Konten dari Pengguna

Mengenal Teori Belajar Ausubel, Kelebihan, dan Kekurangannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teori belajar Ausubel. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teori belajar Ausubel. Foto: Pexels

Belajar adalah proses di mana siswa tidak hanya menyerap dan mengolah informasi baru, tetapi juga mengintegrasikannya dengan pengetahuan yang sudah ada. Salah satu teori yang cocok untuk menjelaskan proses ini adalah teori belajar Ausubel.

Teori belajar Ausubel dikemukakan oleh ahli psikologi asal Amerika Serikat, bernama David Ausubel (1918-2008). Teori ini menekankan pentingnya pembelajaran bermakna atau meaningful learning.

Melalui konsep pembelajaran Ausubel, siswa diajarkan untuk mengaitkan pengetahuan baru dengan pengetahuan yang sudah ada.

Apa itu Teori Belajar Ausubel?

Ilustrasi teori belajar Ausubel atau meaningful learning. Foto: Pexels

Mengutip laman Simply Psychology, teori belajar Ausubel adalah teori yang mendorong penerapan prinsip pembelajaran bermakna, sehingga siswa dapat membangun pemahaman yang utuh terhadap pengetahuan yang diperoleh.

Pengetahuan baru akan lebih mudah dipahami dan diterima jika dapat dihubungkan dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya.

Sederhananya, teori belajar Ausubel merupakan pendekatan pembelajaran yang digunakan guru untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih bermakna.

Dengan pendekatan ini, guru diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang menarik, sehingga siswa lebih aktif dan termotivasi dalam menyerap informasi.

Ausubel membedakan dua jenis proses belajar, yaitu belajar melalui penemuan dan belajar melalui penerimaan. Pada proses belajar melalui penemuan, siswa aktif mencari dan menemukan pengetahuan sendiri. Sedangkan proses belajar menerima memungkinkan siswa menerima konsep atau materi yang disampaikan oleh guru.

Mengutip buku “Teori dan Aplikasi Pembelajaran IPA SD/MI” oleh Putu Yulia Angga Dewi dkk (2021), teori Ausubel melibatkan beberapa prinsip penting dalam pembelajaran, yaitu:

  • Memberikan gambaran awal tentang materi yang akan dipelajari, biasanya dilakukan melalui kegiatan brainstorming untuk mempersiapkan peserta didik.

  • Menyampaikan materi baru menggunakan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, atau tugas, agar informasi dapat diterima dengan baik.

  • Mengaitkan materi yang diajarkan dengan pembelajaran sebelumnya, sehingga peserta didik dapat melihat hubungan antar konsep yang dipelajari.

Kelebihan dan Kekurangan Teori Belajar Ausubel

Ilustrasi kelebihan dan kekurangan teori Ausubel. Foto: Pexels

Teori belajar Ausubel memberikan panduan praktis bagi pendidik untuk menciptakan pembelajaran yang lebih terstruktur dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Mengutip dari buku “Teori-Teori Belajar dalam Pendidikan” oleh Feida Noorlaila Isti'adah (2020), teori belajar Ausubel memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Berikut penjelasannya:

Kelebihan:

Teori Ausubel memiliki beberapa kelebihan dibandingkan teori belajar lainnya, yaitu:

  • Informasi yang dipelajari melalui proses belajar bermakna cenderung lebih mudah diingat dalam jangka panjang.

  • Ketika informasi baru dikaitkan dengan konsep-konsep yang relevan. Hal ini dapat memperkuat dan memperluas pengetahuan yang sudah dikuasai.

  • Informasi yang pernah dipelajari. Meskipun sempat terlupakan, tetap meninggalkan bekas, sehingga mempermudah proses belajar materi yang serupa di kemudian hari.

Kekurangan:

Sama seperti teori belajar pada umumnya, teori Ausubel juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain:

  • Informasi yang dipelajari hanya melalui hafalan cenderung mudah dilupakan dalam waktu singkat.

  • Jika seseorang belajar tanpa menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah ada, maka proses belajar menjadi sekadar hafalan dan tidak akan bermakna bagi yang bersangkutan.

Baca juga: Foto KTP Rusak, Apakah Bisa Diganti? Cek Ketentuannya di Sini

(RK)