Mengapa Kita Harus Berdoa? Ini Alasan dan Keutamaannya dalam Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa merupakan wujud permohonan seorang hamba kepada Allah Yang Maha Kuasa. Ia dapat menyampaikan apa saja kepada Rabbnya bahkan hal sekecil apa pun.
Islam memerintahkan kaum Muslimin untuk bersikap optimis dan penuh pengharapan kepada Allah. Umat Muslim juga dianjurkan untuk berdoa dalam keadaan apa saja, baik susah, mudah, sedih, bahagia, sempit, ataupun lapang.
Sehingga, tidak ada satu hari pun yang terlewatkan tanpa berdoa kepada Allah SWT. Hendaknya umat Muslim menyerahkan segala urusan, baik akhirat maupun duniawi, sepenuhnya kepada-Nya.
Mengapa kita harus berdoa? Untuk mengetahui alasannya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.
Baca Juga: 5 Doa agar Dia Menjadi Jodoh Kita untuk Diamalkan Umat Muslim
Mengapa Kita Harus Berdoa?
Jika dipanjatkan dengan hati yang tulus dan ikhlas, doa bisa membawa keutamaan bagi seorang Muslim. Tujuan berdoa yaitu untuk memohon sesuatu kepada Allah SWT.
Di sisi lain, doa juga bisa menjadi wujud peribatan seorang hamba kepada Tuhannya. Dirangkum dari Ensiklopedia Hak dan Kewajiban dalam Islam karya Yusuf Mahmud Abu Aziz (2017), berikut beberapa alasan mengapa kita harus berdoa:
1. Doa adalah bentuk ketaatan
Doa menjadi lambang ketaatan seorang hamba kepada Allah. Dalam Surat Ghafir ayat 60, Allah SWT berfirman: “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”
2. Doa menyelamatkan dari kesombongan
Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembahKu akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghafir: 60)
3. Doa sangat disukai Allah
Dari Ibnu Mas’ud, secara marfu’ ia berkata: “Mohonlah sebagian karunia Allah. Karena sesungguhnya Allah wajib untuk dipinta.” (HR. Tirmidzi)
4. Doa sarana melapangkan dada
Doa dapat menghilangkan kesusahan, menepis dukacita, dan memudahkan segala urusan. Mengutip kitab ‘Uyun Al-Akhbar, ada sebuah syair yang mengatakan: “Aku selalu berdoa kepada Allah saat urusanku sulit dan tidak terbuka. Tidak sedikit pemuda yang menderita kesempitan, ternyata dengan berdoa kepada Allah ia menemukan jalan keluar.”
5. Doa menahan murka Allah
Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Orang paling lemah adalah orang yang tidak mampu berdoa dan orang paling kikir adalah orang yang kikir dalam mengucapkan salam.” (HR. Ibnu Hibban)
6. Doa adalah ibadah
Sesungguhnya doa bernilai ibadah. Nu’man bin Basyir menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Doa adalah ibadah”. Kemudian, beliau membacakan Surat Ghafir ayat 60.
Berdasarkan hadits tersebut, para ulama menegaskan bahwa orang tidak mau berdoa kepada Allah dikategorikan sebagai orang yang sombong. Ia terancam masuk neraka dalam keadaan hina.
7. Doa adalah amalan yang mulia
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa.” (HR. Tirmidzi)
Hadits tersebut menjelaskan tentang kemuliaan doa. Syaikh Al-Mubarakfuri mengatakan bahwa doa sejatinya adalah ibadah qauliyyah (ucapan) yang memiliki kedudukan utama di sisi Allah.
Baca Juga: 4 Bacaan Doa Pasrah kepada Allah Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian doa?

Apa pengertian doa?
Doa merupakan wujud permohonan seorang hamba kepada Allah Yang Mahakuasa.
Apa hukum berdoa dalam Islam?

Apa hukum berdoa dalam Islam?
Umat Muslim dianjurkan untuk berdoa dalam keadaan apa saja, baik susah, mudah, sempit, atau lapang.
Apa keutamaan berdoa?

Apa keutamaan berdoa?
Dapat menyelamatkan dari kesombongan, dapat melapangkan dada, sangat disukai Allah, dan masih banyak lagi.
