Konten dari Pengguna

Makna Ibrani 12 Ayat 14 tentang Perdamaian dan Kekudusan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi merenungi ayat Alkitab. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi merenungi ayat Alkitab. Foto: Pixabay

Ibrani 12 ayat 14 merupakan salah satu peringatan yang tercantum dalam Alkitab Surat Ibrani. Ayat ini termasuk dalam perikop Nasihat Supaya Bertekun dalam Iman.

Mengutip buku Pelajaran Hayat Ibrani, seluruh pasal 12 dalam Surat Ibrani memang merupakan peringatan yang melanjutkan ajaran dalam pasal 11. Pasal ini memiliki lima ajaran pokok yang masing-masingnya mengandung sebuah peringatan.

Di antara peringatan-peringatan itu, ada beberapa peringatan lain yang disisipkan dalam ajarannya. Ibrani 12 ayat 14 termasuk salah satunya. Apa makna dari ayat tersebut?

Makna Ibrani 12 ayat 14

Ilustrasi merenungi Ibrani 12 ayat 14. Foto: Pixabay

Secara keseluruhan, Ibrani 12 ayat 14 mengandung dua pesan penting. Pesan pertama yaitu mengingatkan umat Kristen akan pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan sesama manusia.

Konflik dan pertengkaran dapat menghalangi seseorang dari kekudusan dan mengakibatkan ketidakharmonisan dalam hidup. Karena itu, penting bagi setiap orang untuk berusaha hidup dalam damai dan keselarasan dengan orang lain.

Ayat Alkitab ini juga menyoroti makna kekudusan dalam kehidupan umat Kristen. Kekudusan dalam kehidupan berarti hidup sesuai dengan firman Tuhan. Dengan menguduskan diri, seseorang akan terhindar dari segala perbuatan yang salah dan dilarang oleh-Nya.

Kekudusan bukan hal yang mudah diraih, dan penulis Kitab Ibrani memahaminya. Karena itu, ia berusaha mendorong umat Kristen untuk mengejar kekudusan dan perdamaian. Nasihat ini tertuang dalam Ibrani 12 ayat 14 yang berbunyi:

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

Baca juga: Kandungan 2 Timotius 3 yang Menjelaskan Keadaan Manusia di Akhir Zaman

Ilustrasi membaca Alkitab. Foto: Pixabay

Kata “berusahalah” yang tercantum dalam ayat tersebut menyiratkan bahwa umat perlu melakukan upaya terbaik untuk menciptakan kedamaian. Meski terasa sulit, upaya berdamai dan menguduskan diri ini perlu dilakukan agar umat tidak tersesat dan kehilangan kasih karunia Allah.

Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam Ibrani 12 ayat 15, “Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Dikutip dari Bible Study Tools, kekudusan yang dimaksud dalam Ibrani 12 ayat 14 tidak merujuk pada suatu cabang kekudusan tertentu seperti kesucian tubuh dan pikiran, tetapi lebih kepada kekudusan secara menyeluruh, baik lahir dan batin.

Allah menghendaki, bahkan memerintahkan umat-Nya mencari kekudusan-Nya. Menguduskan diri akan memberi kesempatan bagi seorang umat untuk mencontoh sifat dan sikap Tuhan Yesus. Dengan demikian, perdamaian pun akan tercipta.

(ADS)

Baca juga: Ulasan Lengkap Pengertian Damai Sejahtera Menurut Alkitab