Model Pembelajaran: Pengertian, Ciri-ciri, dan Tujuannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa dan dilaksanakan dari awal hingga akhir kegiatan belajar mengajar. Model pembelajaran bertujuan untuk mencapai tujuan khusus dengan menerapkan langkah yang sudah ditentukan.
Berbeda dengan istilah metode atapun strategi pembelajaran, cara ini justru memiliki cakupan yang lebih kecil karena mempunyai misi atau tujuan tertentu yang harus diraih. Dengan kata lain, model pembelajaran adalah sebuah bingkai khusus dari pengaplikasian suatu metode, pendekatan, dan teknik pembelajaran.
Terdapat empat ciri khusus dari model pembelajaran yang tidak ada dalam metode ataupun strategi, yakni:
Rasional teoritik yang logis
Memiliki tujuan khusus
Memiliki prosedur operasional yang harus dipatuhi
Memiliki kaitan dengan konsep lingkungan belajar.
Setidaknya ada empat kategori jenis model pembelajaran yang bisa digunakan untuk membantu dalam proses tujuannya, yaitu information processing model, personal model, social interaction model, dan behavioral model.
Information Processing Model (Model Pemrosesan Informasi)
Model ini menekankan pada cara mengolah informasi dalam otak untuk melatih kemampuan daya nalar dan pikir. Information processing model bertujuan untuk memecahkan permasalahan melalui masalah yang disajikan.
Tujuh model yang termasuk ke dalam rumpun ini adalah:
Inductive thinking model (model berpikir induktif)
Inquiry training model (model pelatihan inkuiri/penyingkapan/penyelidikan)
Scientific inquiry (penyelidikan ilmiah)
Concept attainment (pencapaian konsep)
Cognitive growth (pertumbuhan kognitif)
Advance organizer model (model pengatur/penyelenggaraan tingkat lanjut)
Memory (daya ingat)
Personal Model (Model Pribadi)
Model pembelajaran ini berorientasi kepada perkembangan individu. Dalam hal ini, persoalan yang diberikan berkaitan dengan minat, bakat, mental, dan potensi perkembangan diri. Model ini sesuai dengan strategi pembelajaran student center atau pembelajaran yang berpusat pada siswa.
Social Interaction Model (Model Interaksi Sosial)
Model interaksi sosial memberikan model pembelajaran yang bersifat sosial dan interaksi kelompok. Model ini mengutamakan hubungan individu dengan individu lainnya sebagai makhluk sosial yang perlu berinteraksi.
Behavioral Model (Model Perilaku)
Ranah pembelajaran ini menekankan pada perubahan perilaku yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Perubahan yang terjadi harus diamati sehingga dapat diuraikan langkah-langkahnya. Kemudian tahap akhir ialah evaluasi perubahan yang terjadi selama dalam masa pembelajaran.
(HDP)
