Materi UTBK SNBT 2025 beserta Jumlah Soal dan Durasi Pengerjaan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 menerapkan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai mekanisme seleksi penerimaan mahasiswa baru. Dalam ujian ini, calon mahasiswa akan menghadapi berbagai soal yang menguji kemampuan kognitif, literasi, dan matematika.
Dikutip dari Instagram resmi SNPMB, pendaftaran UTBK SNBT 2025 telah dibuka sejak 11 Maret lalu dan berlangsung hingga 27 Maret 2025. Sementara itu, pelaksanaan UTBK SNBT dijadwalkan pada 23 April hingga 3 Mei 2025.
UTBK SNBT 2025 dirancang untuk menilai kesiapan peserta dalam menempuh pendidikan tinggi melalui dua jenis tes, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Masing-masing tes memiliki fokus materi yang berbeda dan menuntut pemahaman yang mendalam.
Sebelum mengikuti tes, calon peserta perlu untuk memahami materi ujian UTBK SNBT 2025 agar bisa mempersiapkan diri secara optimal. Oleh karena itu, simak komponen materinya berikut ini.
Materi UTBK SNBT 2025
Dikutip dari laman resmi SNPMB Kemdikbud, jumlah soal UTBK SNBT 2025 sebanyak 160 butir terbagi ke dalam dua jenis tes, yaitu tes potensi skolastik dan tes literasi.
A. Tes Potensi Skolastik (TPS)
Tes Potensi Skolastik (TPS) dirancang untuk mengukur kemampuan dasar calon mahasiswa dalam berpikir logis dan sistematis, terutama dalam hal pemahaman dan penalaran yang mendukung keberhasilan dalam pendidikan formal, khususnya di perguruan tinggi.
TPS terdiri dari empat komponen, yaitu penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.
1. Penalaran Umum
Komponen penalaran umum dalam TPS menguji kemampuan berpikir sistematis dalam menyelesaikan masalah baru. Tes ini mencakup penalaran induktif untuk menemukan pola, penalaran deduktif untuk menarik kesimpulan, dan penalaran kuantitatif yang melibatkan angka serta operasi matematika dasar.
Jumlah soal dan waktu pengerjaan:
Penalaran Induktif: 10 soal – 10 menit
Penalaran Deduktif: 10 soal – 10 menit
Penalaran Kuantitatif: 10 soal – 10 menit
2. Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Komponen pengetahuan dan pemahaman umum menguji keterampilan berbahasa, penggunaan kata, serta pemahaman terhadap informasi dan konsep verbal dalam konteks budaya Indonesia.
Jumlah soal: 20 butir
Waktu pengerjaan: 15 menit
3. Pemahaman Bacaan dan Menulis
Pemahaman bacaan dan menulis mengukur keterampilan membaca dan menulis, mulai dari pemahaman teks hingga penyusunan tulisan.
Jumlah soal: 20 butir
Waktu pengerjaan: 25 menit
4. Pengetahuan Kuantitatif
Pengetahuan kuantitatif mengukur pemahaman matematika, termasuk perhitungan, pemecahan masalah, dan penggunaan simbol angka.
Jumlah soal: 20 butir
Waktu pengerjaan: 20 menit
B. Tes Literasi
Tes literasi membaca pada dasarnya adalah proses aktif dalam memahami dan membangun makna dari suatu teks melalui interaksi antara pembaca dan isi bacaan. Untuk dapat memahami teks secara menyeluruh, diperlukan kemampuan penalaran serta penerapan strategi membaca yang efektif.
Tes literasi terbagi menjadi tiga komponen materi, yaitu literasi Bahasa Indonesia, literasi Bahasa Inggris, dan penalaran matematika:
1. Literasi dalam Bahasa Indonesia
Tes literasi Bahasa Indonesia bertujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam memahami serta menganalisis berbagai permasalahan yang terdapat dalam teks bacaan.
Jumlah soal: 30 butir
Waktu pengerjaan: 42,5 menit
2. Literasi dalam Bahasa Inggris
Tes literasi Bahasa Inggris mengukur kemampuan peserta dalam memahami, menganalisis, dan menafsirkan teks berbahasa Inggris.
Jumlah soal: 20 butir
Waktu pengerjaan: 20 menit
3. Penalaran Matematika
Tes ini menguji kemampuan peserta dalam berpikir logis dan sistematis dengan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Jumlah soal: 20 butir
Waktu pengerjaan: 42,5 menit
Baca Juga: Biaya Pendaftaran UTBK SNBT 2025 dan Panduan Membayarnya
(ANB)
