Menerka Pekerjaan Ideal Menurut Weton Jawa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdasarkan weton Jawa, peruntungan manusia selama hidup dapat diprediksi melalui hitungan hari kelahiran. Tidak terkecuali dengan pekerjaan. Weton dapat dijadikan referensi untuk menerka pekerjaan yang cocok sehingga potensi kesuksesan dan rezeki dapat dimaksimalkan.
Cara perhitungannya adalah dengan mengkombinasikan hari lahir dan pasaran seseorang. Agar tidak penasaran, berikut langkah menghitung weton pekerjaan yang kami rangkum secara khusus untuk kamu. Siapa tahu kamu mendapat inspirasi dari perhitungan ini.
Menggunakan Neptu Hari Kelahiran
Kamu harus tahu neptu hari kelahiran terlebih dahulu. Neptu didasarkan pada 7 hari dalam seminggu, yaitu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu. Masing-masing hari memiliki angkanya sendiri.
Menggunakan Neptu Pasaran Kelahiran
Setelah neptu hari kelahiran, langkah selanjutnya adalah mengetahui neptu pasaran kelahiran. Ini didasarkan pada hari menurut adat Jawa, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Nilai neptu pasaran adalah sebagai berikut:
Menghitung Neptu
Misal wetonmu adalah Kamis Legi. Jadi, jumlah neptu adalah 13, diperoleh dari hasil penjumlahan neptu Kamis 8 + neptu Legi 5 = 13
Langkah selanjutnya adalah membagi jumlah neptu (dibagi 8). Alasan mengapa dibagi 8 adalah karena angka 8 merupakan jumlah jatuhnya hitungan mencari pekerjaan yang cocok menurut weton kelahiran.
Jadi, Neptu 13, dibagi 8 ketemu hasil adalah 1, dan sisa dari penjumlahan adalah 5. Gunakan angka sisa ini untuk langkah berikutnya berdasarkan tabel sisa weton.
Menghitung primbon Jawa untuk Pekerjaan
Mata. Weton lahir yang mempunyai lambang mata adalah Minggu Wage, Senin Legi, Kamis Pahing dan Sabtu Kliwon. Cocok bila bekerja sebagai tukang kayu, pedagang, desainer, arsitek, model dan artis.
Irung (Jumat Wage, Ahad Legi, Selasa Pon dan Sabtu Pahing). Cocok bila bekerja sebagai guru, peternak, pengusaha daging, dan tukang batu atau mandor bangunan.
Cangkem (Rabu Wage, Jumat Legi, Senin Pon dan Selasa Kliwon). Cocok bila bekerja sebagai pedagang.
Kuping (Kamis Wage, Rabu Legi, Minggu Pon, Senin Kliwon, dan Selasa Pahing). Cocok bila bekerja sebagai penjahit, pedagang, pemimpin (segala bidang), Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan, peneliti.
Tangan (Sabtu Wage, Kamis Legi, Jumat Pon, Ahad Kliwon dan Senin Pahing). Cocok bila bekerja sebagai petani, seniman dan pedagang.
Dubur (Sabtu Legi, Rabu Pon, Jumat Kliwon dan Minggu Pahing) Cocok bila bekerja sebagai dokter, tukang kayu, pedagang dan karyawan.
Sikil (Selasa Wage, Kamis Pon, Rabu Kliwon dan Jumat Pahing) pekerjaan yang paling cocok adalah sebagai petani, peternak, spiritualis, seniman, dokter, guru, kyai dan pemimpin segala bidang.
Tungkak (Senin Wage, Selasa Legi, Sabtu Pon, Kamis Kliwon, dan Rabu Pahing). Cocok bila bekerja sebagai guru, dosen, peternak dan pengusaha bidang pertanahan dan bangunan.
Baca juga: Cara Cek Kecocokan Pasangan dan Rezeki dengan Weton Jawa
(ERA)
