Konten dari Pengguna
Mengembuskan Napas Terakhir di RS PON, Epy Kusnandar Sakit Apa?
4 Desember 2025 10:42 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Mengembuskan Napas Terakhir di RS PON, Epy Kusnandar Sakit Apa?
Epy Kusnandar mengembuskan napas terakhir di RS PON pada 3 Desember 2025 pukul 14.24 WIB. Sebenarnya, Epy Kusnandar sakit apa? Simak informasinya berikut ini.Berita Hari Ini
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dunia hiburan Tanah Air diselimuti duka karena kehilangan salah satu aktor terbaiknya. Epy Kusnandar, aktor yang berperan sebagai Kang Mus di sinetron Preman Pensiun, meninggal dunia pada 3 Desember 2025 pukul 14.24 WIB.
ADVERTISEMENT
Kabar duka ini disampaikan oleh istri Epy, Karina Ranau, lewat Instagram pribadinya @karinaranau9 pada Rabu (3/12). Karina juga mengungkapkan lokasi pemakaman suaminya.
"Rumah duka: Harmony Residence 88 Jalan Pasir Jagakarsa Jakarta Selatan. Dimakamkan di TPU Jeruk Purut, 4 Desember 2025, pukul 08.00 WIB," tulis Karina di unggahan Instagramnya.
Sebenarnya, Epy Kusnandar sakit apa hingga mengembuskan napas terakhir di usia 61 tahun? Simak informasinya berikut ini.
Epy Kusnandar Sakit Apa?
Sebelum meninggal dunia, Epy Kusnandar sempat dirawat di rumah sakit Pusat Otak Nasional (PON). Saat dibawa ke RS pada Rabu subuh (3/12), aktor senior itu telah mengalami penurunan kesadaran. Hal ini disampaikan putra Epy, Damar Rizal Marzuki.
"Kejadian fatalnya tadi subuh. Ketika, kalau kata Bunda bilang ditemukan ya di bawah kasur gitu. Berarti kan dari tidur, udah gelisah, dan pingsan jatuh ke bawah. Dari kasur ya, kasur springbed yang biasa ya," kata Damar di rumah duka Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (3/12), dikutip dari kumparanHits.
ADVERTISEMENT
Sebelum dilarikan ke RS, sebenarnya Epy telah berkali-kali menunjukkan gejala mengkhawatirkan. Mulai dari keluhan sakit kepala, muntah, hingga beberapa kali pingsan. Namun, ia menolak ke RS karena kondisinya mulai membaik.
Sayangnya, mendadak terjadi penurunan kesadaran lagi setelah sebelumnya muntah-muntah. Hal ini membuat keluarga panik dan segera membawanya ke rumah sakit.
“Kondisinya udah muntah gitu. Udah muntah. Langsung makanya itu panik karena enggak sadar, langsung dibawa yang tadi, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional," ucap Damar.
Menurut penuturan dokter, Epy mengalami penyumbatan di batang otak. Meski telah mendapatkan penanganan medis maksimal, keadaannya memburuk dan bahkan sempat memasuki kondisi semi koma.
Damar mengungkapkan bahwa ayahnya memang pernah terkena tumor otak. Namun, telah dinyatakan sembuh setelah menjalani pengobatan alternatif.
ADVERTISEMENT
"Kondisinya (waktu itu) enggak sekritis kemarin. Ada benjolan, dan emang udah disuruh pulang. Dan terserah mau berobatnya gimana, milih alternatif, itu udah sembuh," ujarnya.
Epy tidak bertahan lama setelah dilarikan ke RS PON. Pada siang harinya, ia resmi dinyatakan berpulang.
"Ya akhirnya di pukul 14:24 dinyatakan detak jantung berhenti dan napas... napas berpulang," kata Damar.
Kamis pagi ini (4/12), Epy telah dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Karina Ranau menyampaikan terima kasih dan memohon maaf atas segala kesalahan suaminya semasa hidupnya.
"Saya sebagai mewakili keluarga, sebagai istri yang menemaninya 22 tahun, mohon maaf kepada semua yang mengenal suami saya, yang mengenal Papi kami, jika selama hidupnya ia punya salah, punya kata-kata atau lisan, atau sikap yang kurang berkenan," ucap Karina di TPU Jeruk Purut, dikutip dari kumparanHits.
ADVERTISEMENT
"Mohon dimaafkan, dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya, agar perjalanan beliau ke surga-Nya Allah diberikan kelancaran. Amin," tambahnya.
(DEL)

