news-card-video
30 Ramadhan 1446 HMinggu, 30 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna

Memahami 3 Tugas Imam Sebelum Shalat Berjamaah

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
21 Maret 2023 9:20 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi tugas imam sebelum shalat (Unsplash).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tugas imam sebelum shalat (Unsplash).
ADVERTISEMENT
Imam adalah pemimpin dalam shalat berjamaah. Tidak hanya saat ibadah berlangsung, terdapat pula tugas imam sebelum shalat yang harus dikerjakan.
ADVERTISEMENT
Oleh sebab itu, menurut Ustad Huzeim Miftah dalam buku Pejuang karya Hary Smart, menjadi imam bukanlah tugas yang mudah. Terlebih mereka bertanggung jawab memimpin ibadah umat Islam yang diperintahkan oleh Sang Pencipta.
Lantas apa saja tugas-tugas seorang imam dalam pelaksanaan shalat berjamaah? Berikut informasi lengkapnya.

Tugas-Tugas Imam dalam Shalat Berjamaah

Ilustrasi tugas imam sebelum shalat (Unsplash).
Bukan shalat berjamaah namanya apabila dilakukan tanpa adanya seorang imam. Sebagaimana disampaikan oleh Ibnu Abdin dalam kitab Hasyiyah imam, adalah orang yang shalatnya diikuti orang lain dengan syarat-syarat yang telah ditentukan dalam syariat.
Oleh karenanya menurut Ahmad Sarwat, Lc, M.A dalam buku Ensiklopedia Fikih Indonesia 3: Shalat, ada 9 syarat menjadi imam sholat. Dengan terpenuhinya syarat tersebut, seseorang boleh diberi tugas dan wewenang imam.
ADVERTISEMENT
Adapun tugas dan wewenang imam itu ada enam yang dibagi menjadi, sebelum dan saat shalat. Untuk sebelum shalat ada tiga, yaitu memberikan izin adzan dan ikamah, memeriksa kerapatan dan kelurusan barisan serta memberi informasi tentang shalat.
Sedangkan tugas imam saat shalat berlangsung juga ada tiga, yaitu meringankan shalat, menunggu masbuk, dan istikhlaf.

3 Tugas Imam Sebelum Shalat

Untuk lebih memahami tugas-tugas imam sebelum shalat, berikut penjelasan singkatnya yang dikutip dari buku Ensiklopedia Fikih Indonesia 3: Shalat:

1. Memberikan Izin Adzan dan Ikamah kepada Muazin

Tugas pertama imam sebelum shalat adalah memberikan izin kepada muazin untuk melakukan adzan dan ikamah. Hal ini karena dalam shalat di masjid, imam punya wewenang untuk mengundurkan jadwal shalat berjamaah.
Adapun yang menjadi dasar tugas ini adalah tindakan Bilal bin Rabah ra ketika menjadi muazin Rasulullah. Bilal selalu meminta izin kepada Rasul ketika hendak melakukan adzan dan ikamah.
ADVERTISEMENT
Bilal tak pernah melakukan tugasnya tanpa izin dari Rasulullah. Dari kisah tersebut, seorang muazin harus selalu berkoordinasi dengan imam dalam menjalankan tugasnya.

2. Memeriksa Kerapatan dan Kelurusan Barisan Makmum

Sebelum memulai, imam wajib memeriksa kerapatan dan kelurusan barisan pengikut shalatnya atau para makmum. Biasanya mereka akan memberikan imbauan dengan suara lantang agar seluruh makmum merapikan barisannya.
Adapun dasarnya adalah hadis-hadis berikut ini:
اعْتَدِلُوا فِي صُفُوفِكُمْ وَتَرَاصُوا فَإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي
Artinya: Luruskan barisan kalian dan rapatkan, karena Aku bisa melihat kalian dari balik punggungku. (HR. Bukhari)
إِنَّ النَّبِيِّ ﷺ كَانَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ أَخَذَهُ بِيَمِينِهِ فَقَالَ : اعْتَدِلُوا وَسَرُّوا صُفُوفَكُمْ ثُمَّ أَخَذَهُ بِيَسَارِهِ وَقَالَ : اعْتَدِلُوا وَسَرُّوا صُفُوفَكُمْ
Artinya: Sesungguhnya Nabi SAW bila akan memulai menjadi imam shalat beliau melihat ke kanan dan berkata,“Luruskan barisan kalian.” Dan juga menengok ke kiri sambil berkata,“Luruskan barisan kalian.” (HR. Abu Daud).
ADVERTISEMENT

3. Memberi Informasi tentang Shalat

Tugas satu ini tak kalah pentingnya dari dua tugas lainnya. Terlebih dalam shalat yang akan dikerjakan terdapat hal-hal di luar kebiasaan, misalnya shalat qashar, shalat tarawih dan witir yang punya beberapa variasi.
Oleh sebab itu para imam dianjurkan untuk memberikan informasi mengenai shalat yang akan dikerjakan agar makmum tidak kaget maupun terkecoh. Dengan demikian, harapannya seluruh makmum dapat mengikuti shalat jamaah dengan sempurna.
(NSA).