Modul Ajar Deep Learning Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembelajaran deep learning menekankan pemahaman konsep secara mendalam serta penguasaan kompetensi siswa secara menyeluruh. Dalam praktiknya, siswa didorong untuk aktif dalam proses belajar dan mengeksplorasi topik secara lebih mendalam.
Dengan begitu, guru dituntut untuk mampu merancang pembelajaran yang selaras dengan tujuan deep learning. Guna memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan terstruktur, guru perlu menyusun modul ajar deep learning sebelum kelas dimulai.
Contoh Modul Ajar Deep Learning Kelas 1 SD
Modul ajar deep learning memuat beberapa komponen penting, mulai dari capaian dan tujuan pembelajaran, langkah-langkah kegiatan belajar, hingga refleksi yang perlu dilakukan.
Dihimpun dari Modul Ajar Matematika "Pembelajaran Deep Learning" Kelas 1 SD/MI oleh H. Aris Armianto, S.Pd., M.Pd., berikut adalah contoh modul ajar deep learning kelas 1 SD:
MODUL AJAR DEEP LEARNING
Informasi Umum
A. Identitas Penulis
Nama penyusun : H. Aris Armianto, S.Pd., M.Pd., Gr.
Satuan pendidikan : UPTD SD Negeri 211 Bulele
Tahun pelajaran : 2025/2026
Mata pelajaran : Matematika
Fase : A
Kelas/semester : 1 (Satu)/I (Ganjil)
Bab 1 : Ayo Membilang sampai dengan 10
Subbab A : Menghitung, Membaca, dan Menulis Bilangan
Alokasi waktu : 8 JP
B. Dimensi Profil Lulusan
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia.
2. Berkebinekaan global.
3. Mandiri.
4. Bergotong royong.
5. Bernalar kritis.
6. Kreatif.
7. Peduli lingkungan.
8. Kepemimpinan.
C. Peserta Didik
Target peserta didik: Peserta didik reguler/tipikal; peserta didik kecepatan tinggi (advanced).
Karakteristik peserta didik: Umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
Jumlah peserta didik: 20-30 peserta didik.
D. Model Pembelajaran
Moda pembelajaran: Tatap muka
Pendekatan: Deep learning
Model pembelajaran: Matematika realistik (MPR)
Metode pembelajaran: Eksplorasi, tanya jawab, diskusi, dan penugasan
E. Sarana dan Prasarana
Sumber bacaan peserta didik: Buku Siswa Matematika untuk SD Kelas I Kurikulum Merdeka Belajar
Sumber bacaan guru: Buku Panduan Guru Matematika untuk SD Kelas I Kurikulum Merdeka Belajar; Buku Matematika Kurikulum 2013
Media pembelajaran: Benda-beda di sekitar peserta didik yang mudah dihitung; gambar di buku siswa; model bingkai 10; dua keranjang; benda-benda kecil (seperti kancing)
F. Identifikasi Kondisi Awal Peserta Didik dan Materi
Pengetahuan awal peserta didik: Membilang angka dengan jari
Keterampilan dasar: Mengenal angka bilangan 1-10
Kesulitan yang mungkin muncul: Menunjukkan bilangan 0 dengan menunjukkan model konkret
Materi esensial: 1. Bilangan 1-10; 2. Bingkai 10; 3. 0 (nol)
Desain Pembelajaran
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.
Peserta didik mampu melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20.
B. Tujuan Pembelajaran
1.1 Menghitung banyak benda sampai dengan 10;
1.2 Membaca lambang bilangan sampai dengan 10;
1.3 Menulis lambang bilangan sampai dengan 10;
1.4 Mengenal bilangan 0 dengan menunjukkan model konkret;
C. Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran
1. Melalui pembelajaran matematika realistik, peserta didik mampu menghitung banyak benda sampai dengan 10 dengan percaya diri.
2. Melalui pembelajaran matematika realistik, peserta didik mampu membaca lambang bilangan sampai dengan 10 dengan benar.
3. Melalui pembelajaran matematika realistik, peserta didik mampu menulis lambang bilangan sampai dengan 10 dengan tepat.
4. Melalui pembelajaran matematika realistik, peserta didik mampu mengenal bilangan 0 dengan menunjukkan model konkret dengan tepat.
