Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.96.0
Konten dari Pengguna
Memahami Isi Dasa Darma Pramuka dan Trisatya
19 Februari 2024 17:39 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Makna dasa darma pramuka dan trisatya wajib dipahami setiap anggota agar dapat menjalankannya dengan baik. Sebab trisatya dan dasadarma adalah esensi dari organisasi tersebut.
ADVERTISEMENT
Dasa darma merupakan tuntutan organisasi, sedangkan trisatya adalah janji yang dipenuhi para anggotanya. Isi dasa darma dan trisatya pramuka telah diatur dalam AD/ART Pramuka.
Untuk mengetahui makna dasa darma pramuka dan trisatya? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut.
Dasa Darma Pramuka
Dasa darma berasal dari Bahasa Sansekerta. “Dasa” artinya sepuluh, sedangkan “darma” mempunyai arti perbuatan terpuji dan mulia.
Dasa darma adalah sepuluh tindakan mulia yang perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dikutip dari Buku Saku Pandu Bermutu oleh Rumisih (2022), dasa darma memuat nilai-nilai moral yang menjadi pedoman untuk bertingkah laku dan mengerjakan tugas. Berikut ini isi dasa darma pramuka.
ADVERTISEMENT
Selain berfungsi sebagai pedoman atau kode etik, dasa darma pramuka juga mempunyai peran sebagai landasan gerakan pramuka untuk menggapai tujuan-tujuan organisasi . Di antaranya menghasilkan generasi muda yang mampu memaksimalkan setiap potensi dalam dirinya, baik itu intelektual, spiritual, sosial, dan fisik.
Makna Trisatya
Trisatya secara harfiah berarti tiga janji atau kesetiaan. Sam Rizky dalam bukunya Mengenal Dunia Pramuka Indonesia oleh (2012) mendefinisikan trisatya sebagai janji atau kode moral yang wajib dilaksanakan oleh masing-masing anggota.
Ketiga janji tersebut mengandung nilai-nilai spiritual, nasionalisme , dan kemanusiaan. Janji trisatya ini diucapkan saat pelantikan penggalang, penegak, dan pandega.
Trisatya sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yakni trisatya penggalang dan trisatya penegak dan pandega. Berikut perbedaan isi keduanya.
ADVERTISEMENT
1. Isi Trisatya Penggalang
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
2. Isi Trisatya Penegak dan Pandega
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
(GLW)