Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Niat dan Doa Zakat Fitrah Lengkap beserta Artinya
26 Maret 2025 12:33 WIB
·
waktu baca 7 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan setiap muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, zakat fitrah juga merupakan amalan yang bertujuan untuk membantu umat yang tidak mampu.
ADVERTISEMENT
Sebelum menunaikan zakat fitrah, umat Islam dianjurkan untuk membaca niat dan doa terlebih dahulu. Keduanya harus dilakukan dengan ikhlas dan mengharapkan rida Allah SWT.
Adapun, niat zakat fitrah dapat dibaca untuk diri sendiri maupun keluarga. Seperti apa bacaannya? Selengkapnya bisa disimak dalam artikel berikut.
Apa Itu Zakat Fitrah?
Menurut jurnal Analisis Zakat Fitrah dan Zakat Mal dalam Islam yang ditulis oleh Fatmawati, dkk, zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang memiliki kecukupan harta sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Kata "fitrah" sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti "penciptaan" atau "kesucian." Maka, zakat fitrah dapat dimaknai sebagai bentuk penyucian diri dari berbagai kekurangan yang terjadi selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, sebagian ulama berpendapat bahwa zakat fitrah diwajibkan sebagai bentuk syukur kepada Allah atas nikmat Ramadan yang telah diberikan. Selain itu, zakat juga bisa menjadi upaya untuk membersihkan diri dari kekurangan dalam menjalankan ibadah puasa.
Melalui zakat fitrah, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama kepada mereka yang kurang mampu. Lantas, bagaimana hukum zakat fitrah dalam Islam?
Hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, selama mereka memiliki kecukupan harta pada saat menjelang Idulfitri. Kewajiban ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah, yaitu:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia, serta sebagai bentuk kepedulian kepada orang miskin."
ADVERTISEMENT
Dalam Al-Qur'an, kewajiban ini disebutkan dalam surah Al-A’la ayat 14, yaitu:
قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ
"Qad aflaha man tazakka"
Artinya: "Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan diri (dengan keimanan)."
Amalan ini dapat ditunaikan dengan memberikan bahan makanan pokok seperti beras, gandum, atau kurma sebanyak 1 sha' yang setara dengan 3,1 liter atau 2,5 kg kepada umat yang tidak mampu. Selain itu, umat Islam juga dapat memberikan uang tunai dengan nominal yang setara dengan harga bahan makanan tersebut.
Manfaat Zakat Fitrah
Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim yang mampu sebelum hari raya Idul Fitri. Ibadah ini memiliki manfaat yang mendalam baik dari segi spiritual, sosial, maupun ekonomi.
ADVERTISEMENT
Masih mengutip jurnal Analisis Zakat Fitrah dan Zakat Mal dalam Islam, berikut beberapa manfaat zakat fitrah:
1. Menyucikan Jiwa dan Menyempurnakan Ibadah Puasa
Salah satu tujuan utama zakat fitrah adalah menyucikan jiwa orang yang berpuasa dari segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin dilakukan selama menjalankan ibadah puasa. Sebab, dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang seseorang melakukan kesalahan baik secara sadar maupun tidak.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda bahwa zakat fitrah dapat berfungsi sebagai penebus kesalahan yang diperbuat selama bulan Ramadan.
"Zakat fitrah itu sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari perkataan yang sia-sia dan kotor serta sebagai makanan bagi orang miskin."
2. Membantu Kaum Dhuafa dan Meningkatkan Kesejahteraan Sosial
Zakat fitrah juga memiliki manfaat sosial yang sangat besar, yakni membantu kaum fakir miskin agar mereka dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan. Dalam ajaran Islam, kesejahteraan umat adalah hal yang sangat penting, dan zakat fitrah berperan sebagai instrumen distribusi kekayaan agar tidak ada kesenjangan sosial yang terlalu jauh.
ADVERTISEMENT
Dengan adanya zakat fitrah, orang-orang yang kurang mampu secara ekonomi akan mendapatkan bantuan dalam bentuk bahan makanan pokok seperti beras, gandum, atau bahan makanan lain yang lazim dikonsumsi di wilayah tersebut. Mereka dapat memanfaatkan bahan makanan tersebut untuk dikonsumsi sehari-hari atau untuk merayakan Idul Fitri.
3. Meningkatkan Kepedulian Sosial
Zakat fitrah juga dapat memperkuat solidaritas dan rasa kepedulian sosial di antara sesama muslim. Ketika seseorang membayar zakat fitrah, ia turut serta dalam usaha kolektif untuk menciptakan keseimbangan dalam masyarakat.
Kewajiban membayar zakat fitrah juga mengajarkan bahwa kekayaan yang dimiliki seseorang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga ada hak orang lain di dalamnya.
4. Menanamkan Rasa Syukur dan Menghindari Sifat Kikir
Manfaat lain dari zakat fitrah adalah untuk menumbuhkan rasa syukur dalam hati setiap muslim. Dengan berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan, seorang muslim dapat lebih menyadari bahwa segala sesuatu yang dimilikinya adalah titipan Allah yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, zakat fitrah juga menjadi alat untuk melatih diri agar tidak menjadi pribadi yang kikir. Seorang muslim yang terbiasa berbagi dalam hidupnya akan lebih mudah berempati dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Sikap ini sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, karena dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan penuh kasih sayang.
5. Menjaga Stabilitas Ekonomi dalam Masyarakat
Dari sisi ekonomi, zakat fitrah berfungsi sebagai mekanisme distribusi kekayaan yang adil. Dengan adanya zakat fitrah, daya beli kelompok kurang mampu dapat meningkat, sehingga perekonomian tetap berputar.
6. Mengajarkan Kedisiplinan dalam Mengelola Harta
Membayar zakat fitrah juga mengajarkan umat Islam untuk lebih disiplin dalam mengelola harta. Dalam ajaran Islam, harta yang dimiliki bukanlah sesuatu yang harus ditimbun, tetapi harus dimanfaatkan dengan baik dan dibagikan kepada mereka yang berhak.
ADVERTISEMENT
Niat dan Doa Zakat Fitrah
Dalam menunaikan zakat fitrah, niat menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Niat adalah bentuk ketulusan dalam beribadah dan menjadi syarat sah dalam pelaksanaan zakat.
Setiap muslim yang mengeluarkan zakat fitrah, baik untuk diri sendiri maupun keluarganya, harus melafalkan niat sesuai dengan siapa yang diwakilkan. Mengutip buku Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, berikut bacaan niat zakat fitrah:
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah taala.
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa.
ADVERTISEMENT
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah taala.
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii ... fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah taala.
4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii ... fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah taala.
5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'anni wa 'an jamii'i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.
ADVERTISEMENT
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah taala.
6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (.....) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an (...) fardhan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk... (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah taala.
Saat menyerahkan zakat fitrah kepada mustahik (orang yang berhak menerima), dianjurkan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مُطَهِّرَةً لِلنَّفْسِ وَمُزَكِّيَةً لِلْمَالِ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ
Allahumma aj'alhâ muthahhiratan linnafsi wa muzakkiyatan lil-mâl, wa bârik lanâ fîmâ a'thaita, waj'alnâ minasy syâkirîn.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah zakat ini sebagai penyuci bagi jiwa dan pensuci bagi harta. Berkahilah kami dalam apa yang Engkau berikan, dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bersyukur."
ADVERTISEMENT
Kemudian dilanjutkan dengan bacaan doa yang dianjurkan oleh Imam Nawawi. Berikut bacaan doanya sebagaimana mengutip surat Al-Baqarah ayat 127,
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii'ul 'aliim.
Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(DR)