Konten dari Pengguna

Macam-macam Batik dari 34 Provinsi di Indonesia, Sabang sampai Merauke

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi batik. Foto: Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi batik. Foto: Kumparan

Masyarakat Indonesia tengah menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini, Jumat (2/10). Batik sendiri telah menjadi bagian dari identitas bangsa ini dan diresmikan oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk warisan budaya dan lisan non-bendawi pada 2009 lalu.

Batik sebagai budaya bangsa rupanya tidak hanya lekat dengan masyarakat provinsi Jawa. Batik juga dimiliki oleh semua provinsi di Indonesia dengan ciri khasnya masing-masing.

Batik betawi. Foto: Kumparan

Untuk mengetahui lebih jelas, berikut daftar batik dari 34 provinsi di Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber.

Batik Aceh

Batik Aceh didominasi oleh warna cerah, seperti merah muda, merah, kuning, hijau dan lainnya. Motif yang terkenal yakni pintu Aceh.

Batik Sumatera Utara

Motif batik Sumatera Utara mengambil corak pada kain gorga dan ulos. Gorga sendiri merupakan ornamen pahatan yang kerap ditemui pada rumah adat Batak Toba.

Batik Sumatera Barat

Batik Sumatera Barat menggunakan corak jam gadang, rumah gadang, tari piring, kerbau pedati hingga malin kundang.

Batik Riau

Motif batik Riau di antaranya adalah itik pulang petang, kuntum bujang dan bersusun.

Batik Kepulauan Riau

Kepulauan Riau memiliki batik bermotif khas, yakni batik gonggong. Gonggong adalah hewan laut yang bentuknya mirip dengan keong.

Batik Jambi

Motif batik Jambi terinspirasi dari lingkungan sekitar Jambi, seperti tanaman dan hewan. Motif batik Jambi yang terkenal antara lain adalah kepak lepas, cendawan dan ayam.

Kepulauan Bangka Belitung

Kain Cual adalah kain batik yang memiliki corak khas budaya Bangka Belitung. Motif kain cual terdapat benang emas yang rapat dan mendominasi permukaan kain.

Batik Sumatera Selatan

Dikenal dengan batik lasem yang merupakan kain dari bahan dasar katun dibuat dengan proses cap.

Batik Bengkulu

Bengkulu mengenal tujuh jenis motif batik. Namun, batik paling terkenal di wilayah tersebut adalah Besurek.

Batik Lampung

Motif batik Lampung di antaranya adalah motif siger, kupu-kupu, gamolan, perahu, dan motif gajah. Hal tersebut memiliki nilai tersendiri yang diangkat berdasarkan kearifan budaya lokal daerah.

Batik DKI Jakarta

Bernama batik betawi, budaya ini motifnya lebih banyak berupa burung hong yang sekarang sudah punah, gigi buaya dan kain pucuk rebung.

Batik Banten

Warna yang digunakan batik Banten adalah dasar biru. Variasi motif terletak pada figura sulur-sulur daun berwarna abu-abu dan dasar kainnya kuning.

Batik Jawa Barat

Batik Jawa Barat punya corak yang lebih berwarna. Seperti warna merah, kuning, atau hijau terang. Warna tersebut digunakan daerah pesisir, seperti di Indramayu dan Cirebon.

Batik Jawa Tengah

Batik ini dikenal dengan warna-warna sogan atau kecoklatan yang diberikan corak parang, tombak, atau kawung.

Batik DI Yogyakarta

Batik DI Yogyakarta cenderung menggunakan background motif warna putih dan berwarna kebiruan.

Batik Jawa Timur

Batik Jawa Timur mempunyai beragam motif yang dipengaruhi budaya asing seperti Tionghoa, Jepang, dan India. Adapun jenis batik Jawa Timur lebih condong akan nuansa alam seperti bunga, laut, bambu, hingga binatang.

Batik Bali

Motif batik Bali memiliki inspirasi dari lingkungan alam dan budaya bali serta pengaruh dari luar daerah. Hal itu digambarkan sebagai motif naturalis, dekoratif, dan abstrak.

Batik Nusa Tenggara Barat

Batik sasambo memiliki motif made sahe atau mata sapi, motif kakando, dan uma lengge atau yang disebut seperti berupa rumah tradional dengan kubah kerucut.

Batik Nusa Tenggara Timur

Batik Kupang adalah batik khas Nusa Tenggara Timur yang motifnya mengandung nilai-nilai solidaritas. Adapun nama motifnya di antara lain adalah Rukun Kupang, Teguh Bersatu, Kuda Sepasang, Kuda Kupang.

Batik Kalimantan Barat

Batik Kalimantan Barat bernama Batik Pontianak. Batik ini berbentuk tulis atau cap dengan motif tameng atau burung rangkong.

Batik Kalimantan Tengah

Benang Bintik menjadi batik khas Kalimantan Tengah yang memiliki arti benang dalam bahasa setempat adalah helaian kain putih. Sementara bintik berarti desain atau gambar yang ada di atas helaian kain.

Batik Kalimantan Utara

Kalimantan Utara memiliki batik yang dikenal dengan istilah Batik Borneo. Batik ini memiliki corak yang beragam dan motif lebih halus.

Batik Kalimantan Selatan

Sasirangan adalah kain batik tradisional yang menjadi ciri khas suku Banjar.

Batik Kalimantan Timur

Motif batik Kalimantan Timur sangat dipengaruhi budayanya. Sebagian besar terinspirasi dari suku Dayak, Kutai dan Bugis.

Batik Sulawesi Utara

Batik Minahasa adalah kain batik khas Sulawesi Utara yang menggunakan motif tradisional dari tanah adat Minahasa.

Batik Sulawesi Tengah

Batik khas Sulawesi Tengah dikenal dengan sebutan Batik Bomba yang kini menjadi salah satu ciri khas daerah tersebut.

Batik Sulawesi Barat

Batik Sulawesi Barat menggambarkan kehidupan maritim lokal masyarakat Mandar yang umumnya bekerja di sektor kelautan.

Sulawesi Tenggara

Motif yang cukup terkenal dari Sulawesi Tenggara adalah Tolaki. Motif ini menggunakan warna jingga muda, kelabu, biru laut, kuning susu, hijau lumut, dan merah samar.

Batik Maluku

Batik Maluku dikenal dengan ciri khas budaya dan kekayaan alam daerah itu sendiri.

Batik Gorontalo

Batik Gorontalo adalah batik cap yang mempunyai motif budaya Gorontalo seperti benteng Otanaha dan jagung.

Batik Maluku Utara

Batik Sula menjadi ciri khas Maluku Utara yang berasal dari salah satu kabupaten yaitu Kepulauan Sula.

Batik Papua Barat

Motif Batik Papua memperlihatkan unsur alam dan budaya. Salah satunya adalah motif burung cenderawasih.

Batik Papua

Salah satu batik Papua adalah motif Tifa yang memiliki makna bahwa manusia hidup harus mempunyai kekuatan untuk menghalau musuh-musuhnya.

(DNA)