Konten dari Pengguna

Memahami Tugas River of Life P5 dan Cara Membuatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami Tugas River of Life P5 dan Cara Membuatnya. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Memahami Tugas River of Life P5 dan Cara Membuatnya. Foto: Pexels

River of Life P5 merupakan salah satu tugas dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang ada di Kurikulum Merdeka. Meski dikategorikan tugas, tapi River of Life (Sungai Kehidupan) sebenarnya lebih cocok disebut sebagai latihan untuk mengasah kreativitas. Hal ini karena siswa hanya diminta untuk menggambar mengenai kehidupannya.

Selain itu, tidak ada ketentuan atau pakem untuk menilai tugas River of Life sebagaimana tugas matematika atau mata pelajaran lainnya. Pada dasarnya, tugas ini memang dibuat bukan untuk dinilai, tapi membantu guru memahami karakter dan pola pikir siswa.

Tugas ini juga dapat membantu guru mengindentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki siswa. Kemudian mengarahkan atau memotivasi mereka ke arah hidup yang lebih baik.

Apa Itu River of Life P5?

Apa Itu River of Life P5. Foto: Pexels

River of Life merupakan sebuah metode visual untuk merencanakan kehidupan di masa depan. Metode ini pertama kali dikenalkan oleh seorang psikolog Amerika bernama Dr. Thomas Leonard pada tahun 1990-an. Setelah itu, metodenya disempurnakan oleh Stephen Covey di dalam bukunya yang berjudul The Seven Habits of Highly Effective People.

Di dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), metode ini digunakan siswa untuk menjelaskan kehidupannya, mulai dari lahir hingga sekarang. Kemudian siswa diminta memproyeksikan kehidupannya dalam 5 atau 10 tahun ke depan. Semua penjelasan tersebut harus disertai ilustrasi atau gambar.

Menurut laman Steps Centre, metode ini mungkin tidak selalu efektif dalam membantu siswa merencanakan kehidupan. Namun, setidaknya metode ini dapat mendorong dan menciptakan ruang bagi siswa untuk mendiskusikan pengalamannya hidupnya dengan orang lain.

Berbagi pengalaman dapat menjadi cara untuk melatih simpati dan mempererat pertemanan. Ini juga bisa dimanfaatkan guru untuk lebih mengenal siswa secara pribadi, sehingga mampu membimbing dengan baik di masa depan.

Baca Juga: Komponen Modul Ajar Kurikulum Merdeka dan Cara Menyusunnya

Cara Menggambar River of Life P5

Cara Menggambar River of Life P5. Foto: Pexels

Untuk mengerjakan tugas River of Life P5, siapkan selembar kertas gambar yang cukup besar serta pulpen, spidol, cat warna, dan alat lainnya yang mendukung kegiatan menggambar kamu.

Setelah itu, gambar perjalanan kehidupanmu seperti sebuah sungai yang mengalir. Di sungai itu, kamu bisa mengibaratkan diri menjadi apa saja, misalnya selembar daun, kapal, ikan paus, cumi-cumi, kepiting, lumba-lumba. Intinya, pilih benda atau hewan yang bisa mengalir atau mengarungi sungai.

Di sepanjang sungai itu, ada tiga fase yang harus kamu lalui, yaitu masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Jelaskan ketiga fase tersebut dengan rinci. Kamu bisa menggunakan narasi yang dilengkapi dengan ilustrasi.

Gambarkan tentang keluarga, teman, pendidikan, dan orang-orang terdekat lainnya dalam hidupmu. Selain itu, deskripsikan masalah terberat yang pernah atau sedang kamu alami.

Jika masalah itu sudah selesai, jangan lupa jelaskan solusi yang kamu gunakan untuk menanganinya. Rincikan pula mengenai hobi, prestasi, dan rencana-rencanamu di masa depan.

(DEL)