Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu SNBT, Tujuan, dan Materi yang Diujikan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peserta ujian SNBT. Foto: DimaBerlin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peserta ujian SNBT. Foto: DimaBerlin/Shutterstock

SNBT adalah singkatan dari Seleksi Nasional Berdasarkan Tes. Sesuai namanya, ini merupakan proses seleksi yang dilakukan untuk memilih calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) Indonesia melalui tes.

Tahun ini, pelaksanaan SNBT dibagi dalam dua gelombang, gelombang I dilaksanakan pada 8-14 Mei 2023 dan gelombang II pada 22-28 Mei 2023. Sementara itu, hasil SNBT 2023 baru akan diumumkan pada 20 Juni 2023 mendatang.

Ujian Tulis Berbasis Komputer-SNBT alias UTBK-SNBT ini merupakan pengganti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang telah resmi dihapus.

Apa yang Dimaksud UTBK SNBT?

Ilustrasi SNBT. Foto: exam student/Shutterstock

UTBK-SNBT adalah seleksi nasional yang dilakukan berdasarkan tes skolastik berbasis komputer. Mengutip laman halo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id, tes ini dilakukan guna mengukur potensi kognitif, penalaran matematika, serta literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Hadirnya SNBT sebagai pengganti SBMPTN diharapkan dapat mendorong siswa agar fokus mengembangkan kemampuan nalar dan pemecahan masalah alih-alih mengandalkan kemampuan hafalan.

Ujian ini juga membuka kesempatan bagi semua calon mahasiswa dari latar belakang ekonomi dan sekolah yang berbeda-beda untuk mendaftar di perguruan tinggi yang sama. Dengan demikian, mereka dapat bersaing secara sehat agar bisa lolos di kampus impian masing-masing.

UTBK-SNBT 2023 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat) serta lulusan Paket C tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan umur maksimal 25 tahun.

Apa Tujuan SNBT?

Ilustrasi SNBT. Foto: Pixabay

SNBT dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut:

  • Memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu.

  • Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel yaitu memilih lokasi dan waktu tes.

  • Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih PTN Akademik, PTN Vokasi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Agama Islam (PTKIN) secara lintas wilayah.

  • Menyeleksi calon mahasiswa berdasarkan hasil UTBK dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama PTN Akademik, PTN Vokasi, dan PTKIN.

Baca juga: Jadwal dan Tanggal Pengumuman SNBT 2023 Lengkap

SNBT Meliputi Apa Saja?

Ilustrasi peserta SNBT. Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Secara garis besar, tes SNBT meliputi tiga komponen ujian, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS), Penalaran Matematik, serta Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Total ada 155 butir soal yang dihadapi peserta SNBT. Berikut rincian materi soalnya.

1. Tes Potensi Skolastik (TPS)

TPS merupakan tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa, yakni kemampuan penalaran dan pemahaman umum, kemampuan kuantitatif, juga kemampuan memahami bacaan dan tulisan. Kemampuan ini diperlukan agar siswa dapat berhasil dalam pendidikan formal, khususnya pendidikan tinggi.

TPS terbagi menjadi empat subtes, yaitu:

a. Penalaran Umum

Mengutip laman framework-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id, ini adalah tes yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan bernalar secara abstrak. Subtes ini terdiri dari tiga komponen, yaitu:

  • Penalaran Induktif, yaitu kemampuan mengamati fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk menemukan prinsip dan aturan yang mendasarinya.

  • Penalaran Deduktif, yaitu kemampuan bernalar secara logis menggunakan premis-premis dan prinsip-prinsip yang telah diketahui sebelumnya.

  • Penalaran Kuantitatif, yaitu kemampuan berpikir yang melibatkan kuantitas, hubungan matematika sederhana, yang melibatkan penggunaan operator aritmetika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

b. Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Peserta mengikuti UTBK. Foto: Biro Komunikasi IPB

Tes ini bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam memahami dan mengomunikasikan pengetahuan yang dianggap penting di lingkungan budaya Indonesia. Tes Pengetahuan dan Pemahaman Umum juga melibatkan keterampilan dalam berbahasa, menggunakan kata, hingga keluasan dan kedalaman pengetahuan umum.

c. Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis

Tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan dasar dalam membaca, kelancaran membaca, dan keterampilan menulis siswa. Kemampuan ni diperlukan untuk dapat memahami bahasa tulis dan mengekspresikan pikiran melalui tulisan.

d. Pengetahuan Kuantitatif

Tes pengetahuan kuantitatif bertujuan menguji kedalaman pengetahuan siswa terkait matematika dan kemampuan menggunakan informasi kuantitatif serta memanipulasi simbol-simbol angka. Kemampuan ini mencakup pemahaman tentang ukuran perhitungan matematika, pemecahan masalah matematika, dan pengetahuan umum matematika.

Baca juga: Latihan Soal UTBK SNBT 2023 Pengetahuan Kuantitatif dan Kunci Jawaban

2. Tes Literasi

Suasana Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Literasi didefinisikan sebagai kemampuan menulis dan membaca serta mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup. Terdapat dua tes literasi yang diujikan di UTBK-SNBT, yaitu Tes Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Kedua tes tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, merenungkan, dan berinteraksi secara aktif dan berkelanjutan (engage) dengan teks. Teks yang disajikan mencakup berbagai bidang, mulai dari ilmu pengetahuan alam, teknologi, ilmu pengetahuan sosial, dan humaniora.

3. Penalaran Matematika

Penalaran matematika adalah kemampuan individu untuk melakukan penalaran secara matematis yang ditunjukkan melalui kemampuan dalam merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan permasalahan atau informasi yang melibatkan aspek kuantitatif.

Tes ini dilakukan untuk menguji kemampuan siswa dalam membuat keputusan yang tepat berdasarkan penalaran sistematis, analitis, dan logis. Secara garis besar, materi penalaran matematika meliputi:

  • Bilangan

  • Pengukuran dan geometri

  • Data dan ketidakpastian

  • Aljabar

(ADS)

Baca juga: Kumpulan Contoh Soal SNBT 2023 untuk Persiapan Ujian

Frequently Asked Question Section

UTBK SNBT terdiri dari apa saja?
chevron-down

Secara garis besar, tes SNBT meliputi tiga komponen ujian, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS), Penalaran Matematik, serta Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Materi TPS 2023 Apa Saja?
chevron-down

TPS terbagi menjadi empat subtes, yaitu Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis, dan Pengetahuan Kuantitatif.

Soal SNBT ada berapa?
chevron-down

Total ada 155 butir soal yang dihadapi peserta SNBT.