Konten dari Pengguna

Niat Puasa Muharram Hari ke 1 sampai 10 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi niat puasa Muharram hari ke 1 sampai 10. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi niat puasa Muharram hari ke 1 sampai 10. Foto: Pexels

Bulan Muharram menandai dimulainya tahun baru dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2026, tanggal 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Umat Islam kerap memanfaatkan momen istimewa ini untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah.

Umat Islam dianjurkan berpuasa di bulan Muharram, terutama pada 10 hari pertama. Puasa Tasu'a dan Asyura yang dilaksanakan pada 9-10 Muharram menjadi yang utama karena menyimpan banyak pahala dan keutamaan.

Sebagai panduan dalam menjalankan ibadah tersebut, simak bacaan niat puasa Muharram hari ke-1 sampai ke-10 lengkap dengan keutamaannya di bawah ini.

Niat Puasa Muharram Hari ke 1 sampai 10

Ilustrasi niat puasa Muharram hari ke 1 sampai 10. Foto: Unsplash

Puasa Muharram merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat disukai Rasulullah SAW. Berikut bacaan niat puasa Muharram yang dikutip dari Buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar, dan Husain.

Niat Puasa Muharram Hari ke-1 sampai 8

Niat berikut dapat dibaca untuk melaksanakan puasa sunnah Muharram pada tanggal 1 hingga 8 Muharram.

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shaumal Muharrami lilaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat puasa Muharram karena Allah ta'ala."

Niat Puasa Muharram Hari ke-9

Sehari sebelum puasa Asyura, umat Islam disunnahkan melaksanakan puasa Tasu'a yang jatuh pada 9 Muharram. Berikut niat puasa Tasu'a:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adai sunnati tasuu'aa lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah SWT.

Niat Puasa Muharram Hari ke-10

Puasa yang dilaksanakan pada 10 Muharram dikenal sebagai puasa Asyura. Berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma aasyuuraa-a lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat puasa Asyura karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Muharram

Ilustrasi keutamaan puasa Muharram. Foto: Pexels

Berdasarkan buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian karya Muh. Hambali, berikut sejumlah keutamaan menjalankan puasa Muharram yang dapat diamalkan umat Islam.

1. Menjalankan Puasa Sunnah yang Paling Utama

Puasa di bulan Muharram termasuk puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan. Rasulullah SAW bersabda: "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram. Sedangkan, shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." (HR. Muslim)

2. Menghapus Dosa Setahun yang Lalu

Salah satu keutamaan puasa di bulan Muharram adalah dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu. Dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Asyura. Beliau menjawab, "(Puasa tersebut) menghapus dosa satu tahun yang lalu." (HR. Muslim)

3. Mengikuti Sunnah Rasullah SAW

Rasulullah SAW begitu bersemangat melaksanakan puasa Asyura. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA: "Aku tidak pernah melihat Nabi SAW benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamannya daripada puasa pada hari ini: hari Asyura dan puasa bulan ini, yaitu bulan Ramadhan." (HR Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Kapan Malam 1 Muharram? Ini Jadwal dan Keutamaannya

(SA)