbingan tidak hanya untuk kepentingan hidup duniawi, tetapi juga...
a. Ukhrawi
b. Rohania
c. Batiniah
d. Individu
e. Komunal
Jawaban: a. Ukhrawi
15. Pemimpin harus memiliki akal yang panjang dalam menyelesaikan suatu soalan. Penyelesaian tersebut dilakukan berdasarkan...
a. Kedudukan
b. Kekayaan
c. Pendidikan
d. Kepintaran
e. Keadilan
Jawaban: e. Keadilan
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 165 untuk Bahan Belajar di Rumah
(RK)
