Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-Jenis Patung dan Fungsinya dalam Karya Seni

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi patung. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi patung. Foto: Pixabay

Patung adalah contoh karya seni tiga dimensi yang memiliki ukuran tinggi, lebar, dan panjang. Patung dapat dibentuk menggunakan bahan lunak seperti tanah liat maupun bahan keras seperti batu.

Proses pembuatan patung sangat bergantung kepada bahan yang ingin digunakan. Begitu pula dengan keberhasilan patung ditentukan dari konsep rancangan yang dibuat.

Seiring dengan perkembangan zaman dari peradaban kuno hingga modern, seni patung tetap diminati oleh seniman serta dikembangkan dengan berbagai ide dan gagasan.

Untuk mengetahui jawaban dari soal mengenai tuliskan tiga fungsi dari karya seni patung, simak pembahasan mengenai fungsi hingga jenis-jenis patung berikut ini.

Jenis-Jenis Patung

Ilustrasi patung. Foto: Pixabay

Menurut Eighteen Salasi dalam buku Seni Rupa SMP: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, dan Pameran (2020: 49), pembuatan patung dibedakan menjadi lima jenis, yaitu:

  1. Kop/Kepala adalah jenis patung yang hanya mengukir membentuk bagian kepala saja.

  2. Buste, pembuatan patung yang menggambarkan kepala hingga bagian dada atau bagian dada saja.

  3. Torso yaitu patung yang dibuat hanya pada bagian badan.

  4. Free Standing, jenis patung yang menampilkan seluruh badan dalam keadaan lengkap dan posisi berdiri.

  5. Zonde adalah patung berbadan lengkap namun dalam keadaan tidak berdiri.

Patung Berdasarkan Fungsinya

Ilustrasi patung memiliki fungsi tersendiri. Foto: Pexels

Patung juga dapat dikategorikan berdasarkan fungsinya. Dikutip dari sumber yang sama, jenis-jenis patung berdasarkan fungsinya yaitu:

  1. Patung Keagamaan, yakni berfungsi sebagai sarana penunjang ibadah dan nilai kereligiusan.

  2. Patung Monumen, yakni berfungsi untuk mengenang peristiwa atau kejadian bersejarah.

  3. Patung Interior, yakni patung yang berada dalam ruangan untuk menambah nilai keindahan.

  4. Patung Eksterior, yakni patung yang digunakan untuk menghias bangunan atau lingkungan.

  5. Patung Arsitektur, yakni berfungsi untuk menambah nilai suatu bangunan.

  6. Patung Kerajinan, yakni berfungsi untuk memenuhi nilai kepuasan konsumen.

  7. Patung Seni sebagai bentuk murni sebuah karya seni.

Baca Juga: Fungsi dan Tujuan Pembuatan Patung oleh Para Seniman

Pengertian Patung

Ilustrasi patung. Foto: Pexels

Patung merupakan karya seni tiga dimensi yang menciptakan representasi fisik dari suatu objek tertentu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), patung adalah tiruan bentuk orang, hewan, atau segalanya yang dibuat dengan dipahat dari batu dan kayu.

Selain definisi di atas, ada beberapa pengertian patung menurut para ahli, di antaranya:

  • Menurut Mikke Susanto, patung adalah sebuah karya yang bentuknya dibuat tiga dimensi dengan metode substraktif (mengurangi bahan seperti memotong, menatah) atau aditif (membuat model lebih dahulu seperti mengecor dan mencetak).

  • Menurut Soenarso dan Soeroto, patung adalah semua karya dalam bentuk meruang.

  • Menurut B. S. Myers, patung adalah karya tiga dimensi yang tidak terikat pada latar belakang apa pun atau bidang mana pun pada suatu bangunan.

Patung bersifat tiga dimensi atau benda yang bervolume, artinya bisa dilihat dari berbagai arah. Patung identik dengan sebuah cipta karya manusia yang meniru bentuk manusia atau bentuk-bentuk lain.

6 Jenis Patung Berdasarkan Fungsinya

Ilustrasi patung monumental. Foto: Pexels

Dalam sejarah, patung memiliki fungsi yang bermacam-macam seiring perkembangannya. Dikutip dari Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 1 oleh Desi Damayanti, dkk., (2021: 12-13), adapun jenis-jenis patung berdasarkan fungsinya terbagi menjadi enam, yaitu:

1. Patung Religi

Patung religi atau keagamaan adalah jenis patung yang tujuan pembuatannya untuk sarana beribadah dan bermakna religius. Patung religi sering menggambarkan tokoh-tokoh agama, dewa-dewi, atau figur agama penting lainnya.

2. Patung Hiasan

Patung hiasan adalah jenis patung dibuat untuk menghias suatu bangunan atau memperindah lingkungan. Patung hiasan dapat berupa objek-objek dekoratif seperti patung-patung miniatur manusia, hewan, tumbuhan, atau bentuk abstrak lainnya.

3. Patung Arsitektur

Patung arsitektur adalah jenis patung yang dibuat untuk menunjang arsitektur atau kontruksi suatu bangunan sekaligus bernilai estetika atau keindahan.

