Makna Ulangan 31 Ayat 6 dalam Alkitab tentang Keberanian dan Keteguhan Hati

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Kristen diajarkan untuk selalu teguh dan berani dalam menghadapi segala rintangan dalam hidup. Sebab, sesulit apa pun keadaannya, mereka masih punya Tuhan yang akan menyertainya dalam semua keadaan.
Hal itu tercermin dalam Alkitab, tepatnya pada Ulangan 31 ayat 6. Secara keseluruhan, Ulangan 31 atau UI 31 merupakan bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama yang menggambarkan hari-hari terakhir Musa.
Dijelaskan dalam buku Smart Book of Christianity: Perjanjian Lama tulisan Lukas Adi S., Ulangan 31 terdiri atas delapan ayat yang mengisahkan peristiwa saat Yosua akan menjadi pemimpin baru untuk menggantikan Musa.
Melalui Ulangan 31 ayat 6, Musa menegaskan kepada bangsa Israel untuk tetap berani meski ia tak lagi memimpin mereka. Agar lebih memahaminya, berikut makna Ulangan 31 ayat 6 yang bisa direnungkan umat Kristen.
Baca juga: Filipi 4 Ayat 6: Jangan Khawatir Akan Sesuatu dan Berdoa Sekaligus Bersyukur
Ulangan 31 Ayat 6
Mengutip buku Air Hidup oleh Indrawan Eleeas, Yosua adalah seorang abdi Musa. Hampir seumur hidupnya didedikasikan untuk mengabdi kepada tuannya.
Yosua tidak memiliki hak atas dirinya sendiri, sehingga ia harus menerima apa saja perbuatan yang dilakukan tuannya kepadanya, entah itu baik ataupun buruk.
Namun, ketika tuannya itu meninggal, Yosua-lah yang dipilih Tuhan untuk menggantikan Musa menjadi pemimpin Israel. Yosua yang selama ini sering dihina berubah menjadi orang yang mulia. Ini tertulis dalam Yosua 1:2-3 yang berbunyi:
1:2 “Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.”
1:3 “Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.”
Baca juga: Makna Yosua 1 Ayat 9 tentang Keterlibatan Penyertaan Tuhan
Meski telah ditetapkan langsung oleh Tuhan, bangsa Israel tidak lantas memercayai Yosua. Ada rasa ragu dan takut di benak mereka jika Yosua tidak bisa memimpin Israel sebaik Musa.
Musa pun mengerti kegelisahan itu. Karenanya, ia menenangkan mereka agar tidak takut dan tetap gentar menghadapi musuh di bawah kepemimpinan Yosua.
“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” (Ulangan 31 ayat 6)
Melalui pasal tersebut, Musa menegaskan bahwa bukan Yosua dan bukan pula dirinya yang sebenarnya memimpin mereka, melainkan Tuhan. Jadi mereka tak perlu takut, sebab Tuhan akan selalu menyertai dan membantu umat-Nya menghadapi para musuh.
Umat Kristen dapat merenungi isi kandungan Ulangan 31 ayat 6 tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan. Jangan pernah takut menghadapi rintangan hidup. Selama beriman kepada-Nya, Tuhan pasti selalu ada dan menemani setiap langkah manusia.
(ADS)
Baca juga: Makna Mazmur 27 Ayat 10 dalam Alkitab tentang Penolakan
Frequently Asked Question Section
Ulangan 31 ada berapa ayat?

Ulangan 31 ada berapa ayat?
Ulangan 31 terdiri atas delapan ayat.
Apa isi dari Ulangan 31?

Apa isi dari Ulangan 31?
Secara keseluruhan, Ulangan 31 mengisahkan peristiwa saat Yosua akan menjadi pemimpin baru untuk menggantikan Musa.
Apa makna Ulangan 31 ayat 6?

Apa makna Ulangan 31 ayat 6?
Melalui Ulangan 31 ayat 6, Musa menegaskan kepada bangsa Israel untuk tetap berani meski ia tak lagi memimpin mereka.
