Konten dari Pengguna

Pendataan Secara Manual Menggunakan Kuesioner Kertas Termasuk Moda Apa?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

  Ilustrasi pendataan manual dengan kuesioner kertas. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pendataan manual dengan kuesioner kertas. Foto: Pexels

Pendataan di lapangan masih menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan survei. Meskipun sistem digital semakin banyak digunakan, metode manual tetap dipertahankan pada kondisi tertentu karena dinilai lebih fleksibel dalam berbagai situasi.

Pengumpulan data secara langsung kepada responden banyak diterapkan karena mampu menjangkau masyarakat dengan keterbatasan akses teknologi. Dalam metode ini, pencatatan jawaban dilakukan menggunakan lembar kuesioner yang telah disiapkan.

Lantas, pendataan yang dilakukan secara manual menggunakan kuesioner kertas termasuk ke dalam moda apa? Simak penjelasannya berikut ini.

Pendataan Secara Manual Menggunakan Kuesioner Kertas Termasuk Moda Apa?

Ilustrasi pendataan manual dengan kuesioner kertas. Foto: Pexels

Dalam metodologi pengumpulan data, pendataan manual menggunakan kuesioner kertas termasuk ke dalam moda Paper and Pencil Interviewing (PAPI). Menurut buku Ekonomi Demografi dan Kependudukan oleh Abdul Rahman, metode PAPI dilakukan melalui wawancara tatap muka. Surveyor membacakan pertanyaan kepada responden, kemudian mencatat jawaban pada kuesioner yang telah dicetak sebelumnya.

Metode ini cocok digunakan untuk jenis berbagai jenis pertanyaan, baik tertutup seperti pilihan ganda maupun pertanyaan terbuka. Dalam beberapa kondisi, kuesioner juga dapat diisi langsung oleh responden.

Moda PAPI memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari metode pengumpulan data lainnya, yaitu:

  • Pengisian data dilakukan secara manual menggunakan kertas dan alat tulis.

  • Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka.

  • Tidak menggunakan perangkat elektronik selama proses wawancara.

  • Tidak bergantung pada koneksi internet.

  • Data biasanya diinput ulang setelah proses pengumpulan selesai.

Keuntungan dan Kerugian Moda Paper and Pencil Interviewing (PAPI)

Ilustrasi keungtungan dan kerugian moda PAPI. Foto: Pexels

Di balik berbagai kemudahannya, metode PAPI juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan. Dirangkum dari laman Formplus, berikut sederet keuntungan dan kerugiannya:

Keuntungan

  • Tidak membutuhkan internet: Responden tetap dapat menjawab pertanyaan meskipun tanpa koneksi internet. Hal ini membuat metode ini cocok untuk wilayah dengan akses jaringan terbatas.

  • Cocok untuk skala kecil: PAPI sering digunakan pada survei berskala kecil atau penelitian yang masih sering mengalami perubahan instrumen.

  • Analisis data lebih sederhana: Pengolahan data dapat dilakukan tanpa sistem yang terlalu kompleks, sehingga lebih mudah pada tahap awal penelitian.

Kerugian

  • Memakan waktu lebih lama: Proses input data ulang setelah survei membutuhkan waktu tambahan dan dapat meningkatkan risiko kesalahan, terutama jika data dalam jumlah besar.

  • Jenis pertanyaan terbatas: Penyusunan pertanyaan yang kompleks lebih sulit dilakukan karena harus menyesuaikan format kertas dan tampilan kuesioner.

  • Tidak ada validasi otomatis: Kesalahan pengisian tidak dapat langsung terdeteksi saat proses wawancara berlangsung.

Baca Juga: Pentingnya Akses Belajar di Era Digital dan Hubungannya dengan Hak Cipta

(SA)