Mengenal Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2024 yang Perlu Dipahami Peserta

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UTBK-SNBT 2024 akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Para peserta perlu memahami sistem penilaian UTBK agar lolos seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihan melalui tes ini.
Merujuk pada laman SNPMB, ujian tulis berbasis komputer (UTBK) akan dilakukan secara luring dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan dimulai pada 30 April dan 2-7 Mei 2024, sedangkan gelombang kedua pada 14-20 Mei 2024.
UTBK-SNBT terdiri dari tiga materi, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi Bahasa, dan Penalaran Matematika. Jumlahnya ada 145 soal dengan waktu pengerjaan selama 195 menit.
Selain banyak berlatih soal, peserta juga perlu memahami mekanisme ujian dan sistem penilaiannya agar lolos seleksi. Lantas, bagaimana sistem penilaian UTBK-SNBT 2024 yang berlaku?
Materi Tes UTBK 2024
Seperti yang disebutkan, materi tes UTBK 2024 terdiri dari Tes Potensi Skolastik, Literasi Bahasa, dan Penalaran Matematika. Tiga materi ini diujikan untuk memprediksi potensi dan motivasi calon mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan.
Tes Potensi Skolastik dirancang untuk menguji kemampuan berpikir dan bernalar peserta. Materi yang diujikan mencakup Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis, Kemampuan Penalaran Umum, dan Kemampuan Kuantitatif.
Tes Literasi Bahasa bertujuan untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa baru dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, serta merefleksikan bahasa dalam bentuk lisan maupun tulisan. Tes Literasi Bahasa terdiri dari penguasaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Sementara Tes Penalaran Matematika dirancang khusus untuk mengetahui kemampuan calon mahasiswa dalam memahami dan menggunakan konsep matematika dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: 7 Cara Belajar UTBK SBMPTN Efektif Agar Hasil Skor Tinggi
Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2024
Penyelenggara masih menggunakan metode penilaian Item Response Theory/IRT untuk SNBT 2024. Metode penilaian yang juga dikenal sebagai Teori Respons Butir ini telah diberlakukan sejak 2018.
Dikutip dari laman SMA Negeri 01 Sedayu, IRT adalah sistem penilaian yang mengacu pada karakteristik soal. Dengan sistem penilaian seperti ini, skor akhir tidak hanya diperhitungkan dari jumlah soal yang dijawab dengan benar dan salah, tetapi juga memperhitungkan tingkat kesulitan setiap soal.
Semakin sulit suatu soal, semakin tinggi skor yang akan didapat peserta jika berhasil menjawab. Berikut ini rincian sitem penilaian IRT dalam UTBK SNBT:
Dengan pendekatan teori respons butir atau item response theory (IRT), setiap jawaban benar akan dianalisis kembali karakteristiknya sesuai tingkat kesulitan soal.
Karakteristik setiap soal akan digunakan untuk menentukan skor tiap peserta. Soal sulit akan mendapat bobot tertinggi dari soal-soal lain yang lebih mudah.
Semua jawaban benar akan diberi skor 1 poin atau lebih, sedangkan yang tidak dijawab diberi skor 0.
(GLW)
