Konten dari Pengguna

Mengenal Kemasan yang Tahan Suhu Tinggi dan Jenis Lainnya, Apa Saja?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jus buah dalam kemasan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jus buah dalam kemasan. Foto: Shutter Stock

Kemasan yang tahan suhu tinggi umumnya terbuat dari alumunium foil atau botol. Kemasan jenis ini biasa digunakan untuk bahan pangan yang memerlukan proses pemanasan seperti sterilisasi dan pasteurisasi. Contoh kemasannya yaitu plastik PE, alufo, tetra pak, dll.

Selain itu, ada jenis kemasan lain yang biasa digunakan dalam proses produksi bahan pangan. Semuanya memiliki fungsi lengkap yaitu untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan produk satu sama lain di pasaran.

Selain kemasan yang tahan suhu tinggi, ada banyak jenis kemasan lain yang ada di pasaran. Apa saja? Simak selengkapnya di sini.

Jenis Kemasan Produk

Kemasan yang tersedia di pasaran cukup beragam. Masing-masing memiliki fungsi dan spesifikasinya sendiri.

Mengutip buku Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI, kemasan adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Kemasan dirancang untuk membangun ekuitas merek dan mendorong penjualan.

Karena fungsi tersebut, kemasan diciptakan dengan berbagai jenis dan spesifikasi yang disesuaikan dengan kondisi pasar. Produsen atau konsumen handaknya lebih hati-hati dalam memilih kemasan yang sesuai.

Sebab, pemilihan jenis kemasan yang kurang tepat akan berpengaruh pada mutu produk dan penerimaan konsumen. Mengutip buku Pengemasan dan Pelabelan Pangan oleh Ririn Jamriati, berikut jenis kemasan produk yang bisa Anda simak:

Ilustrasi minuman energi dalam kemasan kaleng Foto: dok. Sciencemag

Berdasarkan frekuensi dari pemakaian

  1. Kemasan sekali pakai (disposable), yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah dipakai. Contoh bungkus plastik untuk es, bungkus dari daun-daunan, kotak karton lipat minuman sari buah.

  2. Kemasan yang dapat dipakai berulangkali (multitrip), yaitu kemasan yang dapat dipakai berulangkali seperti: botol minuman, botol kecap, botol sirup.

  3. Kemasan atau wadah yang tidak dibuang atau dikembalikan oleh konsumen (semi disposable), yaitu wadah-wadah yang biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen, misalnya botol air mineral yaitu untuk tempat air minum di rumah, kaleng susu untuk tempat gula, dan lain-lain.

Berdasarkan struktur sistem kemas

  1. Kemasan primer, yaitu kemasan yang langsung mewadahi atau membungkus bahan pangan. Misalnya kaleng susu, botol minuman, bungkus tempe.

  2. Kemasan sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok-kelompok kemasan lain. Misalnya kotak karton untuk wadah susu dalam kaleng, kotak kayu untuk buah yang dibungkus, dan sebagainya.

  3. Kemasar tersier, yaitu kemasan untuk mengemas setelah kemasan primer dan sekunder. Kemasan ini digunakan untuk pelindung selama pengangkutan. Misalnya jeruk yang sudah dibungkus, dimasukkan ke dalam kardus kemudian dimasukkan ke dalam kotak dan setelah itu ke dalam peti kemas.

Ilustrasi sayuran dalam kemasan Foto: Shutter Stock

Berdasarkan sifat perlindungan terhadap lingkungan

  1. Kemasan hermetis (tahan uap dan gas), yaitu kemasan yang secara sempurna tidak dapat dilalui oleh gas, udara atau uap air sehingga kemasan ini tidak dapat dimasuki oleh bakteri, ragi dan debu. Wadah-wadah yang biasanya digunakan untuk pengemasan secara hermetis adalah kaleng dan botol gelas.

  2. Kemasan tahan cahaya, yaitu wadah yang tidak bersifat transparan. Misalnya kemasan logam, kertas dan foil. Kemasan ini cocok untuk bahan pangan yang mengandung lemak dan vitamin yang tinggi, serta makanan hasil fermentasi.

  3. Kemasan tahan suhu tinggi, yaitu kemasan untuk bahan yang memerlukan proses pemanasan, pasteurisasi dan sterilisasi. Umumnya terbuat dari logam dan gelas.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu kemasan yang tahan suhu tinggi?

chevron-down

Kemasan yang tahan suhu tinggi adalah kemasan umumnya terbuat dari alumunium foil atau botol. Kemasan jenis ini biasa digunakan untuk bahan pangan yang memerlukan proses pemanasan seperti sterilisasi dan pasteurisasi.

Apa contoh kemasan yang tahan suhu tinggi?

chevron-down

Contoh emasan yang tahan suhu tinggi yaitu plastik PE, alufo, tetra pak, dll.

Apa itu kemasan?

chevron-down

Kemasan adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Kemasan dirancang untuk membangun ekuitas merek dan mendorong penjualan.