Konten dari Pengguna

Organisasi Mana yang Memulai Proyek Scouts Go Solar?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pramuka. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pramuka. Foto: Shutterstock

Scouts Go Solar merupakan program pendidikan lingkungan berskala global yang bertujuan mengenalkan pemanfaatan energi matahari sebagai sumber energi bersih dan terbarukan. Program ini melibatkan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam perkembangannya, Scouts Go Solar didukung oleh sejumlah organisasi yang memiliki perhatian terhadap pendidikan lingkungan dan pemanfaatan energi terbarukan. Melalui kolaborasi ini, anggota Pramuka di berbagai negara dapat mengenal energi surya lewat kegiatan belajar yang menarik dan mudah dipraktikkan.

Lantas, organisasi mana yang pertama kali memulai kegiatan terkait energi surya bersama Pramuka hingga berkembang menjadi proyek Scouts Go Solar? Berikut uraian sejarah di balik program pendidikan lingkungan global ini.

Organisasi Pelopor Kegiatan Energi Surya Pramuka hingga Lahirnya Scouts Go Solar

Ilustrasi Pramuka. Foto: Shutterstock

Berdasarkan informasi dari laman Scouts for SDGs, proyek Scouts Go Solar lahir dari kerja sama World Organization of the Scout Movement (WOSM), Greenpeace, dan Solafrica. Berikut awal mula program edukasi energi surya ini berkembang hingga dikenal di berbagai negara:

  • Berawal dari kolaborasi tiga organisasi pada 2013 - Proyek Scouts Go Solar merupakan kemitraan lingkungan antara World Organization of the Scout Movement (WOSM), Greenpeace, dan Solafrica, sebuah organisasi nirlaba asal Swiss. Program ini dimulai pada Juli 2013 dengan melibatkan Kandersteg International Scout Centre (KISC) di Swiss.

  • Pramuka dilatih menjadi Duta Energi Surya - Pada tahap awal, anggota Pramuka dari berbagai negara mengikuti pelatihan di KISC untuk menjadi Scout Solar Ambassadors. Mereka mempelajari dasar-dasar energi surya sekaligus berlatih menyelenggarakan kegiatan edukatif, seperti merakit senter tenaga surya, membuat perangkat surya sederhana untuk perkemahan, dan mengadakan kegiatan api unggun surya.

  • Filipina dan Pakistan menjadi negara percontohan pada 2014 - Setelah mengikuti pelatihan, para duta energi surya diharapkan dapat memperkenalkan program ini kepada organisasi Pramuka di negara masing-masing. Pada 2014, dua organisasi ditetapkan sebagai percontohan, yaitu Boy Scouts of the Philippines di Manila dan Pakistan Boy Scouts Association di Islamabad.

Ilustrasi Pramuka. Foto: Shutterstock
  • Program mulai diperkenalkan ke berbagai negara - Untuk menguji penerapan kegiatan serta memperluas jangkauan program, pelatihan dan lokakarya untuk anggota Pramuka mulai diselenggarakan di sejumlah negara, meliputi Filipina, Pakistan, Brasil, Kenya, Meksiko, Peru, Pantai Gading, Namibia, dan Indonesia.

  • Scouts Go Solar resmi diluncurkan pada 2015 - Peluncuran resmi program global Scouts Go Solar beserta lencana Solar Badge berlangsung pada 16 September 2015, bertepatan dengan lokakarya pendidikan lingkungan dalam gerakan Pramuka di kawasan Asia-Pasifik.

  • Koordinator global dibentuk pada 2016 - Seiring berkembangnya program, seorang Koordinator Global Scouts Go Solar mulai bertugas pada Januari 2016 di Islamabad, Pakistan, dengan tugas menghubungkan dan mendukung para Duta Surya (Solar Ambassadors) di seluruh dunia.

Baca Juga: Latar Belakang dan Arti Lambang Gerakan Pramuka

(ANB)