Mengenal Digital Nomad dan Jenis-jenis Pekerjaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan teknologi digital yang kian pesat membuat berbagai hal menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan beberapa dekade lalu. Kemudahan ini memengaruhi banyak aspek kehidupan, mulai dari komunikasi hingga pekerjaan.
Kini, masyarakat mengenal gaya kerja baru yang lebih fleksibel dan tak terikat oleh ruang dan waktu. Istilah digital nomad pun muncul dan dipilih sebagai gaya hidup baru, khususnya oleh generasi muda.
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan digital nomad? Yuk, simak pengertian, praktik, dan jenis-jenisnya dalam artikel berikut ini.
Pengertian Digital Nomad
Dalam jurnal Knowledge Management pada Digital Nomadism untuk Peningkatan Gig Economy (2022) karya Adriyeni dan Yeni Melia, dijelaskan bahwa digital nomad adalah individu yang bekerja dengan mengandalkan teknologi digital dari lokasi mana pun, tanpa terikat waktu dan tempat.
Sederhananya, digital nomad dapat diartikan sebagai individu yang bekerja secara fleksibel melalui internet. Mereka bisa berprofesi sebagai pemilik usaha, freelancer, atau karyawan remote yang menjalankan pekerjaannya dari mana saja.
Gaya kerja ini tentu memberikan kebebasan kepada digital nomad untuk menetap di berbagai lokasi, sambil tetap bekerja dan memperoleh penghasilan. Menjadi digital nomad terasa semakin mudah berkat adanya kemajuan teknologi.
Mengutip buku berjudul Implementasi THK untuk Meningkatkan Niat Berkunjung Kembali Wisatawan oleh Hanugerah Kristiono, dkk., (2023), terdapat dua macam kategori digital nomad, yaitu workation dan bleisure.
Workation merupakan gabungan antara aktivitas kerja dan liburan di satu waktu dan tempat, sedangkan bleisure adalah kombinasi antara perjalanan bisnis dengan waktu santai untuk menikmati destinasi yang dikunjungi.
Jenis-jenis Pekerjaan Digital Nomad
Banyak generasi muda memilih jalur karier sebagai digital nomad karena berbagai alasan, seperti kenyamanan, penghematan biaya transportasi, serta keinginan menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan (work-life balance)
Seiring meningkatnya minat terhadap gaya hidup ini, beragam jenis pekerjaan fleksibel pun muncul. Mengutip buku Keselamatan dan Kerja (K3) Pekerja Digital Nomad (2023) karya Adi Saputra dkk., berikut jenis-jenis pekerjaan yang dapat dikategorikan sebagai digital nomad:
Freelancer: Seorang pekerja lepas dengan profesi seperti penulis, web programmer, atau media sosial spesialis yang mengelola aset klien dengan membuat kampanye online atau konten.
Profesional Mandiri: Mereka yang menjalani profesi secara mandiri, seperti konsultan, akuntan, atau penasihat hukum yang memberikan pelayanan sesuai keahlian mereka.
Entrepreneur: Seorang pengusaha yang mengelola tim dari jarak jauh menggunakan berbagai alat digital untuk menjalankan operasional bisnis mereka.
Penjual Produk Digital: Individu yang menjual produk digital, seperti e-book, panduan, website, seni cetak, dan berbagai produk kreatif lainnya.
YouTuber atau Influencer: Seseorang yang menghasilkan konten untuk platform digital seperti YouTube atau TikTok dan memperoleh pendapatan melalui jumlah penonton, subscriber, serta sponsor.
Baca juga: 5 Manfaat Pendidikan Berwawasan Lingkungan untuk Anak
(RK)