D. Interdisipliner
Pendidikan agama: Akhlak terhadap Allah SWT dan diri sendiri
Pendidikan Pancasila: Keberagaman budaya Indonesia
Bahasa Indonesia: Membaca dan menulis
PJOK: Bagian-bagian tubuh
E. Pemahaman Bermakna
Peserta didik belajar mengenal bilangan asli sampai dengan 10 dan bilangan 0. Mereka mengenal bilangan melalui eksplorasi benda-benda yang ada di sekitar. Mereka menghitung banyak benda dan mengaitkannya dengan simbol bilangan. Peserta didik berlatih menulis lambang bilangan dengan benar dan cara membacanya.
F. Pertanyaan Pemantik
"Apa kabar anak-anak hari ini?"
"Ayo kita sama-sama menyanyikan lagu kebunku!"
G. Asesmen
1. Awal: pengamatan terhadap kemampuan menyimak, memahami instruksi, serta daya fokus dan konsentrasi peserta didik (melalui permainan untuk perkenalan)
2. Formatif: menyimak, menulis, berbicara, membaca
3. Sumatif: membaca suku kata (Pertemuan 10)
H. Pengalaman Belajar
Pertemuan 2
Aktivitas 2: Menemukan konsep bilangan
Kegiatan Pendahuluan (Berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan) (10 menit)
1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam.
2. Peserta didik berdoa bersama sebelum memulai pelajaran.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
4. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi dinamika kelas mengacu kesepakatan kelas. (Orientasi Bermakna)
5. Guru melakukan apersepsi. (Apersepsi Kontekstual)
6. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran yang akan dipelajari. (Motivasi Menggembirakan)
Kegiatan Inti (Berksadaran, Bermakna, dan Menyenangkan) (50 menit)
1. Peserta didik bekerja dalam kelompok. Mengamati Tabel 1.1 Banyak Benda untuk mengonfirmasi hasil temuannya pada eksplorasi eksplorasi awal. Secara klasikal, mereka menghitung kelompok benda yang ada di taman bermain.
2. Guru memberikan contoh cara menghitung banyak benda satu per satu.
3. Peserta didik mengamati gambar banyak benda dan lambang bilangannya. Guru dapat mencontohkan cara membaca lambang bilangan ini dengan suara nyaring. Peserta didik mampu menirukannya. Dalam kelompok, peserta didik mampu membaca secara bergantian bilangan 1 sampai dengan 10.
4. Peserta didik bereksplorasi menghitung banyak benda dengan menggunakan bingkai 10.
5. Media yang perlu disiapkan sebelum eksplorasi adalah sebagai berikut.
a. Templat bingkai 10. Templat ini tersedia di halaman lampiran buku ini.
b. Benda-benda kecil, seperti kancing baju, batu kecil, dan biji-bijian yang mudah dihitung.
6. Langkah-langkah eksplorasi adalah:
a. Peserta didik mengambil sekelompok benda dan menempatkannya pada template bingkai 10.
b. Peserta didik menghitung banyak benda.
c. Guru memberikan satu bilangan. Peserta didik menunjukkan banyak benda pada bingkai 10 sesuai dengan bilangannya.
d. Guru dapat memberikan tantangan kepada peserta didik untuk menebak banyak benda pada bingkai 10 tanpa menghitungnya.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran) (10 Menit)
1. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran yang telah berlangsung. (Berkesadaran)
2. Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran.
3. Guru menyampaikan rencana kegiatan belajar pada pertemuan yang akan datang dan mengingatkan penugasan membaca dan mengisi lembar kerja dalam buku siswa.
4. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama peserta didik.
I. Refleksi
1. Apakah peserta didik memahami materi yang diberikan?
2. Apa hasl baik yang didapatkan?
3. Apakah rencana pengajaran berjalan sesuai dengan target?
4. Apa kendala pada saat proses pembelajaran?
5. Apakah pengalaman belajar yang disajikan dapat memotivasi peserta didik?
a. Guru dapat mengumpulkan satu pekerjaan peserta didik dari tiga level berbeda (baik, sedang, dan kurang).
b. Guru memberikan komentar pada pekerjaan peserta didik.
c. Guru menyimpan RPP beserta pekerjaan peserta didik ini untuk dijadikan portofolio guru.
Baca Juga: Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka
(NSF)
