Niat Puasa Ramadhan, Doa Sahur dan Berbuka yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bukan tanpa alasan bulan Ramadhan disebut sebagai bulan penuh berkah. Sebab, pada bulan inilah umat Muslim akan mendapat berkah sebanyak-banyaknya dari Allah SWT, terutama bagi mereka yang menunaikan ibadah puasa Ramadhan.
Puasa Ramadhan merupakan rukun islam ke-3 yang hukumnya wajib untuk dilaksanakan oleh seluruh umat Muslim. Artinya, jika dilakukan akan mendapat pahala dan jika ditinggalkan akan mendapat dosa dari Allah SWT.
Dalam menunaikan ibadah puasa Ramadhan, ada beberapa hal yang penting diketahui, yaitu niat puasa, doa sahur, dan doa berbuka. Lantas, bagaimana bacaan niat dan doa tersebut?
Niat Puasa Ramadhan
Seperti ibadah lainnya, puasa Ramadhan harus dilandasi dengan niat. Mengutip buku Fiqih Niat oleh Isnan Ansory, Lc, MA, niat di sini berfungsi untuk membedakan niat seorang Muslim, apakah untuk mencari ridha Allah ataukah untuk hal lainnya.
Niat puasa Ramadhan sendiri termasuk ke dalam rukun puasa sehingga membacanya merupakan suatu keharusan sebagai penentu sah atau tidaknya puasa tersebut.
Adapun bacaan niat puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma ghadin an'adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita'ala.
Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala.”
Mengutip buku Bekal Ramadhan dan Idul Fitri 2: Niat & Imsak oleh Saiyid Mahadir, Lc., MA., bacaan niat puasa Ramadhan di atas sebaiknya dibaca sejak malam hari sampai sebelum subuh serta dengan sadar dan dari hati yang tulus.
Doa Sahur
Selain membaca niat, sahur menjadi hal yang penting untuk dilakukan sebelum menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Tak hanya membantu menahan lapar dan haus sepanjang hari, menurut sebuah hadits, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah.
Untuk doanya sendiri, sebenarnya dalam hadits maupun kitab fiqih terkemuka tidak menerangkan adanya doa khusus saat makan sahur. Jadi, doa makan sahur sama saja dengan doa sebelum makan, yaitu membaca bismillah yang artinya “dengan menyebut nama Allah.” Dan dilanjutkan dengan membaca doa sebelum makan, yaitu:
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allohumma baariklanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaabannaar.
“Ya Allah, berkahilah untuk kami apa yang Engkau karuniakan kepada kami dan peliharalah kami dari adzab neraka,’’
Terakhir, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa seperti yang biasa dilakukan Rasulullah SAW setelah sahur, yakni:
يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ
Yarhamullaahul mutasahhiriin.
Artinya : “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”
Doa Berbuka Puasa
Setelah berpuasa seharian, umat Muslim berbuka puasa pada saat adzan maghrib dikumandangkan. Sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, kita harus memanjatkan doa terlebih dahulu sebelum berbuka puasa. Berikut bacaan doanya.
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Bukhari dan Muslim).
(ADS)
