Konten dari Pengguna

Makna Kata yang Dicetak Tebal dan Miring dalam Kaidah Penulisan Bahasa Indonesia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makna kata yang dicetak tebal. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makna kata yang dicetak tebal. Foto: Pexels

Dalam kaidah penulisan bahasa Indonesia, ada beberapa aturan mengenai pemakaian huruf tebal atau miring. Setiap bentuk cetakan huruf tersebut digunakan untuk memberi tekanan atau maksud tertentu dari suatu kata.

Penggunaan huruf tebal atau miring memang sering ditemukan dalam berbagai bentuk karya tulis, mulai dari karya ilmiah, artikel populer, berita, buku pelajaran, novel, cerpen, makalah, skripsi, dan masih banyak lagi.

Lantas, apa sebenarnya makna kata yang dicetak tebal dan miring? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan di bawah ini.

Makna Kata yang Dicetak Tebal

Ilustrasi makna kata yang dicetak tebal dalam kaidah penulisan bahasa Indonesia. Foto: Pexels

Menurut Firman Mulyanto, S.Pd., dalam Buku Lengkap EBI (Ejaan Bahasa Indonesia), makna kata yang dicetak tebal terbagi menjadi tiga berdasarkan fungsinya, yaitu:

1. Menegaskan bagian tulisan yang sudah ditulis miring

Jika dalam suatu kalimat terdapat kata yang dicetak miring, maka huruf tebal bisa dipakai untuk menegaskan kembali unsur dalam kata tersebut. Berikut contohnya.

  • Kata et dalam ungkapan ora et labora berarti “dan”.

  • Kata end dalam peribahasa all good things come to end berarti “berakhir/tidak selamanya terjadi”.

2. Menegaskan bagian dalam karangan

Kata yang dicetak tebal juga dapat difungsikan untuk menegaskan bagian-bagian dalam suatu karya tulis, seperti judul lagu, buku, bab, sub-bab, daftar isi, tabel, lambang, hingga daftar pustaka. Berikut contohnya dikutip dari laman ejaan.kemdikbud.go.id.

BAB I

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Kondisi kebahasaan di Indonesia saat ini diwarnai oleh bahasa standar ….

1.2 Masalah

Penelitian ini hanya membatasi perencanaan bahasa ….

1.3 Tujuan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur sikap bahasa ….

Makna Kata yang Dicetak Miring

Ilustrasi makna kata yang dicetak miring. Foto: Pexels

Dihimpun dari buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) 2016, berikut adalah beberapa makna kata yang dicetak miring berdasarkan fungsinya.

1. Menuliskan judul karya

Huruf miring dapat dipakai untuk menuliskan berbagai judul karya seperti buku, nama majalah, atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan, termasuk daftar pustaka. Berikut contohnya:

  • Saya sudah membaca buku Salah Asuhan karangan Abdoel Moeis.

  • Majalah Poedjangga Baroe menggelorakan semangat kebangsaan.

  • Pusat Bahasa. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Edisi Keempat (Cetakan Kedua). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

2. Untuk penegasan kata

Huruf miring juga sering digunakan untuk menegaskan atau mengkhususkan suatu kata atau kelompok kata dalam kalimat. Berikut contohnya:

  • Huruf terakhir kata abad adalah d.

  • Dia tidak diantar, tetapi mengantar.

  • Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan lepas tangan!

3. Ungkapan bahasa daerah atau asing

Huruf miring adalah isyarat yang dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing selain Indonesia. Berikut contohnya:

  • Upacara peusijeuk (tepung tawar) menarik perhatian wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh.

  • Nama ilmiah buah manggis adalah Garcinia mangostana.

  • Ungkapan Bhinneka Tunggal Ika dijadikan semboyan negara Indonesia.

Sebagai catatan tambahan, nama orang, lembaga, atau organisasi dalam bahasa asing tidak perlu ditulis dengan huruf miring karena tidak tergolong judul karya, kata, atau ungkapan, melainkan subjek atau objek.

Baca Juga: Makna dan Sinonim Kata Cuek Beserta Contoh Kalimatnya

(AAA)

Frequently Asked Question Section

Apa gunanya tulisan miring?
chevron-down

Menulis judul karya, penegasan kata, atau penulisan bahasa asing.

Apa saja bentuk-bentuk karya tulis?
chevron-down

Karya ilmiah, artikel populer, berita, buku pelajaran, novel, cerpen, makalah, skripsi, dan masih banyak lagi.

Apa fungsi dari penggunaan huruf tebal dan miring?
chevron-down

Setiap bentuk cetakan huruf (tebal dan miring) digunakan untuk memberi tekanan atau maksud tertentu dari suatu kata.