Konten dari Pengguna

Mengenal Honeymoon Cystitis, Penyakit yang Mesti Diwaspadai Pengantin Baru

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Honeymoon Cystitis. Foto: Vadym Pastukh/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Honeymoon Cystitis. Foto: Vadym Pastukh/Shutterstock

Honeymoon cystitis adalah salah satu masalah kesehatan yang heboh diperbincangkan di media sosial belakangan ini. Kehebohan berawal dari unggahan TikTok @dian_salma00 yang mengatakan dirinya dilarikan ke UGD sepekan setelah menikah.

Di kolom caption, dia menerangkan bahwa dirinya terdiagnosis honeymoon cystitis. Unggahan ini sangat viral, terbukti dari jumlah views-nya yang mencapai 11 juta per hari ini, Senin, 4 November 2025.

Kolom komentarnya juga dibanjiri beragam reaksi dari netizen. Ada yang melontarkan lelucon, memberikan edukasi tambahan, dan banyak pula yang turut menceritakan pengalaman serupa.

Sebenarnya, apa itu honeymoon cystitis? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apa itu Honeymoon Cystitis?

Ilustrasi Honeymoon Cystitis. Foto: Backgroundy/Shutterstock

Honeymoon cystitis sebenarnya bukan istilah medis, melainkan ungkapan populer untuk menyebut penyakit infeksi saluran kemih (ISK) yang muncul di masa awal pernikahan atau di momen bulan madu.

Merujuk Cleveland Clinic, honeymoon cystitis adalah peradangan pada kandung kemih. Biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri ISK yang hidup di area sekitar anus.

Infeksi ini lebih sering dialami perempuan, karena saat berhubungan intim, bakteri ISK yang ada di sekitar anus bisa terbawa ke depan, dekat dengan saluran tempat urine keluar dari kandung kemih (uretra).

Perlu diketahui, uretra perempuan itu pendek, yakni sekitar 3 hingga 4 cm. Sedangkan laki-laki memiliki uretra yang panjangnya sekitar 20 cm.

Nah, karena uretra perempuan pendek, bakteri ISK bisa berpindah dengan mudah dari uretra ke kandung kemih, lalu berkembang biak di sana. Inilah mengapa perempuan lebih rentan terkena honeymoon cystitis dibandingkan laki-laki.

Gejala ISK

Berikut gejala honeymoon cystitis atau ISK yang mesti diwaspadai menurut Cleveland Clinic:

  • Buang air kecil lebih sering dari biasanya, meskipun tidak banyak yang keluar. Beberapa orang bahkan sampai tidak dapat menahan keinginan buang air kecil.

  • Muncul nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil.

  • Perubahan pada urine, biasanya berwarna lebih gelap atau berbau tidak sedap.

Jika infeksi menyebar ke ginjal, Anda mungkin juga akan mengalami:

  • Demam

  • Panas dingin

  • Mual dan muntah

  • Nyeri pinggang

Cara Mencegah ISK untuk Pengantin Baru

Ilustrasi Pasangan Pengantin Baru. Foto: Q88/Shutterstock

Bagi pengantin baru yang ingin menikmati masa bulan madu dengan nyaman, lakukan langkah pencegahan honeymoon cystitis yang dikutip dari Everyday Health berikut ini:

  • Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim. Tujuannya untuk membersihkan sistem pencernaan dan mencegah bakteri yang telah memasuki saluran kemih berkembang biak.

  • Bersihkan area genital dan anus dengan cara mengusap dari depan ke belakang. Lakukan sebelum dan sesudah berhubungan intim.

  • Tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup, terutama setelah berhubungan intim. Tindakan ini akan membantu membersihkan saluran kemih dari bakteri yang tidak diinginkan.

  • Gunakan pelumas, karena gesekan saat berhubungan intim dapat mengiritasi uretra.

  • Jika Anda memiliki riwayat ISK, sebaiknya hindari metode KB diafragma dan spermisida. Metode tersebut dapat mempermudah masuknya bakteri ke area kewanitaan dan membunuh bakteri sehat yang mengendalikan kuman penyebab infeksi.

Baca Juga: 5 Alasan Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Penyakit Jantung

(DEL)