Konten dari Pengguna

Mengapa Pancasila Dijadikan Ideologi Bangsa? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang memuat nilai-nilai penting. Di antaranya Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan. Nilai tersebut bersifat mono pluralis atau satu kesatuan utuh.

Selain menjadi dasar negara, Pancasila juga turut dijadikan ideologi bangsa. Kelima sila tersebut dipakai sebagai acuan masyarakat Tanah Air untuk bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.

Lantas, mengapa Pancasila dijadikan ideologi bangsa? Simak penjelasannya berikut ini.

Ilustrasi Pancasila. Foto: Ideapers

Pengertian dan Bunyi Pancasila

Mengutip buku Memahami Pancasila yang ditulis oleh Fais Yonas Bo'a dan Sri Handayani RW (2019), Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu panca yang artinya lima dan syila yang berarti dasar.

Jika diartikan secara keseluruhan, Pancasila berarti batu sendi yang lima, berdasarkan lima, atau lima dasar. Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh Soekarno pada Sidang Pertama Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) 1 Juni 1945.

Berikut adalah bunyi Pancasila:

  • Ketuhanan Yang Maha Esa.

  • Kemanusiaan yang adil dan beradab.

  • Persatuan Indonesia.

  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila memiliki dua kepentingan, antara lain adalah:

1. Pedoman Kehidupan

Pancasila diharapkan mampu menjadi pedoman masyarakat dalam menjalani kehidupannya. Mulai dari berkeluarga, bermasyarakat, hingga berbangsa.

2. Dasar Negara

Pancasila diharapkan dapat menjadi dasar negara bangsa Indonesia. Segala tatanan kenegaraan dalam hukum, politik, ekonomi, ataupun sosial masyarakat harus mengacu pada Pancasila.

Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock

Mengapa Pancasila Dijadikan Ideologi Bangsa?

Mengutip Jurnal Pancasila Sebagai Ideologi Negara dan Relevansinya dengan Kondisi Saat Ini tulisan Choilisin (2011), ideologi merupakan pandangan, keyakinan, cita-cita, dan nilai yang hendak diwujudkan dalam kenyataan hidup konkret.

Pancasila dijadikan sebagai ideologi bangsa karena kelima sila di dalamnya bukan merupakan hasil pemikiran seseorang atau sekelompok orang.

Namun, Pancasila diangkat dari nilai adat istiadat, nilai kebudayaan, dan nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara.

Dengan kata lain, unsur-unsur yang membentuk Pancasila diangkat dari pandangan masyarakat Indonesia sendiri.Unsur tersebut diangkat dan dirumuskan oleh pendiri negara. Sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa.

Di sisi lain, Pancasila juga mengandung doktrin, ajaran, teori, dan ilmu tentang cita-cita bangsa yang disusun secara sistematis dan diyakini kebenarannya. Sehingga dapat dijadikan ideologi bangsa.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Itu Pancasila?

chevron-down

Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang memuat lima dasar.

Apa Saja Bunyi Pancasila?

chevron-down

Bunyi Pancasila, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Mengapa Pancasila Dijadikan Ideologi Bangsa?

chevron-down

Pancasila dijadikan sebagai ideologi bangsa karena kelima sila itu mengandung pandangan masyarakat Indonesia.