Konten dari Pengguna

Pengertian Majas Simile dan Contoh Penggunaannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi majas simile. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi majas simile. Foto: Pixabay

Meskipun terlihat mudah, Bahasa Indonesia sebenarnya memiliki banyak sekali unsur yang penting untuk diketahui. Salah satunya adalah gaya bahasa yakni cara khas menyatakan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan.

Kebahasaan gaya bahasa ini bisa diketahui melalui pemilihan kata-kata yang tidak secara langsung menyatakan makna sebenarnya. Dalam dunia sastra sendiri, ada dua macam gaya bahasa yang kerap digunakan, yakni peribahasa dan majas.

Mengutip buku Sukses UN Bahasa Indonesia SMP 2009 oleh Rika Lestari (2008: 20), bahasa yang digunakan dalam peribahasa berkias, berupa kalimat atau kelompok kata yang tetap susunannya. Sedangkan, majas adalah cara mengungkapkan sesuatu dengan menyamakannya dengan sesuatu yang lain. Mudahnya, majas ini biasa disebut dengan kata-kata kiasan.

Ada berbagai jenis majas, sesuai dengan fungsinya masing-masing, salah satunya yaitu majas simile atau perumpaan yang termasuk dalam majas perbandingan.

Majas simile adalah gaya bahasa yang membadingkan dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi dianggap sama. Majas ini ditandai dengan pemakaian kata pembanding, yaitu bagai, bagaikan, bak, semisal, seperti, serupa, laksana, dan sebagainya.

Ilustrasi majas simile. Foto: Pixabay

Contoh Majas Simile

Berikut contoh penggunaan majas simile dalam kalimat beserta artinya.

  • Fira dan Femi bagai pinang dibelah dua. (kembar atau mirip)

  • Keadaan keluarga Pak Ujang bagai telur di ujung tanduk. (keadaan yang genting atau berbahaya)

  • Mereka tidak akan bisa bersama sebab sifat keduanya seperti langit dan bumi. (sangat berbeda)

  • Tangisan Basri laksana sambaran petir. (keras dan mengagetkan)

  • Dia melawan musuhnya bak seekor singa. (pemberani, tidak gentar)

  • Rudi memiliki watak seperti batu. (keras, sulit untuk dilunakkan)

(ADS)