Pengertian dan Jenis-Jenis Diksi dalam Bahasa Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diksi merupakan sebuah pilihan kata yang tepat dan sesuai untuk mengungkapkan ide atau gagasan. Dalam tata bahasa Indonesia, ada beberapa jenis diksi yang bisa digunakan untuk membuat sebuah tulisan atau kalimat dengan sesuai.
Secara umum, jenis diksi dalam bahasa Indonesia terbagi menjadi dua macam yaitu berdasarkan makna dan juga struktur leksikal. Tentu masing-masing dari jenis tersebut memiliki penggunaan yang berbeda.
Apa saja jenis-jenis diksi dalam bahasa Indonesia? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Diksi?
Secara lebih detail, Sukma Yogiswari dalam bukunya yang berjudul Panduan Penulisan Naskah Ilmiah menuliskan bahwa diksi adalah pilihan kata yang digunakan untuk merangkai dan membuat kalimat lebih terkesan atraktif.
Selanjutnya, dalam proses komunikasi, diksi memainkan peran penting untuk membentuk makna dan mempengaruhi pemahaman pembaca atau pendengar.
Dalam bahasa Indonesia, diksi memiliki fungsi atau kegunaan yang cukup penting, antara lain:
Mengungkapkan makna yang tepat
Mengungkapkan nuansa dan emosi
Menghasilkan daya tarik dan kejelasan
Serta, mempengaruhi pembaca dan pendengar.
Jenis-Jenis Diksi
Dalam penggunaannya baik itu verbal maupun tulisan, diksi bisa dikategorikan dalam beberapa jenis. Dirangkum dari buku Diksi dan Gaya Bahasa karya Gorys Keraf, berikut ini jenis-jenis diksi yang bisa Anda ketahui:
1. Diksi berdasarkan makna
Ada dua makna yang terkandung dalam sebuah pilihan kata yaitu makna denotatif atau makna konotatif. Pertama, diksi dengan makna denotatif merupakan diksi yang memiliki makna sebenarnya dari suatu kalimat maupun suatu kata. Selain itu, denotatif juga dapat diartikan sebagai makna objektif tanpa membawa suatu perasaan tertentu atau murni.
Kedua, ada diksi berdasarkan makna konotatif yang mana kata maupun kalimat yang memiliki arti bukan sebenarnya. Artinya, makna konotatif adalah makna kiasan yang berkaitan dengan nilai rasa.
2. Diksi berdasarkan struktur leksikal
Jenis-jenis diksi yang selanjutnya adalah berdasarkan struktur leksikal. Setidaknya ada delapan macam diksi dengan struktur leksikal, yaitu:
Sinonim
Sinonim adalah dua kata atau lebih yang memiliki persamaan makna antara satu kata dengan lainnya.
Antonim
Antonim merupakan kebalikan dari sinonim yang artinya adalah pemilihan kata atau diksi yang memiliki makna berbeda atau berlawanan.
Homonim
Homonim adalah pemilihan kata atau diksi yang memiliki ejaan atau pelafalan yang sama dengan suatu kata, akan tetapi memiliki arti yang berbeda.
Homofon
Homofon merupakan pemilihan kata atau diksi yang memiliki makna dan ejaan berbeda namun pelafalannya sama.
Homograf
Homograf adalah pemilihan kata atau diksi yang memiliki pelafalan dan arti berbeda namun memiliki ejaan yang sama.
Polisemi
Polisemi merupakan diksi atau frasa yang memiliki lebih dari satu arti.
Hipernim
Hipernim adalah diksi yang mewakili banyak kata lainnya atau mencakup makna dari kata lain.
Hiponim
Hiponim adalah diksi yang dapat terwakilkan oleh kata hipernim.
Baca Juga: Mengenal Nilai Sosial dalam Hikayat dan Contohnya
(SFN)
