Naik Haji Berapa Hari? Ini Jadwal Perjalanan Jemaah Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Haji merupakan salah satu ibadah wajib bagi setiap Muslim yang tidak hanya mampu secara materi tapi juga psikis, dan fisik karena aktivitasnya lebih banyak dari umrah. Pertanyaannya, naik haji berapa hari?
Dalam pelaksanaan ibadah haji, terdapat rangkaian rukun yang harus dikerjakan dan memakan waktu beberapa hari. Rukun tersebut meliputi ihram, wuquf di padang Arafah, tawaf, sa’i, tahalul, dan termasuk pula tertib, maksudnya melaksanakan rukun haji sesuai waktu, tempat, dan urutan yang benar.
Rukun haji ini berbeda dengan wajib haji. Apabila seseorang tidak melaksanakan rukun haji, maka ibadahnya dipandang tidak sah menurut hukum Islam. Sedangkan bagi jemaah yang tidak mengerjakan wajib haji, harus menyembelih hewan sebagai dam (denda).
Ibadah yang termasuk wajib haji mencakup ihram dari miqat, bermalam di Mudzdalifah, melontar jumrah, bermalam di Mina, tawaf perpisahan, dan menghindari hal-hal yang diharamkan selama melakukan ibadah.
Naik Haji Berapa Hari?
Merujuk informasi dari laman Kemenag, kuota jemaah haji Indonesia tahun ini merupakan yang terbanyak dalam sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji Tanah Air. Totalnya mencapai 241.000 orang yang terdiri dari 213.320 jemaah reguler dan 27.680 jemaah khusus.
Pemberangkatan jemaah haji akan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah terbang ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024. Sedangkan gelombang kedua dijadwalkan akan berangkat mulai 24 Mei sampai 10 Juni 2024.
Jemaah akan diterbangkan dari 13 bandara yang berasal dari 14 embarkasi atau kota, yakni:
Aceh (BTJ)
Medan atau Kuala Namu (KNO)
Batam (BTH)
Padang (PDG)
Palembang (PLM)
Jakarta Pondok Gede (JKG)
Jakarta Saudia (CKG SV)
Kertajati (KJT)
Solo (SOC)
Surabaya (SUB)
Lombok (LOP)
Balikpapan (BPN)
Banjarmasin (BDJ)
Makassar atau Ujung Pandang (UPG)
Jemaah haji Tanah Air akan berada di Arab Saudi selama kurang lebih 40 hari, dengan rincian jadwal perjalanan seperti berikut:
12-23 Mei 2024 (04-15 Dzulqa’idah 1445), pemberangkatan jemaah haji Gelombang 1 dari Indonesia ke Madinah
21 Mei-01 Juni 2024 (13-24 Dzulqa’idah 1445), pemberangkatan jemaah haji Gelombang 1 dari Madinah ke Makkah
24 Mei-10 Juni 2024 (16 Dzulqa’idah-04 Dzulhijjah 1445), pemberangkatan jemaah haji Gelombang II dari Indonesia ke Jeddah, Makkah
10 Juni 2024 (04 Dzulhijjah 1445), closing date
14 Juni 2024 (08 Dzulhijjah 1445), pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah
15 Juni 2024 (09 Dzulhijjah 1445), Wukuf di Arafah
16 Juni 2024 (10 Dzulhijjah 1445), Idul Adha
17-19 Juni 2024 (11-13 Dzulhijjah 1445 ), Hari Tasyrik I, Tasyrik II (Nafar Awal), Tasyrik III (Nafar Tsani)
22 Juni-03 Juli 2024 (16-27 Dzulhijjah 1445), pemulangan jemaah haji Gelombang 1 dari Jeddah ke Indonesia
26 Juni-13 Juli 2024 (20 Dzulhijjah 1445-07 Muharram 1446), pemberangkatan jemaah haji Gelombang 2 dari Makkah ke Madinah
04-21 Juli 2024 (28 Dzulhijjah 1445-15 Muharram 1446), pemulangan jemaah haji Gelombang 2 dari Madinah ke Indonesia
22 Juli 2024 (16 Muharram 1446), akhir kedatangan jemaah haji Gelombang 2 di Indonesia
Baca Juga: Bacaan Sholawat Haji yang Dapat Diamalkan agar Bisa Naik Haji
(DEL)