4. Patung Kerajinan

Patung kerajinan adalah jenis patung yang dibuat dari hasil karya kerajinan. Patung ini sering kali memiliki nilai artistik tinggi dan dikerjakan secara detail oleh para pengrajin.

5. Patung Monumental

Patung monumen adalah jenis patung yang dibuat untuk memperingati peristiwa bersejarah atau untuk mengenang jasa seseorang maupun kelompok tertentu.

6. Patung Seni

Patung seni adalah jenis patung yang dibuat hanya untuk dinikmati keindahannya. Patung ini dibuat oleh seniman dengan tujuan artistik dan dapat memiliki bentuk abstrak atau figuratif yang unik.

Fungsi Seni Patung

Ilustrasi patung religius. Foto: Pexels

Patung memiliki berbagai fungsi dan peran dalam kehidupan manusia, dari yang berkaitan dengan aspek historis, religius, hingga estetika. Adapun beberapa fungsi seni patung tersebut, yaitu:

1. Patung sebagai Monumen

Patung sebagai monumen biasanya memiliki skala besar dan dibuat untuk memperingati suatu peristiwa bersejarah atau mengenang jasa pahlawan.

Patung monumen umumnya menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan penghormatan terhadap peristiwa penting tertentu. Salah satu contohnya adalah Patung Jenderal Sudirman di Jakarta.

2. Patung sebagai Dekorasi

Fungsi lain dari seni patung adalah sebagai dekorasi. Patung dekorasi digunakan untuk mempercantik tempat dan menciptakan suasana yang menarik.

Patung ini dapat ditempatkan di dalam rumah, taman, ruang publik, atau tempat-tempat umum lainnya. Patung dekorasi memainkan peran penting dalam menciptakan estetika visual dan memberikan sentuhan seni pada lingkungan sekitar.

3. Patung sebagai Kerajinan

Patung kerajinan merupakan karya seni dari pengrajin yang dibuat secara manual dengan menggunakan bahan seperti tanah liat, kayu, logam, atau kaca. Patung kerajinan bertujuan untuk konsumerisme.

Patung ini mencerminkan keahlian dan keterampilan pengrajin dalam mengolah bahan menjadi bentuk-bentuk yang menarik dan artistik.

4. Patung Arsitektur

Patung juga memainkan peran penting dalam arsitektur. Patung menjadi elemen estetika yang menghiasi bangunan dan melengkapi desain arsitektur.

Patung arsitektur dapat ditempatkan di pilar-pilar, dinding-dinding, pintu-pintu, hingga atap-atap bangunan. Contoh patung arsitektur adalah patung-patung yang dijumpai di candi-candi atau istana-istana.

5. Patung Seni (Fine Art)

Salah satu fungsi paling khas dari seni patung adalah sebagai karya seni murni atau fine art. Patung seni dihasilkan oleh seniman sebagai bentuk ekspresi artistik.

Patung seni bernilai estetika, artinya patung semata-mata diciptakan untuk dinikmati keindahannya. Patung-patung seni biasanya dibuat untuk menghiasi taman, sebagai dekorasi di sebuah gedung, hingga memperindah konstruksi bangunan.

6. Patung Religi

Sejak zaman dahulu, patung sering kali dibuat untuk kepentingan keagamaan. Patung religi umumnya menggambarkan dewa dan simbol orang-orang yang diteladani dalam agama, serta dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan sebagai media pemujaan.

Patung religi dapat ditemukan di kuil, gereja, atau tempat ibadah lainnya. Patung ini biasanya menjadi lambang keimanan, membangkitkan spiritual, serta memperkuat ikatan antara manusia dan kepercayaan yang diyakini.

Baca Juga: 6 Teknik Pembuatan Patung dalam Karya Seni Rupa Tiga Dimensi

Bahan-Bahan yang Digunakan untuk Membuat Patung

Ilustrasi membuat patung dari bahan keras. Foto: Pexels

Dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Sri Sudanti, dkk., (2021: 46-48), bahan-bahan yang digunakan untuk membuat patung dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

a. Bahan Lunak

Bahan lunak merupakan material yang empuk dan mudah dibentuk. Contohnya adalah tanah liat, lilin, plastisin, sabun, dan bahan yang mudah dibentuk lainnya.

b. Bahan Sedang

Bahan sedang merupakan material yang tidak lunak dan tidak keras. Contohnya adalah kayu waru, kayu sengon, kayu randu, dan kayu mahoni

c. Bahan Keras

Bahan keras dapat berupa kayu atau batu-batuan. Contohnya adalah kayu jati, kayu sonokeling, kayu ulin, batu padas, batu granit, batu andesit, dan batu pualam (marmer).

(HDP & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan patung?
chevron-down

Patung adalah tiruan bentuk orang, hewan, atau segalanya yang dibuat dengan dipahat dari batu dan kayu.

Apa saja jenis-jenis patung?
chevron-down

Jenis-jenis patung berdasarkan fungsinya, yaitu patung religi, patung hiasan, patung arsitektur, patung kerajinan, patung monumental, dan patung seni.

Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat patung?
chevron-down

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat patung dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu bahan lunak, bahan sedang, dan bahan keras.