Mengapa Keanekaragaman Gen Penting bagi Suatu Spesies?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap makhluk hidup memiliki DNA yang berperan sebagai penyimpan utama informasi genetik. Meskipun berasal dari spesies yang sama, setiap individu memiliki susunan DNA yang berbeda sehingga memunculkan ciri khas masing-masing. Perbedaan tersebut dikenal sebagai keanekaragaman genetik.
Keanekaragaman genetik memengaruhi berbagai karakteristik makhluk hidup, mulai dari bentuk fisik, warna mata, tinggi badan, hingga rasa dan warna pada buah. Perbedaan tersebut menciptakan variasi di antara individu dalam satu spesies.
Selain menghasilkan perbedaan karakteristik, keanekaragaman gen juga menjadi aspek penting dalam keberlangsungan hidup suatu spesies. Lantas, apa saja alasan yang membuat keanekaragaman gen begitu penting bagi suatu spesies? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pentingnya Keanekaragaman Gen pada Suatu Spesies dan Kelangsungan Ekosistem
Mengacu pada jurnal The Importance of Genetic Diversity in Conservation Biology karya Manoj Kumar, berikut penjelasan mengenai pentingnya keanekaragaman gen bagi suatu spesies:
1. Meningkatkan Kemampuan Beradaptasi
Keanekaragaman gen menghasilkan variasi sifat yang dimiliki setiap individu dalam suatu spesies. Variasi tersebut memungkinkan sebagian individu memiliki karakteristik yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan. Dengan begitu, peluang untuk bertahan hidup dan berkembang biak menjadi lebih besar.
Dalam jangka panjang, proses ini mendukung seleksi alam dan membantu spesies beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Bahkan, perubahan yang berlangsung dalam waktu sangat lama dapat berkontribusi terhadap terbentuknya spesies baru melalui proses evolusi.
2. Meningkatkan Ketahanan terhadap Penyakit
Keanekaragaman gen juga berperan penting dalam membantu suatu populasi menghadapi serangan penyakit. Populasi dengan variasi gen yang tinggi cenderung memiliki individu dengan tingkat ketahanan yang berbeda-beda sehingga tidak semua akan terdampak oleh penyakit yang sama.
Sebaliknya, populasi dengan keanekaragaman gen yang rendah lebih rentan mengalami penyebaran penyakit secara luas. Kondisi tersebut dapat menurunkan jumlah populasi, bahkan meningkatkan risiko kepunahan apabila wabah terjadi secara terus-menerus.
3. Menjaga Ketahanan Ekosistem
Selain bermanfaat bagi suatu spesies, keanekaragaman gen juga mendukung kestabilan ekosistem secara keseluruhan. Spesies yang memiliki variasi genetik lebih baik mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan sehingga tetap dapat menjalankan perannya dalam ekosistem.
Hal ini membuat ekosistem lebih tangguh dalam menghadapi berbagai gangguan yang dapat mengancam kelangsungan hidup makhluk hidup, seperti:
Perubahan iklim, yang dapat mengubah suhu, curah hujan, maupun pola musim.
Kerusakan habitat akibat aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan alih fungsi lahan.
Pencemaran lingkungan, baik di darat, air, maupun udara yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.
4. Mendukung Produksi Pertanian
Dalam bidang pertanian, keanekaragaman gen menjadi modal penting untuk menghasilkan tanaman yang lebih unggul. Beragam varietas tanaman memiliki karakteristik yang berbeda, misalnya lebih tahan terhadap hama, penyakit, kekeringan, atau kondisi cuaca tertentu.
Keberagaman tersebut membantu petani memilih varietas yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan budidaya. Selain meningkatkan produktivitas, keanekaragaman gen juga berperan dalam menjaga ketahanan pangan di tengah perubahan iklim dan ancaman hama maupun penyakit tanaman.
Baca Juga: Mengenal Keanekaragaman Hayati dan Manfaatnya untuk Kehidupan
(ANB)
