Konten dari Pengguna

Mengenal Islam Wasathiyah, Prinsip, dan Ciri-Ciri Umat yang Mengamalkannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengamalkan Islam wasathiyah. Foto: FS Stock/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengamalkan Islam wasathiyah. Foto: FS Stock/Shutterstock

Islam wasathiyah merupakan ajaran ulama yang selama ini dianut dan diamalkan umat Muslim di Indonesia. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, ajaran keagamaan yang bertentangan dengannya mulai masuk ke Tanah Air.

Akibatnya, muncul kelompok Islam yang intoleran, eksklusif, mudah mengkafirkan orang, dan gampang menyatakan permusuhan serta melakukan konflik terhadap sesama Muslim yang tidak sepaham dengan kelompoknya.

Untuk mencegah paham radikalisme di tengah masyarakat, Majelis Ulama Indonesia kerap menyosialisasikan Islam wasathiyah. Untuk mendalami lebih jauh tentangnya, simak ulasannya dalam artikel di bawah ini.

Baca juga: Mengenal Syiah, Aliran Ilmu Kalam yang Jadi Pembela Ali bin Abi Thalib

Islam Wasathiyah

Ilustrasi mengamalkan Islam wasathiyah. Foto: Shutterstock

Islam wasathiyah atau Islam moderat adalah konsep pemikiran Islam yang mengarahkan umatnya untuk adil dan seimbang, dan dalam menanggapi sesuatu. Pemikiran ini telah ada seiring dengan turunnya wahyu Allah SWT ke dunia.

Mengutip buku Aqidah Akhlak oleh Fitria Dwi Chahyani dan Machnunah Ani Zulfah, secara bahasa, wasathiyah berasal dari kata wasatha yang berarti adil atau sesuatu yang berada di pertengahan.

Islam Wasathiyah adalah Islam yang berada di antara dua titik ekstrem yang saling berlawanan, yaitu taqshir (meremehkan) dan ghuluw (berlebih-lebih) atau antara liberalisme dan radikalisme.

Islam wasathiyah cinta damai, toleran dan menerima perubahan demi kemaslahatan. Pemikiran ini sejalan dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 143 yang artinya:

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang wasath (adil) dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.

Islam wasathiyah hadir sebagai kunci penting untuk menciptakan kehidupan keagamaan yang rukun, harmonis, damai, dan seimbang. Baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun hubungan sesama manusia secara keseluruhan.

Baca juga: Toleransi dalam Islam serta Contoh Penerapan Sikapnya

Ciri-Ciri Umat Islam Wasathiyah

Ilustrasi umat Islam wasathiyah. Foto: Shutter Stock

Ciri-ciri umat Islam wasathiyah telah dijelaskan dalam Alquran secara tersirat. Mengutip buku Pendidikan Wasathiyah dalam Alquran karangan Azin Sarumpaet, berikut penjelasannya:

1. Adil dan Menjadi Orang Terbaik

Ciri-ciri ummatan wasathan dibutuhkan untuk memperjuangkan nilai-nilai ajaran Islam yang moderat dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan.

Sikap moderat sendiri merupakan bentuk manifestasi ajaran Islam sebagai rahmatan lil’alamin (rahmat bagi segenap alam semesta). Sikap ini perlu diperjuangkan untuk melahirkan umat terbaik atau khairu ummah.

2. Tidak Boros dan Pelit dalam Menggunakan Harta

Seorang umat yang mengamalkan Islam wasathiyah akan bijak dalam membelanjakan hartanya. Mereka tidak berlebih-lebihan dalam menggunakannya, apalagi untuk maksiat. Mereka juga tidak kikir dan lupa akan kewajibannya untuk berzakat. Ini sesuai dengan perintah Allah dalam Alquran yang berbunyi:

Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengan antara yang demikian.” (QS. A;-Furqan: 67)

3. Mencegah Kemunkaran

Firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 110 menyebutkan:

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh mereka kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab berfirman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.

Menurut Ibnu Abbas, melalui ayat tersebut Allah menjelaskan sisi terbaik dari umatnya, yaitu menyuruh kepada yang ma’ruf untuk mengesakan Allah dan mengikuti Nabi Muhammad serta mencegah dari yang munkar, yakni kekufuran, kemusyrikan, juga pengingkaran terhadap Rasul dan Allah.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan Islam wasathiyah?
chevron-down

Islam wasathiyah atau Islam moderat adalah konsep pemikiran Islam yang mengarahkan umatnya untuk adil dan seimbang, dan dalam menanggapi sesuatu.

Apa saja ciri-ciri dari Islam wasathiyah?
chevron-down

Salah satunya tidak boros dan pelit dan menggunakan harta.

Apa saja prinsip Islam wasathiyah?
chevron-down

Islam wasathiyah cinta damai, toleran dan menerima perubahan demi kemaslahatan.