Mengenal Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2024 yang Perlu Dipahami Peserta

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
19 April 2024 12:30 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi sistem penilaian UTBK SNBT 2024. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sistem penilaian UTBK SNBT 2024. Foto: Unsplash.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
UTBK-SNBT 2024 akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Para peserta perlu memahami sistem penilaian UTBK agar lolos seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihan melalui tes ini.
ADVERTISEMENT
Merujuk pada laman SNPMB, ujian tulis berbasis komputer (UTBK) akan dilakukan secara luring dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan dimulai pada 30 April dan 2-7 Mei 2024, sedangkan gelombang kedua pada 14-20 Mei 2024.
UTBK-SNBT terdiri dari tiga materi, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi Bahasa, dan Penalaran Matematika. Jumlahnya ada 145 soal dengan waktu pengerjaan selama 195 menit.
Selain banyak berlatih soal, peserta juga perlu memahami mekanisme ujian dan sistem penilaiannya agar lolos seleksi. Lantas, bagaimana sistem penilaian UTBK-SNBT 2024 yang berlaku?

Materi Tes UTBK 2024

Ilustrasi Sistem Penilaian UTBK SNBT. Foto: Unsplash.
Seperti yang disebutkan, materi tes UTBK 2024 terdiri dari Tes Potensi Skolastik, Literasi Bahasa, dan Penalaran Matematika. Tiga materi ini diujikan untuk memprediksi potensi dan motivasi calon mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan.
ADVERTISEMENT
Tes Potensi Skolastik dirancang untuk menguji kemampuan berpikir dan bernalar peserta. Materi yang diujikan mencakup Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis, Kemampuan Penalaran Umum, dan Kemampuan Kuantitatif.
Tes Literasi Bahasa bertujuan untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa baru dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, serta merefleksikan bahasa dalam bentuk lisan maupun tulisan. Tes Literasi Bahasa terdiri dari penguasaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Sementara Tes Penalaran Matematika dirancang khusus untuk mengetahui kemampuan calon mahasiswa dalam memahami dan menggunakan konsep matematika dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2024

Ilustarasi sistem penilaian UTBK SNBT. Foto: Unsplash.
Penyelenggara masih menggunakan metode penilaian Item Response Theory/IRT untuk SNBT 2024. Metode penilaian yang juga dikenal sebagai Teori Respons Butir ini telah diberlakukan sejak 2018.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari laman SMA Negeri 01 Sedayu, IRT adalah sistem penilaian yang mengacu pada karakteristik soal. Dengan sistem penilaian seperti ini, skor akhir tidak hanya diperhitungkan dari jumlah soal yang dijawab dengan benar dan salah, tetapi juga memperhitungkan tingkat kesulitan setiap soal.
Semakin sulit suatu soal, semakin tinggi skor yang akan didapat peserta jika berhasil menjawab. Berikut ini rincian sitem penilaian IRT dalam UTBK SNBT:
ADVERTISEMENT
(GLW)