Konten dari Pengguna

Makna dan Asbabun Nuzul Surat Al Baqarah Ayat 168 tentang Makanan Halal

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membaca Al Quran, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Membaca Al Quran, Sumber: Pexels

Dalam Islam, terdapat larangan tentang apa saja yang dikonsumsi umat Muslim, baik itu makanan maupun minuman. Mengutip buku Halal atau Haram? Kejelasan Menuju Keberkahan oleh Ahmad Sarwat, sejumlah makanan dan minuman diharamkan karena Allah mengetahui apa yang terbaik untuk umat-Nya. Beberapa alasannya antara lain sebagai berikut:

  • Menjauhi hal-hal yang haram adalah wujud keimanan kepada Allah.

  • Mengonsumsi minuman dan makanan haram akan menghalang doa.

  • Menghindari makanan haram akan menyelamatkan kita dari api neraka.

  • Makanan dan minuman haram adalah akibat timbulnya penyakit.

  • Agar tidak mengikuti langkah setan.

Perintah untuk mengonsumsi makanan halal telah Allah tekankan dalam surat Al Baqarah ayat 168 yang berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Yā ayyuhan-nāsu kulụ mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibaw wa lā tattabi'ụ khuṭuwātisy-syaiṭān, innahụ lakum 'aduwwum mubīn

Artinya: "Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu."

Berdasarkan surat di atas, Allah menjelaskan bahwa mengonsumsi makanan haram sama dengan apa yang dilakukan setan. Bagaimana makna dan asbabun nuzul di balik surat Al Baqarah ayat 168? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasan berikut.

Al Quran, Sumber: Pexels

Isi Surat Al Baqarah ayat 168 tentang Mengonsumsi Makanan Halal

Mengutip situs resmi Kementerian Agama RI, Allah memerintahkan umat-Nya untuk tidak mengonsumsi makanan haram. Selain itu, seorang Muslim harus makan makanan yang lezat dan bergizi. Kalau kedua hal itu tidak dilakukan, artinya setan telah berhasil menggoda manusia untuk melakukan sesuatu yang tidak seharusnya.

Untuk itu, umat Muslim harus selalu waspada dengan rayuan dan tipuan setan. Keinginan setan hanya untuk membuat manusia berbuat jahat dan keji, jadi ingatlah bahwa mereka adalah musuh nyata manusia.

Asbabun Nuzul Surat Al Baqarah ayat 168

Dikutip dari jurnal Konsep Maslahah (utility) dalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 168 dan Surat al-A’raf ayat 31 oleh Firman Setiawan, ayat ini diturunkan untuk mengingatkan umat Islam terhadap apa yang dilakukan orang-orang musyrik Arab ketika mereka mengharamkan makanan seenaknya.

Ibnu Abbas berkata bahwa kaum dari Thaqif, Amir bin Sa’sa’ah, dan Bani Mudlij mengharamkan beberapa sayur dan daging. Lalu surat Al Baqarah ayat 168 diturunkan untuk memberitahu bahwa makanan-makanan yang telah mereka haramkan adalah halal. Turunnya surat ini didasari oleh perilaku menyekutukan Allah oleh beberapa oknum.

(ADB)