Konten dari Pengguna

Pengertian Majas Repetisi Lengkap dengan Contoh Kalimatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Majas Repetisi Adalah. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Majas Repetisi Adalah. Foto: Unsplash

Majas repetisi adalah salah satu gaya bahasa yang kerap digunakan dalam karya tulis. Majas yang identik dengan pengulangan kata atau frasa ini termasuk dalam bagian majas penegasan.

Secara umum, majas merupakan gaya bahasa atau cara pemilihan bahasa yang dipakai oleh penulis untuk menyampaikan kesan dengan makna konotatif dan kias. Selain itu, majas juga dibutuhkan untuk mengarahkan emosi pembaca ke arah tertentu sesuai konteks tulisan.

Penggunaan majas dinilai mampu membuat suatu karya tulis menjadi lebih variatif dan menarik untuk dibaca. Biasanya, majas dimuat dalam novel, cerpen, dan karya sastra lainnya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Seni Mengenal Puisi oleh Agnes Pitaloka dan Amelia Sundari.

Kembali berbicara tentang majas repetisi, tujuan gaya bahasa ini berkaitan dengan penekanan atau penegasan. Agar lebih memahaminya, simak pengertian dan contoh majas repetisi melalui artikel berikut.

Ilustrasi Majas Repetisi Adalah. Foto: Unsplash

Pengertian Majas Repetisi

Menurut buku Ultralengkap Peribahasa Indonesia, Majas, Plus Pantun, Puisi, dan Kata Baku Bahasa Indonesia tulisan Nur Indah Sholikhati (2019), majas repetisi adalah salah satu majas penegasan yang menyatakan maksud dan tujuannya dengan pengulangan kata, frasa, atau klausa pada kalimat.

Kemudian, ada pula yang mengartikan majas repetisi sebagai majas yang memuat pengulangan berkali-kali terhadap kata atau kelompok yang sama guna menegaskan maksud atau tujuan pada suatu kalimat.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, majas repetisi menjadi bagian dari majas penegasan. Majas penegasan sendiri merupakan gaya bahasa yang menggunakan kata-kata berkias dan menyatakan penegasan untuk meningkatkan pengaruh dan kesan kepada pendengar atau pembaca.

Gaya bahasa yang disebut dengan majas pengulangan itu juga bertujuan untuk meningkatkan pengaruh kepada pembaca untuk menyetujui ujaran atau kejadian.

Ilustrasi Majas Repetisi Adalah. Foto: Unsplash

Contoh Majas Repetisi

Bentuk majas repetisi akan lebih mudah dipahami apabila melihat contoh kalimatnya. Berikut contoh majas repetisi seperti dikutip dari buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan Pembentukan Istilah tulisan Tim BIP dan buku Ultralengkap Peribahasa Indonesia, Majas, Plus Pantun, Puisi, dan Kata Baku Bahasa Indonesia karya Nur Indah Sholikhati (2019):

  • Sekarang, saat ini, detik ini juga aku harus mulai berubah menjadi dewasa.

  • Heru berjanji akan terus berjuang, berjuang, dan terus berjuang demi kebahagiaan istri dan anak-anaknya.

  • Cinta adalah misteri. Cinta adalah kesetiaan. Cinta adalah kerinduan. Cinta adalah pengorbanan.

  • Dialah yang kutunggu, dialah yang kunanti, dan dialah yang kuharapkan.

  • Bung Karno adalah contoh, Bung Karno adalah panutan, Bung Karno adalah suri tauladan kita semua.

  • Di kala senang ataupun susah, sebaiknya kita sebagai seorang hamba harus senantiasa bersyukur, bersyukur, dan senantiasa bersyukur kepada Tuhan, karena semua ini hanya bersifat sementara.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Itu Majas?

chevron-down

Majas merupakan gaya bahasa atau cara pemilihan bahasa yang dipakai oleh penulis untuk menyampaikan kesan dengan makna konotatif dan kias.

Apa yang Dimaksud dengan Majas Repetisi?

chevron-down

Majas repetisi adalah salah satu majas penegasan yang menyatakan maksud dan tujuannya dengan pengulangan kata, frasa, atau klausa pada kalimat.

Apa Itu Majas Penegasan?

chevron-down

Majas penegasan sendiri merupakan gaya bahasa yang menggunakan kata-kata berkias dan menyatakan penegasan untuk meningkatkan pengaruh dan kesan kepada pendengar atau pembaca.