Mengenal Kucing Tabi dan 6 Pola Warna Bulu Lainnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kucing tabi (tabby) adalah kucing dengan tanda atau pola yang unik pada bulu mereka. Salah satu ciri khas yang membedakan kucing tabi dengan yang lainnya adalah marking berupa kerutan yang menyerupai huruf M di dahi. Jadi, tabi bukanlah jenis kucing, melainkan pola bulu.
Dijelaskan dalam buku Panduan Memelihara Kucing Persia karangan Bayu R. Susetyo, pola bulu tersebut muncul karena adanya ticking, di mana setiap helai bulu memiliki dua hingga tiga warna terang dan gelap, sedangkan ujungnya selalu berwarna gelap.
Pada dasarnya, pola tabi terbagi menjadi empat pola dasar. Masing-masing pola tersebut memiliki perbedaan, persamaannya hanya terletak pada pola huruf M di dahi kucing. Berikut adalah empat jenis pola tabi pada kucing:
Tabby mackerel. Kucing dengan pola ini memiliki garis-garis sempit yang sejajar di sisi tubuhnya, menyerupai bentuk kerangka ikan atau kulit harimau. Pola garisnya sangat tegas dan terlihat jelas. Ciri lain pola ini adalah bulu di kaki belakang dan ekor yang berwarna gelap.
Classic atau bloched. Kucing classic memiliki pola yang berani dan berputar-putar di sepanjang sisinya. Pola yang melingkar di bagian samping tubuhnya seperti pola pada batu marmer. Pola ini tercipta akibat pengaruh dari gen resesif.
Spotted. Pola ini dikenal dengan pola tabi tutul atau berbintik yang mengelilingi di seluruh sisi tubuhnya. Pola tutul ini bisa berukuran besar atau kecil, oval atau bulat, dan terkadang sedikit panjang seperti pola makarel namun patah-patah.
Ticked. Kucing tabby ticked atau agouti tabby tidak memiliki garis-garis atau bintik-bintik di tubuhnya. Bahkan, ia hampir tidak memiliki pola stiping kecuali stip tipis pada kaki, wajah, dan ekornya.
Selain pola tabi, kucing juga mempunyai banyak jenis pola yang memiliki ciri khas unik lainnya. Berikut ulasan mengenai pola warna pada bulu kucing.
Pola Warna Bulu Kucing
Merangkum buku Panduan Lengkap Kucing oleh Muhammad A. Suwed dan Rodame M. Napitupulu, pola warna bulu pada setiap kucing, terutama kucing ras, pada umumnya sama. Berikut beberapa variasi warna dan corak bulu pada kucing hasil persilangan.
1. Solid Color
Solid color adalah warna bulu dari ujung hingga pangkal terlihat sama. Variasi warna solid terdiri dari putih, hitam, biru, merah, dan krem.
2. Bicolor
Bicolor adalah perpaduan antara dua warna bulu menjadi satu dengan proporsional. Contohnya adalah hitam dan putih, biru dan putih, merah dan putih, atau krem dan putih.
3. Tortoiseshell
Tortoiseshell atau tortie merupakan hasil persilangan antara kucing short hair tipe tortie dan black long hair. Ujung bulunya terlihat terang dengan warna krem, hitam, dan merah. Ada beberapa variasi pola tortoiseshell, yakni blue tortie, black tortie, brown tortie, calico, dilute calico, dan chocolate tortie.
4. Smoke Color
Smoke color dicirikan dengan warna dasar bulu yang tipis seperti memudar (dilute). Ada beberapa variasi pada warna bulu ini, yakni black smoke, blue smoke, cameo smoke, dan blue cream smoke.
5. Chinchilla
Disebut chinchilla karena corak bulunya hanya terdiri dari satu warna, misalnya putih atau krem. Beberapa variasi warna yang dapat muncul adalah shaded, silver, chinchilla golden, shaded golden, dan shell cameo.
6. Himalaya atau Colorpoint
Kucing dengan corak ini memiliki warna lebih gelap atau berwarna pada salah satu bagian tubuhnya, mungkin telinga, kaki, ekor, atau sebagian hidungnya. Variasi warnanya adalah seal colorpoint, chocolate colorpoint, red colorpoint, blue colorpoint, tortie colorpoint, dan cream colorpoint.
(IMR)
