Mengenal Lisosom, Organel Sel yang Disebut Kantung Pembunuh Diri

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lisosom adalah organel yang banyak terdapat dalam sel hewan. Organel ini berfungsi dalam pengeluaran hasil sel secara aktif atau sekresi seperti pankreas, leukosit, sel hati, dan sel ginjal.
Mengutip buku Biologi Untuk SMA/MA Kelas XI, jumlah lisosom relatif lebih banyak. Umumnya, organel ini berbentuk bulat lonjong dengan ukuran berkisar 0,2–0,8 mikrometer. Bentuknya pada titik tumbuh sel akar cenderung tidak beraturan.
Lisosom disebut sebagai kantung pembunuh diri. Mengapa demikian? Untuk mengetahuinya, simak ulasan tentang lisosom berikut ini.
Pengertian Lisosom
Lisosom adalah organel berbentuk bulat yang dibatasi oleh sistem membran tunggal. Lisosom umumnya berdiameter sekitar 1,5 mikron dan letaknya berdekatan dengan aparatus golgi.
Lisosom dihasilkan oleh aparatus golgi yang penuh dengan protein. Kemudian lisosom menghasikan enzim-enzim hidrolitik seperti, proteolitik, lipase, dan fosfatase. Enzim hidrolitik ini berfungsi untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam sel secara fagositosis.
Kalau enzim hidrolitik ini keluar dari lisosom, sel bisa terhidrolisis dan berakhir membunuh tubuh. Karena hal-hal tersebut, lisosom sering dinamakan sebagai kantung pembunuh diri.
Baca juga: Fungsi Sitoplasma Lengkap dengan Pengertian dan Strukturnya
Lisosom terdiri dari macam, yaitu lisosom primer dan lisosom sekunder.
Lisosom primer, yaitu lisosom yang memproduksi enzim-enzim yang belum aktif. Fungsinya sebagai vakuola makanan.
Lisosom sekunder, yaitu lisosom yang terlibat dalam kegiatan mencerna. Fungsinya sebagai autofagosom.
Dalam keadaan tertentu, lisosom berisi bagian-bagian sel yang masih dalam proses cerna, misalnya mitokondria atau retikulum endoplasma. Lisosom yang demikian dinamakan autofagosom.
Fungsi Lisosom
Lisosom berfungsi mencerna polisakarida, fosfolipid, lipid, dan protein. Lisosom juga dapat mencerna dan menguraikan organel sel yang sudah tua atau rusak, serta berperan dalam autolisis (proses kematian sel)
Selain untuk pencernaan, lisosom juga berfungsi menghasilkan zat kekebalan sehingga banyak dijumpai pada sel-sel darah putih. Mengutip buku Biologi Untuk Kelas XI Semester 1, fungsi lisosom juga dapat diuraikan sebagai berikut:
Mencerna zat makanan hasil fagositosis dan pinositosis.
Mencerna makanan cadangan jika kekurangan makanan.
Autolisis, yakni dalam keadaan fisiologis tertentu, lisosom dapat meng- hancurkan organel sel yang rusak. Peristiwa ini disebut juga autofagi.
Menghancurkan benda yang ada di luar sel, misalnya sperma mengeluarkan enzim untuk menghancurkan dinding sel telur ketika fertilisasi.
Menetralkan zat yang bersifat karsinogen, yakni zat yang dapat menyebabkan kanker
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu lisosom?

Apa itu lisosom?
Lisosom adalah organel yang banyak terdapat dalam sel hewan. Organel ini berfungsi dalam pengeluaran hasil sel secara aktif atau sekresi seperti pankreas, leukosit, sel hati, dan sel ginjal.
Mengapa lisosom disebut kantung pembunuh diri?

Mengapa lisosom disebut kantung pembunuh diri?
Karena lisosom menghasikan enzim-enzim hidrolitik seperti, proteolitik, lipase, dan fosfatase. Enzim hidrolitik ini berfungsi untuk mencerna makanan yang masuk kedalam sel secara fagositosis. Kalau enzim hidrolitik ini keluar dari lisosom, sel bisa terhidrolisis dan berakhir membunuh tubuh. Karena banyak hal itu tadi, lisosom sering dinamakan sebagai kantung pembunuh diri.
Apa fungsi lisosom?

Apa fungsi lisosom?
Lisosom berfungsi untuk menghasilkan zat kekebalan sehingga banyak dijumpai pada sel-sel darah putih.
