Mengenal Jurusan Ekonomi Syariah beserta Kompetensi dan Prospek Kerjanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, ilmu ekonomi mengajarkan tentang usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Cabang ilmu ini dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah ekonomi syariah.
Kata syariah berasal dari bahasa Arab “as-syariah” yang berarti menempuh, menjelaskan, dan menunjukkan jalan. Sedangkan secara harfiah, kata syariah diartikan sebagai jalan yang ditempuh atau garis yang mestinya dilalui.
Dalam ekonomi syariah, terdapat pembahasan tentang peraturan-peraturan dan hukum yang telah digariskan oleh Allah SWT. Namun menurut Syekh Yusuf Al-Qordhowi dalam buku Ekonomi Syariah untuk SMA Kelas X, cakupannya cukup luas dan komprehensif.
Ilmu ekonomi syariah dipelajari dalam dunia perkuliahan. Apa saja materi yang tercantum di dalamnya? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.
Jurusan Ekonomi Syariah
Jurusan ekonomi syariah membahas tentang ekonomi Islam. Ilmu yang dipelajari bertujuan untuk memandang, menganalisis, serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara yang sesuai dengan prinsip syariat Islam.
Di dalamnya termuat ajaran tentang hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia dengan Allah SWT. Kemudian, dijelaskan pula hubungan manusia dengan manusia lainnya dan alam sekitar yang berdasar pada Alquran dan hadits.
Biasanya, cabang ilmu ekonomi syariah masuk dalam jurusan atau fakultas ekonomi. Setiap kampus memiliki kurikulum dan pembobotan materi yang berbeda-beda.
Setelah lulus, mahasiswa ilmu ekonomi syariah akan mendapatkan gelar S.E. (Sarjana Ekonomi). Jika studi yang diambil adalah akuntansi syariah, maka gelarnya menjadi S. Akun (Sarjana Akuntansi).
Kuliah Ekonomi Syariah Belajar Apa Saja?
Secara umum, jurusan ekonomi syariah mempelajari fenomena dan kebijakan ekonomi yang diterapkan di lingkungan masyarakat. Tentunya, analisis yang dilakukan harus sesuai dengan moral serta hukum-hukum Islam (shari’ah complience).
Sarjana program studi ini diharapkan mampu mengikuti perkembangan baru dalam bidang ekonomi Islam. Ia harus mampu menghasilkan analisis ekonomi dan melakukan riset terintegrasi antara ilmu ekonomi konvensional dan ilmu ekonomi Islam.
Dalam praktiknya, sarjana ekonomi syariah akan terlibat dalam kegiatan ekonomi yang bersifat produktif. Mereka harus memberikan pelayanan kepada masyarakat, menampilkan sifat religius dan humanis, serta memiliki etika dan moral yang sesuai.
Sama seperti jurusan lain, mahasiswa jurusan ekonomi syariah juga memiliki keterampilan khusus yang bisa memudahkannya dalam menjalani kegiatan perkuliahan. Dirangkum dari Buku Pedoman Akademik Program Studi S1 Ekonomi Syariah susunan Bappenas, berikut penjelasannya:
1. Kompetensi utama lulusan
Mampu mengikuti perkembangan baru dalam bidang ilmu ekonomi Islam dan ketrampilan dalam bidang keahliannya.
Mampu memahami dan menjelaskan fenomena ekonomi di masyarakat menggunakan konsep, teori dan instrument ilmu ekonomi Islam.
Mampu memahami sejarah dan arah perekonomian dan perkembangan ekonomi Islam ke depan baik di tingkat nasional, regional, maupun global.
Mampu melakukan riset terintegrasi antara ilmu ekonomi konvensional dan ilmu ekonomi Islam.
Mampu menghasilkan analisis dan karya tulis ilmiah dalam bidang ekonomi dan keuangan Islam.
2. Kompetensi pendukung lulusan
Mampu memahami dan menggunakan metode riset ekonomi.
Mampu mengenali indikator-indikator spesifik di bidang ekonomi dan keuangan Islam.
Mampu mendiskusikan wacana pemikiran dan kebijakan ekonomi dalam perspektif ekonomi Islam.
Mampu berpikir ilmiah, terbuka, kritis, serta mampu bekerjasama dan beradaptasi.
Mampu menggunakan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK)
3. Kompetensi pilihan lulusan
Mampu membaca literatur ilmiah dalam bahasa Inggris.
Mampu identifikasi dan menemukan referensi, indikator, serta variabel ekonomi yang relevan.
Mampu berbahasa Inggris dengan baik.
Mampu menulis sesuai dengan kaidah bahasa dan kaidah penulisan ilmiah.
Mampu melakukan presentasi dan mengkomunikasikan gagasan dengan baik.
Jurusan Ekonomi Syariah Bisa Kerja Apa?
Lulusan sarjana ekonomi syariah bisa bekerja sebagai PNS atau karyawan swasta. Berikut ini prospek jurusan ekonomi syariah selengkapnya yang bisa Anda simak:
1. Ahli ekonomi Islam
Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Indonesia selalu dihadapkan dengan masalah-masalah yang berkaitan dengan ekonomi syariah. Oleh karena itu, dibutuhkan profesi ahli ekonomi Islam dalam hal ini. Profesi tersebut bisa dijalankan oleh sarjana fakultas ekonomi, khususnya yang mempelajari ekonomi syariah.
2. Konsultan keuangan
Konsultan keuangan bisa menjadi profesi yang menjanjikan. Sebagai lulusan ekonomi syariah, Anda bisa menjadi konsultan keuangan di perbankan dan lembaga lain yang berbasis hukum Islam.
3. Pegawai Pajak
Tidak hanya lulusan sekolah tinggi ilmu pajak, lulusan ekonomi syariah juga dapat menjalani profesi sebagai pegawai pajak. Bidang kerja yang ditekuni bisa mencakup perhitungan pajak, audit finansial, dan lain-lain.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dibahas dalam ekonomi syariah?

Apa yang dibahas dalam ekonomi syariah?
Dalam ekonomi syariah, terdapat peraturan-peraturan dan hukum yang telah digariskan oleh Allah SWT.
Apa tujuan mempelajari ekonomi syariah?

Apa tujuan mempelajari ekonomi syariah?
Ilmu yang dipelajari bertujuan untuk memandang, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara yang sesuai dengan prinsip syariat Islam.
Apa gelar lulusan ekonomi syariah?

Apa gelar lulusan ekonomi syariah?
Setelah lulus, mahasiswa ilmu ekonomi syariah akan mendapatkan gelar S.E. (Sarjana Ekonomi).
