Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih 23 Rakaat di Rumah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak amalan yang bisa dikerjakan untuk menyempurnakan pahala puasa Ramadhan, salah satunya sholat tarawih. Sholat sunnah ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar, sebagaimana yang dijelaskan dalam sabda Rasulullah.
“Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim)
Karena keutamaan tersebut, hendaknya setiap Muslim tidak melewatkan kesempatannya untuk meraih pahala dari sholat tarawih. Hukum mengerjakannya pun sunah muakkad, artinya sangat dianjurkan bagi setiap Muslim.
Mengutip buku Tuntunan Shalat Sunnah Tarawih (2015:10), sholat tarawih lebih utama jika dilakukan secara berjamaah di masjid. Namun mengingat kondisi pandemi covid-19 yang tak kunjung usai, sholat tarawih juga boleh dikerjakan di rumah masing-masing.
Bagaimana niat dan tata cara pelaksanaannya?
Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih 23 Rakaat di Rumah
Sholat tarawih bisa dikerjakan dalam 20 rakaat ditambah sholat witir 3 rakaat, sehingga menjadi 23 rakaat. Anjuran ini didasarkan pada pendapat para ulama seperti Imam Malik, Imam Abu Hanifah, Imam Asy-syafi’I, Imam Ahmad bin Hanbal, dan Dawud Azh-zhahiri.
Berikut tata cara pelaksanaan sholat tarawih 23 rakaat yang dikutip dari buku Fikih Wanita oleh Ust. Muiz Al-bantani:
Membaca niat sholat Tarawih
• اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya, "Aku menyengaja salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Takbiratul ihram sambil niat di dalam hati
Membaca Surah al-Fatihah dan surat pendek
Rukuk
Itidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
Ulangi gerakan yang sama seperti rakaat pertama
Akhiri dengan tahiyatul akhir dan salam
Lanjutkan hingga genap delapan atau 20 rakaat
Membaca doa kamilin
Lengkapi dengan sholat witir
(MSD)
